[TERBARU 2026] 4 Destinasi Wisata Busan yang Wajib Dikunjungi! Panduan Lengkap Menjelajahi Mulai dari Spot Klasik hingga Pemandangan Memukau

[TERBARU 2026] 4 Destinasi Wisata Busan yang Wajib Dikunjungi! Panduan Lengkap Menjelajahi Mulai dari Spot Klasik hingga Pemandangan Memukau Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Busan, kota terbesar kedua di Korea. Sebuah kota pelabuhan dengan berbagai wajah, mulai dari pasar yang ramai, garis pantai yang indah, hingga jalanan kota yang mendalam tempat sejarah dan modernitas bertemu. Bagi wisatawan yang bingung ‘Mana tempat wisata terbaik di Busan?’, kali ini kami akan memperkenalkan pilihan spot-spot pemandangan ikonik hingga destinasi mendalam yang kaya akan latar belakang sejarah.

Kami telah mengumpulkan ‘informasi yang benar-benar berguna’ seperti asal-usul tempat tersebut, waktu kunjungan terbaik untuk menghindari keramaian, dan situasi akses lokal yang sebenarnya, bukan hanya sekadar berkunjung. Mari memulai perjalanan untuk menikmati pemandangan dan budaya dinamis khas Busan sepenuhnya.

Haedong Yonggungsa

Spot Image

📍 Alamat: 86 Yonggung-gil, Gijang, Busan, Korea Selatan

Ketika berbicara tentang kuil di Korea, sebagian besar orang membayangkan kuil yang tersembunyi jauh di pegunungan, namun ‘Haedong Yonggungsa’ ini memiliki lokasi yang sangat langka, dibangun di atas tebing di tepi laut. Dikatakan bahwa kuil ini didirikan pada tahun 1376 oleh Biksu Naong dari Dinasti Goryeo setelah menerima wahyu dari Raja Naga (bangunan saat ini direkonstruksi pada tahun 1970-an). Kuil ini adalah salah satu dari Tiga Tempat Suci Kwan Im Korea, dengan legenda bahwa setiap orang yang berdoa dengan tulus pasti akan terkabul satu permintaannya.

Saat menuruni 108 anak tangga dari jalan masuk, panorama laut biru yang luas tak terbatas dan kuil akan terhampar di hadapan Anda. Pemandangan dinamis yang menyatukan alam dan kepercayaan, seperti ‘Buddha Kwan Im Air Laut’ setinggi sekitar 10m dan ‘Batu Matahari Terbit’ tempat Anda dapat menyaksikan matahari terbit dari ufuk, sungguh menakjubkan.

Poin terpenting bagi wisatawan adalah ‘waktu kunjungan’. Karena banyak wisatawan domestik dan internasional berkunjung, sulit untuk bergerak leluasa di siang hari. Jika Anda berkunjung lebih awal sekitar pukul 8 pagi, Anda dapat beribadah dengan tenang di udara yang segar dan mengambil foto dengan lancar. Akses dari area Haeundae juga mudah, sekitar 30 menit dengan taksi (sekitar 1.000 yen). Namun, karena menghadap ke laut dan terbuka, pastikan untuk mengenakan pakaian hangat saat berkunjung di musim dingin atau hari berangin.

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    051-722-7744
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: 04.00–20.00
    Selasa: 04.00–20.00
    Rabu: 04.00–20.00
    Kamis: 04.00–20.00
    Jumat: 04.00–20.00
    Sabtu: 04.00–20.00
    Minggu: 04.00–20.00

Gamcheon Culture Village

Spot Image

📍 Alamat: 203 Gamnae 2-ro, Saha-gu, Busan, Korea Selatan

‘Gamcheon Culture Village’ (Kamcheon Munawol), dengan rumah-rumah kecil berwarna pastel yang berjejer rapat di lereng gunung. Meskipun saat ini dikenal sebagai ‘Machu Picchu Korea’ dan menarik perhatian dunia sebagai destinasi wisata yang instagramable, asal-usulnya sangat terkait dengan sejarah menyakitkan Busan.

Asal-usul desa ini adalah perkampungan kumuh (Daltongne = desa bulan) yang dibentuk oleh pengungsi dari Korea Utara dan penganut Taegeukdo yang berlindung di lereng gunung yang curam selama Perang Korea pada tahun 1950-an. Setelah lama menjadi daerah miskin dengan infrastruktur yang tidak memadai, melalui ‘Proyek Seni Ma-eul (Desa)’ yang dimulai pada tahun 2009, penduduk dan seniman Busan bekerja sama untuk mengubah seluruh desa menjadi galeri seni yang penuh warna.

Mural dan objek seni tersebar di seluruh desa, dan objek ‘Pangeran Kecil’ yang sangat populer bahkan menyebabkan antrean panjang untuk berfoto bersama. Namun, perlu diingat bahwa ini bukan taman hiburan, melainkan tempat tinggal bagi penduduk. Harap perhatikan untuk tidak membuat suara keras atau masuk ke properti pribadi. Selain itu, karena banyak lereng curam dan tangga sempit, sepatu kets yang nyaman untuk berjalan adalah suatu keharusan. Disarankan untuk naik taksi langsung ke puncak bukit dari Nampo-dong atau Pasar Jagalchi, lalu berjalan-jalan sambil menuruni bukit.

