Kamakura Daibutsu Kotoku-in
📍 Alamat: Jepang, 〒248-0016 Prefektur Kanagawa, Kota Kamakura, Hase 4-2-28
‘Buddha Agung Kamakura’ yang menjadi simbol Kamakura adalah patung Amida Nyorai setinggi sekitar 11 meter. Disebutkan bahwa pembangunannya dimulai pada tahun 1252, harta nasional ini dulunya ditempatkan di dalam aula Buddha Agung yang megah. Namun, bangunan itu runtuh akibat tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi besar pada tahun 1498 (Meiō 7), dan kini berwujud ‘Rozaza’ (terbuka). Meskipun berada di luar ruangan, patung ini tetap mempertahankan keindahan aslinya selama sekitar 750 tahun, dengan jejak tipis lapisan emas di pipinya, memancarkan kekuatan dan kasih sayang yang luar biasa.
Pengalaman yang wajib dicoba di sini adalah ‘Tainai Haikan’ (ziarah di dalam patung Buddha). Dengan biaya tambahan yang kecil, Anda dapat masuk ke dalam patung Buddha. Di dalamnya, Anda bisa melihat sambungan-sambungan yang dibuat oleh para pengrajin pada zaman itu dalam lebih dari 30 tahap, merasakan teknologi dan semangat yang presisi secara langsung. Ini akan menjadi kesempatan berharga untuk belajar bagaimana patung Buddha dibuat, dari struktur dalamnya.
Waktu terbaik untuk menghindari keramaian dan merasakan ketenangan bersama Buddha Agung adalah tepat setelah pembukaan pukul 8 pagi. Selain itu, Stasiun Hase di Jalur Enoden pada akhir pekan bisa sangat ramai sehingga sulit naik kereta. Oleh karena itu, bagi wisatawan cerdas, rute pulang dari halte bus tepat setelah keluar dari patung Buddha menuju Stasiun Kamakura adalah trik rahasia yang direkomendasikan.
Kuil Hokoku-ji
📍 Alamat: Jepang, 〒248-0003 Prefektur Kanagawa, Kota Kamakura, Jomyoji 2-7-4
Kuil Hokoku-ji, yang dikenal sebagai ‘Kuil Bambu’, menarik wisatawan dari seluruh dunia. Ini adalah kuil kuno dari sekte Rinzai Kencho-ji yang didirikan pada tahun 1334. Dengan sejarah yang terkait dengan keluarga Ashikaga dan Uesugi, tempat ini adalah salah satu destinasi pemandangan terbaik yang telah menerima tiga bintang dari Michelin Green Guide. Taman bambu dengan sekitar 2.000 bambu Moso yang terhampar di belakang aula utama, begitu Anda melangkah masuk, udara akan terasa sejuk dan Anda akan menemukan diri Anda di dunia yang benar-benar terpisah dari hiruk pikuk Kamakura.
Hal yang tidak boleh dilewatkan di sini adalah pengalaman minum matcha di tempat minum teh ‘Kyukō-an’. Jika Anda membeli set tiket matcha selain tiket masuk, Anda bisa menikmati matcha segar dan rakugan (permen kering) sambil mendengarkan suara daun bambu yang berdesir tertiup angin di kedai teh yang terletak jauh di dalam hutan bambu. Perpaduan rakugan yang manis dan matcha yang sedikit pahit sangat sempurna, ideal untuk detoksifikasi pikiran dan tubuh.
Area kuil juga memiliki taman batu kering (kare-sansui) dan taman lumut yang terawat dengan baik, sehingga setiap sudutnya tampak seperti lukisan. Jika Anda ingin mendapatkan Goshuin (cap kuil), sistemnya adalah Anda menyerahkan buku Goshuin di pintu masuk terlebih dahulu dan mengambilnya setelah selesai berkeliling, sehingga Anda bisa menikmati ketenangan hijau tanpa perlu khawatir menunggu.
Kuil Hase-dera
📍 Alamat: Jepang, 〒248-0016 Prefektur Kanagawa, Kota Kamakura, Hase 3-11-2
Kuil Hase-dera, yang terkenal sebagai ‘Kuil Bunga’, adalah kuil kuno yang dipercaya didirikan pada tahun 736. Patung Buddha utama, Kannon Berwajah Sebelas, memiliki tinggi 9,18 meter, menjadikannya salah satu patung kayu terbesar di Jepang. Meskipun terkenal karena pemandangan indahnya sepanjang empat musim, seperti hydrangea (sekitar 40 jenis, 2500 rumpun) di awal musim panas dan iluminasi daun musim gugur, ada lebih banyak lagi yang bisa dinikmati.
Sebuah tempat tersembunyi yang sering terlewatkan adalah ‘Benten-kutsu’ (Gua Benten) yang terletak di bagian belakang area kuil. Di dalam gua ini, tempat yang dipercaya menjadi tempat berlatih Kobo Daishi, terdapat ukiran Benzaiten dan Enam Belas Pengikut di dinding. Pengalaman menelusuri gua yang sedikit remang-remang dengan cahaya lilin akan membuat Anda merasa seperti seorang penjelajah. Ini adalah tempat spiritual misterius di mana Anda bisa berdoa kepada para pengikut yang masing-masing memiliki keberkahan sendiri.
