Jalan-jalan Retro di Kota Tua Hakata! 5 Destinasi Wisata Mendalam untuk Menjelajahi Sejarah dan Budaya

Jalan-jalan Retro di Kota Tua Hakata! 5 Destinasi Wisata Mendalam untuk Menjelajahi Sejarah dan Budaya Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Apa Pesona Kota Tua Hakata?

Ketika berbicara tentang wisata Hakata, Anda mungkin langsung teringat kuliner seperti Yatai (kedai jalanan), motsunabe, atau ramen. Namun, area ‘Kota Tua Hakata’ (sekitar jalan Jotenji, dll.) yang berada dalam jarak berjalan kaki dari Stasiun Hakata, adalah harta karun sejarah dan budaya dengan kuil dan kuil Shinto yang bersejarah serta pemandangan kota retro yang masih terjaga.

Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan tempat-tempat pilihan yang memungkinkan Anda merasakan suasana otentik Hakata secara mendalam, mulai dari wisatawan jangka pendek hingga mereka yang ingin menemukan kembali pesona lokal. Mari jelajahi tempat-tempat menarik yang mendalam dan cara menjelajahinya yang unik, yang tidak hanya terbatas pada sejarah di buku pelajaran, untuk menikmati wisata Hakata yang lebih kaya dan mendalam.

Gerbang Seribu Tahun Hakata (Gerbang Tsujido-guchi)

No Image Available

📍 Alamat: 1-7-29-9 Hakata Ekimae, Hakata-ku, Fukuoka-shi, Fukuoka-ken 812-0011, Jepang

Berjalan sekitar 10 menit dari Stasiun Hakata, ‘Gerbang Seribu Tahun Hakata’ yang berdiri di pintu masuk Jalan Jotenji yang dipenuhi kuil, adalah gerbang selamat datang menuju Kota Tua Hakata. Gerbang ini didirikan pada tahun 2014, mengambil model ‘Gerbang Tsujido-guchi’ yang pernah ada pada periode Edo, dengan mengadopsi gaya kuil-kuil abad pertengahan Hakata.

Papan gerbangnya terbuat dari kayu kamper berusia seribu tahun yang disumbangkan oleh Kuil Dazaifu Tenmangu, memancarkan suasana megah yang seolah-olah dapat memberikan energi hanya dengan melewatinya. Selain itu, kaligrafi ‘Hakata Sennen’ (Seribu Tahun Hakata) di bagian depan gerbang dibuat oleh kepala pendeta Kuil Dazaifu Tenmangu, menunjukkan hubungan sejarah yang kuat.
Pada malam hari, gerbang ini dihiasi dengan pencahayaan yang indah, menampakkan wujud yang lebih fantastis. Ini bukan hanya spot yang Instagramable, tetapi juga titik awal yang sempurna untuk berjalan-jalan di jalan berbatu yang tenang dan penuh emosi di sekitarnya.

Kuil Tochoji

Spot Image

📍 Alamat: 2-4 Gokusho-machi, Hakata-ku, Fukuoka-shi, Fukuoka-ken 812-0037, Jepang

‘Kuil Tochoji’, yang terletak tidak jauh dari Gerbang Seribu Tahun Hakata, adalah situs spiritual tertua dari sekte Shingon, yang konon didirikan pertama kali di Jepang oleh Kobo Daishi (Kukai) pada tahun 806 setelah kembali dari studinya di Dinasti Tang. Sebuah pagoda lima tingkat berwarna merah vermilion yang indah tiba-tiba muncul di tengah gedung-gedung perkotaan, mengundang pengunjung ke dunia lain.

Daya tarik utamanya adalah ‘Buddha Besar Fukuoka’, yang merupakan salah satu patung Buddha duduk kayu terbesar di Jepang. Buddha setinggi 10.8m ini dibuat untuk melambangkan 108 nafsu manusia. Harap dicatat bahwa ‘dilarang memotret’ Buddha ini, jadi mohon hargai waktu Anda untuk menghadapinya dan mengukirnya dalam ingatan Anda, bukan melalui lensa kamera.

Selain itu, ‘Jigoku-Gokuraku Meguri’ (Tour Neraka dan Surga) yang terletak di dalam alas patung Buddha, adalah pengalaman mendalam yang wajib dicoba. Setelah melewati lukisan gulungan neraka, Anda akan menjelajahi lorong yang gelap gulita tanpa bisa melihat sejengkal pun, meraba-raba jalan. Dikatakan bahwa jika Anda bisa menyentuh ‘Cincin Buddha’ yang dipasang di tengah jalan, Anda akan bisa pergi ke surga. Ini adalah atraksi yang mendebarkan dan sakral yang akan melenyapkan kekhawatiran sehari-hari Anda.

‘Hakata Machiya’ Furusato-kan

Spot Image

📍 Alamat: 6-10 Reisen-machi, Hakata-ku, Fukuoka-shi, Fukuoka-ken 812-0039, Jepang

Terletak di dekat Kuil Kushida, fasilitas ini memungkinkan Anda mempelajari kehidupan dan budaya Hakata selama periode Meiji dan Taisho. Di dalamnya terdapat bangunan machiya (rumah kota) yang ditetapkan sebagai aset budaya oleh Kota Fukuoka, dengan ciri khas ‘tempat tidur belut’ yang sempit di bagian depan dan panjang ke belakang, memancarkan suasana retro Showa. Meskipun ruang pamerannya tidak terlalu luas, isinya sangat menarik, jadi bagi yang ingin menjelajahinya dengan cermat, sebaiknya masuk sebelum pukul 16:30.