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    051-204-1444
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: 09.00–18.00
    Selasa: 09.00–18.00
    Rabu: 09.00–18.00
    Kamis: 09.00–18.00
    Jumat: 09.00–18.00
    Sabtu: 09.00–18.00
    Minggu: 09.00–18.00

Cheongsapo

Spot Image

📍 Alamat: Korea Selatan Busan, Haeundae, Jungje 2-dong 591-7

Akhir-akhir ini, area ‘Cheongsapo’ (Cheongsapo) menarik perhatian sebagai hot spot baru di Busan. Dulunya adalah desa nelayan kecil yang tenang, namun dengan dibukanya ‘Haeundae Blueline Park’, tempat ini seketika menjadi destinasi wisata yang sangat populer.

Daya tarik terbesar di area ini tentu saja adalah pemandangannya yang nostalgik. ‘Sky Capsule’ yang berwarna-warni perlahan bergerak di atas jalur layang tepi laut, dan pemandangan jalan serta laut biru yang lurus membentang di seberang perlintasan kereta api sangat mirip dengan Kamakura Koko-mae, latar anime ‘Slam Dunk’, dan telah menjadi topik hangat di media sosial. Karena tidak terlalu dikomersialkan, suasana tenang seolah-olah merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masih terasa.

Dua mercusuar kembar berwarna merah dan putih yang menjulang di tepi pantai adalah spot foto yang sempurna. Kontras antara langit biru dan laut di siang hari juga indah, namun jika Anda berkunjung saat senja, seluruh laut akan diwarnai merah jingga, menawarkan pengalaman berjalan-jalan yang sangat romantis. Selain itu, setelah berjalan-jalan menikmati angin laut, menikmati ‘Jjogae-gui’ (kerang bakar) khas daerah ini di restoran-restoran di sekitarnya juga merupakan cara mendalam untuk menikmati area ini.

Kereta Gantung Laut Songdo: Stasiun Songdo Bay

Spot Image

📍 Alamat: 171 Songdohaebyeon-ro, Seo-gu, Busan, Korea Selatan

Jika Anda ingin menikmati laut Busan dari udara, ‘Kereta Gantung Laut Songdo’ adalah suatu keharusan. Untuk mengembalikan keramaian Pantai Songdo, pantai umum pertama di Korea yang dibuka pada tahun 1913, kereta gantung ini kembali beroperasi pada tahun 2017 setelah sekitar 30 tahun.

Kereta gantung ini melintasi laut sejauh sekitar 1.62 km dari Taman Songnim di sisi timur hingga Taman Amnam di sisi barat, dengan ketinggian maksimum 86m. Dari gondola, Anda dapat menikmati panorama luas yang mencakup laut biru yang terhampar di bawah, deretan gedung pencakar langit Busan, hingga kapal-kapal besar yang lalu lalang di kejauhan. Yang sangat direkomendasikan adalah ‘Kabin Kristal (Crystal Cruise)’ dengan lantai kaca transparan. Laut yang jernih membentang di bawah kaki Anda, menawarkan sensasi dan kekaguman secara bersamaan.

Aksesnya sangat baik, hanya dengan taksi singkat (sekitar beberapa ribu won) dari Pasar Jagalchi atau area Nampo-dong. Meskipun siang hari juga bagus, waktu terbaik untuk menghindari keramaian adalah pagi hari sekitar pukul 9, tepat setelah dibuka. Di Songdo Sky Park sebagai tujuan akhir, Anda dapat menikmati rekreasi tambahan untuk merasakan langsung alam Busan, seperti melihat lapisan geologi tebing-tebing aneh atau berjalan-jalan di jalur pejalan kaki laut (skywalk).

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    051-247-9900
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: 09.00–21.00
    Selasa: 09.00–21.00
    Rabu: 09.00–21.00
    Kamis: 09.00–21.00
    Jumat: 09.00–21.00
    Sabtu: 09.00–21.00
    Minggu: 09.00–21.00

Tips untuk Menikmati Wisata Busan 120%

Busan adalah kota ‘laut’ dan ‘gunung’. Seperti yang telah kami perkenalkan, banyak spot pemandangan indah terletak di tebing curam garis pantai atau lereng gunung yang terjal. Oleh karena itu, ‘naik turun tangga dan tanjakan’ tidak dapat dihindari saat mengunjungi destinasi manapun. Selama perjalanan, utamakan kepraktisan daripada mode, dan pastikan untuk memilih sepatu yang nyaman untuk berjalan, seperti sepatu kets yang sudah biasa Anda gunakan.

Selain itu, transportasi umum seperti kereta bawah tanah dan bus memang nyaman, namun untuk spot-spot di sepanjang pantai atau lereng gunung, menggunakan taksi secara cerdas dari stasiun terdekat adalah kunci untuk tidak membuang waktu. Biaya taksi di Korea relatif lebih murah dibandingkan Jepang, dan jika bepergian dengan beberapa orang, beban per orangnya sangat kecil. Mari jelajahi destinasi Busan yang mendalam dan menawan secara efisien sambil menjaga stamina.

タイトルとURLをコピーしました