Selain itu, dari dek observasi yang berada di ketinggian, Anda dapat menikmati pemandangan laut biru Yuigahama. Menikmati kakigori (es serut) atau makanan ringan sambil mengagumi pemandangan di ‘Kaikō-an’ yang bersebelahan juga merupakan momen yang sangat menyenangkan. Menjelajahi kuil sambil mencari ‘Nagomi Jizo’ dan ‘Ryōen Jizo’ (patung Jizo yang menggemaskan) yang tersembunyi di berbagai sudut juga merupakan cara unik untuk menikmati perjalanan Anda.
Kuil Tsurugaoka Hachimangu
📍 Alamat: Jepang, 〒248-8588 Prefektur Kanagawa, Kota Kamakura, Yukinoshita 2-1-31
Kuil Tsurugaoka Hachimangu adalah simbol Kamakura dan menjadi pusat pembangunan kota oleh Minamoto no Yoritomo. Sejak dipindahkan ke lokasi sekarang pada tahun 1180, kuil ini telah sangat dipuja sebagai dewa pelindung para samurai. Ketika Anda datang dari sekitar Stasiun Kamakura, pastikan untuk berjalan di jalur ‘Dankazura’ yang ditinggikan di tengah jalan. Pendekatan bersejarah ini, yang konon dibangun untuk mendoakan kehamilan yang aman bagi Hojo Masako, menjadi terowongan yang indah saat musim sakura, meningkatkan suasana perjalanan Anda ke puncak.
Pada siang hari, tempat ini ramai dengan wisatawan domestik dan internasional. Namun, jika Anda ingin merasakan suasana lokal secara langsung, sangat direkomendasikan untuk berziarah pagi sebelum pukul 7 pagi. Di halaman kuil yang sepi, mengalir energi spiritual yang murni, dan sensasi menyegarkan setelah mendaki tangga batu besar menuju aula utama sangatlah istimewa. Anda juga memiliki peluang lebih tinggi untuk bertemu tupai liar dan merpati putih.
Selain itu, jangan lewatkan ‘Maruyama Inari-sha’ yang terletak di bagian belakang kiri aula utama. Kuil yang berada di atas bukit kecil yang dikelilingi oleh spanduk merah ini adalah bangunan tertua di area Tsurugaoka Hachimangu, berasal dari periode Muromachi. Sebagai tempat spiritual yang kuat untuk kesuksesan bisnis yang dikenal oleh penduduk lokal, kuil ini juga sangat dihargai oleh mereka.
Patung Minamoto no Yoritomo
📍 Alamat: Jepang, 〒248-0011 Prefektur Kanagawa, Kota Kamakura, Ōgigaya 4-14-7
Minamoto no Yoritomo adalah sosok yang tak terpisahkan dari sejarah Kamakura. Patung perunggu setinggi sekitar 2 meter yang menggambarkan sosoknya berdiri di plaza pusat ‘Taman Genjiyama’, dekat Zeniarai Benzaiten. Patung ini didirikan pada tahun 1980 untuk memperingati 800 tahun sejak Yoritomo mendirikan Keshogunan di Kamakura. Dengan wajah yang muda dan anggun seperti di awal usia 30-an, ia masih berdiri dengan tenang seolah-olah mengawasi kota Kamakura.
Jalur menuju tempat ini melibatkan tanjakan curam dan jalur pendakian, jadi wajib mengenakan sepatu yang nyaman seperti sepatu kets. Patung Yoritomo yang muncul setelah mendaki dengan napas terengah-engah terlihat sangat indah di bawah langit biru cerah. Selain itu, di sekitar patung terdapat kapsul waktu yang berisi impian warga Kamakura, dengan kisah romantis bahwa kapsul ini akan dibuka pada tahun 2050.
Karena sedikit jauh dari rute wisata utama, jumlah wisatawan asing relatif sedikit, menjadikannya tempat tersembunyi yang tenang untuk meresapi jejak sejarah. Pada musim semi, sakura bermekaran, dan pada musim gugur, daun ginkgo dan maple berwarna merah yang indah, menjadikannya tempat yang sempurna untuk piknik dan bersantai.
Tips Nyata untuk Menikmati Wisata Kamakura 120%
Kamakura memiliki banyak situs bersejarah yang padat, jadi ada sedikit trik untuk mengunjunginya secara efisien. Pertama, adalah aturan emas untuk mengunjungi tempat-tempat super populer yang terkenal secara nasional seperti Tsurugaoka Hachimangu dan Buddha Agung Kamakura pada ‘pagi hari (sebaiknya paling pagi)’. Dengan menghindari keramaian, Anda dapat menikmati sepenuhnya suasana misterius yang dimiliki tempat tersebut.
Selain itu, Enoden adalah sarana transportasi terbaik untuk meningkatkan suasana liburan, tetapi pada akhir pekan dan hari libur, kereta ini bisa sangat ramai hingga pembatasan masuk diterapkan. Menggunakan ‘Enoden untuk pergi, dan bus lokal untuk pulang’ atau berani berjalan kaki menjelajahi gang-gang tersembunyi adalah teknik para pelancong tingkat lanjut. Untuk itu, pastikan untuk memilih sepatu kets yang nyaman untuk berjalan.
Terakhir, saran bagi mereka yang mengumpulkan Goshuin. Di fasilitas seperti Kuil Kotoku-in, tempat Buddha Agung berada, waktu tunggu untuk penulisan langsung Goshuin bisa mencapai 30-40 menit pada akhir pekan. Menyerahkan buku Goshuin Anda kepada staf (atau menyelesaikan pendaftaran) sebelum memulai kunjungan adalah cara cerdas untuk menggunakan waktu Anda secara efektif. Nikmati perjalanan Kamakura terbaik yang menyembuhkan dengan sejarah dan alamnya!