Yang lebih menarik lagi, pada April 2025, bangunan toko produk lokal akan dibuka kembali sebagai ‘hakatakara’. Di sudut kafe yang baru ini, Anda dapat menikmati cita rasa baru Hakata, seperti teh aromatik dari toko teh Jepang yang sudah lama berdiri, atau ‘Kofukumochi’ yang unik dengan cita rasa udon.

Di dalam gedung, Anda juga dapat mencoba kerajinan tradisional dan menyaksikan demonstrasi. Selain itu, tersedia berbagai suvenir, termasuk barang-barang edisi terbatas dengan motif ‘niwaka-men’ (topeng komedi) dan barang-barang terkait Hakata Gion Yamakasa. Terdapat juga gashapon (mesin kapsul mainan), menjadikannya pusat wisata yang tidak boleh dilewatkan, cocok untuk segala usia.

Rakusuien

Spot Image

📍 Alamat: 2-10-7 Sumiyoshi, Hakata-ku, Fukuoka-shi, Fukuoka-ken 812-0018, Jepang

‘Rakusuien’, yang terbentang di sebelah utara Kuil Sumiyoshi, adalah taman Jepang indah bergaya ‘Chisen Kaiyu-shiki’ (taman kolam dengan jalur keliling) yang dibangun di atas bekas vila milik seorang pedagang Hakata di era Meiji, Shimosawa Zen’emon Chikasuke. Dengan biaya masuk yang mengejutkan, hanya 100 yen, taman ini menawarkan ruang alami yang kaya dan membuat Anda melupakan hiruk pikuk kota.

Salah satu yang wajib dilihat di taman ini adalah ‘Dinding Hakata’ (Hakata-bei), yang dibuat dengan merekatkan ubin dan batu yang terbakar akibat perang dan pembagian kota oleh Toyotomi Hideyoshi (Taiko Machiwari) dengan tanah liat. Dinding tanah ini, yang bisa disebut sebagai ‘daur ulang terbaik’ pada zamannya, menampilkan pola berirama dan memancarkan sejarah ‘estetis’ Hakata yang menerima kebaikan dan keburukan.

Selain itu, di rumah teh ‘Rakusui-an’ di dalam taman, Anda dapat dengan mudah menikmati pengalaman upacara minum teh matcha meskipun Anda tidak mengetahui tata kramanya sama sekali. Para petugas kadang-kadang menjelaskan semangat upacara minum teh dan struktur taman dengan bahasa Inggris yang fasih atau Jepang yang sopan. Sambil mendengarkan suara ringan ‘Suikinkutsu’ (gua air beresonansi) yang menikmati gema tetesan air, Anda dapat menikmati waktu yang mewah.

Wisata Perahu Sungai Hakata (Hakata-gawa Kudari)

Spot Image

📍 Alamat: Hakata-gawa Promenade, 3 Shimokawabata-machi, Hakata-ku, Fukuoka-shi, Fukuoka-ken 812-0027, Jepang

Untuk mengakhiri penjelajahan Kota Tua Hakata atau sekadar bersantai, ‘Hakata-gawa Kudari’ (Wisata Perahu Sungai Hakata) sangat direkomendasikan. Anda dapat naik perahu dari Hakata-gawa Promenade di Shimokawabata-machi dan menikmati pemandangan kota Hakata dari atas air selama sekitar 20 menit. Perasaan luar biasa dari perpaduan pemandangan modern seperti gedung pencakar langit dan Canal City Hakata dengan angin sepoi-sepoi yang menyapu permukaan sungai hanya bisa dinikmati dari atas perahu.

Dengan pemandu perahu yang ramah dan menyenangkan, mereka akan memandu Anda dengan cerita tentang sejarah Hakata, festival, dan rekomendasi kuliner lokal. Jadi, ini bukan hanya alat transportasi, tetapi juga hiburan tersendiri. Suasana akrab di mana Anda bisa dengan mudah berteman dengan sesama penumpang juga menjadi daya tarik.

Pada hari yang cerah atau berangin dingin, mereka bahkan menyediakan payung atau selimut, yang merupakan perhatian yang menyenangkan. Di masa lalu, acara unik seperti ‘Perahu Ninja’ diadakan untuk waktu terbatas, menjadikannya aktivitas menarik yang selalu menawarkan kejutan baru setiap kali Anda berkunjung.

Kesimpulan: Nikmati Sejarah dan Nuansa Retro Hakata dengan Kelima Indra Anda

Area Kota Tua Hakata dipenuhi dengan beragam pesona, mulai dari gerbang selamat datang, pengalaman mendalam di kuil-kuil bersejarah yang terkenal, toko suvenir terbaru yang baru direnovasi, hingga taman Jepang yang indah dan wisata perahu sungai.

Kelima tempat yang kami perkenalkan kali ini semuanya mudah diakses dari sekitar Stasiun Hakata, Stasiun Gion, atau Stasiun Kushida-jinja-mae, dan sangat cocok untuk dijelajahi dengan berjalan kaki selama setengah hari hingga satu hari penuh. Pada perjalanan Anda berikutnya ke Fukuoka, mengapa tidak meluangkan waktu di sela-sela menikmati kuliner lezat untuk mencoba jalan-jalan retro yang menyentuh sejarah dan budaya Hakata yang mendalam?

タイトルとURLをコピーしました