Prefektur Iwate adalah prefektur terluas kedua di Jepang setelah Hokkaido. Oleh karena itu, untuk menikmati Iwate secara efisien dalam waktu singkat, sangat penting untuk memutuskan ‘area mana yang akan difokuskan’ dan ‘berapa banyak waktu yang akan dihabiskan di setiap tempat’.
Dalam artikel ini, kami memilih 5 destinasi terbaik yang wajib dikunjungi di Iwate, di mana Anda dapat merasakan [sejarah], [pemandangan menakjubkan], dan [budaya]. Kami akan membahasnya secara mendalam, bukan sekadar perkenalan dari buku teks, melainkan dengan menyertakan informasi nyata yang sangat berguna bagi wisatawan jangka pendek, seperti ‘waktu terbaik untuk berkunjung’ dan ‘cara menjelajah yang efisien’.
Chusonji
📍 Alamat: 202 Hiraizumi Koromo-seki, Hiraizumi-cho, Nishiiwai-gun, Prefektur Iwate 029-4195, Jepang
Merupakan destinasi utama di Iwate dan pusat ‘Situs Warisan Budaya Hiraizumi’ yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2011. Kuil ini, yang dibangun oleh Fujiwara no Kiyohira, pendiri klan Oshu Fujiwara, dengan harapan menciptakan ‘Jodo’ (tanah suci) tanpa perang, dikenal sebagai harta karun seni Buddha terkemuka di Jepang Timur.
Daya tarik utamanya adalah ‘Konjiki-do’ (Aula Emas), yang merupakan bangunan Harta Nasional pertama. Aula ini tidak hanya berlimpah dengan daun emas, tetapi juga memancarkan keberadaan yang memukau dan menakjubkan, dengan mengumpulkan puncak teknik kerajinan zaman Heian seperti inlay raden yang rumit menggunakan cangkang laut bercahaya, ukiran tembus pandang, dan makie (seni melukis pernis dengan bubuk emas/perak).
Cara Menikmati & Tips Mengunjungi Lebih DalamSelain hanya melihat bangunan, luangkan waktu untuk berjalan di sepanjang jalan berbaris pohon cedar tua di ‘Tsukimizaka’ yang membentang dari pintu masuk. Anda dapat merasakan ketenangan saat udara perlahan menjadi jernih, jauh dari hiruk pikuk duniawi. Jika ingin menghindari keramaian, waktu terbaik adalah pagi-pagi sekali setelah gerbang dibuka. Selain itu, ‘Sankozo’ di dalam kompleks kuil menyimpan lebih dari 3.000 Harta Nasional dan Properti Budaya Penting, jadi disarankan untuk meluangkan waktu untuk merasakan ‘keaslian’ dan kekuatannya.
Geibikei
📍 Alamat: 467 Nagasaka-machi Ura, Higashiyama-cho, Ichinoseki-shi, Prefektur Iwate 029-0302, JepangMerupakan ngarai besar yang termasuk dalam Seratus Pemandangan Jepang, dengan tebing kapur setinggi lebih dari 50 meter yang membentang sekitar 2 kilometer. Hal yang wajib Anda alami di sini adalah ‘Wisata Perahu’ pulang-pergi sekitar 90 menit. Gaya unik di seluruh negeri di mana seorang nakhoda dengan terampil mengarahkan perahu hanya dengan satu dayung tanpa menggunakan mesin, menciptakan pengalaman yang menyenangkan dengan goyangan lembut seolah meluncur di permukaan sungai.
Cara Menikmati & Tips Mengunjungi Lebih DalamDi titik balik perahu, Anda akan memiliki waktu sekitar 20 menit untuk turun dan berjalan-jalan. Di sini, Anda dapat mencoba ‘Untama’ (bola keberuntungan) untuk membuat harapan. Beli bola tanah liat polos (5 buah seharga 100 yen) yang diukir dengan karakter seperti ‘Keberuntungan, Umur Panjang, Kebahagiaan, Hubungan, Harapan’ dan lemparkan ke lubang di dinding batu seberang. Meskipun sulit karena tinggi dan jauh, dikatakan bahwa jika berhasil masuk, keinginan Anda akan terkabul, dan ini sangat menghibur.
Selain itu, dalam perjalanan pulang dengan perahu, nakhoda akan menampilkan lagu perahu lokal yang disebut ‘Geibi Oiwake’. Suara nyanyian langsung yang menggema di ngarai sangat menakjubkan. Jika Anda berkunjung di musim dingin, ‘Kotatsu-bune’ (perahu kotatsu) beroperasi, di mana Anda dapat menikmati hidangan khas ‘Kinagashi Nabe’ sambil bersantai di dalam kotatsu, menjadikannya tempat yang ingin Anda kunjungi berkali-kali di musim yang berbeda.
Ryusendo Cave
📍 Alamat: 1-1 Jinari, Iwaizumi, Iwaizumi-cho, Shimohei-gun, Prefektur Iwate 027-0501, JepangMerupakan salah satu dari Tiga Gua Kapur Terbesar Jepang dan dunia bawah tanah misterius yang ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional. Meskipun masih banyak bagian yang belum terungkap karena penelitian yang terus berlanjut, jalur yang telah disiapkan untuk turis saja sudah sangat menarik.
Fitur terbesarnya adalah danau bawah tanah yang disebut ‘Dragon Blue’, yang memiliki salah satu tingkat kejernihan air tertinggi di dunia. Meskipun saat ini jalur wisata hanya mencapai Danau Bawah Tanah Ketiga (kedalaman 98m), permukaan air biru yang sangat jernih memancarkan keindahan yang memukau. Dalam beberapa tahun terakhir, area yang disebut ‘Istana Bulan’ telah diterangi dengan lampu LED, semakin menonjolkan suasana fantasi.
Cara Menikmati & Tips Mengunjungi Lebih DalamSuhu di dalam gua sangat sejuk, sekitar 10°C sepanjang tahun. Oleh karena itu, membawa jaket atau pakaian penghangat adalah suatu keharusan, bahkan di musim panas. Selain itu, tetesan air dari langit-langit membuat lantai licin, dan ada tangga curam, tanjakan-turunan, serta lorong sempit yang mengharuskan Anda membungkuk untuk melewatinya. Oleh karena itu, pastikan untuk mengenakan sepatu kets yang nyaman untuk berjalan. Koper atau tas punggung besar dapat menghambat pergerakan Anda, jadi sebaiknya tinggalkan di loker koin di luar dan nikmati ‘eksplorasi bawah tanah’ dengan ringan.
Museum Memorial Kenji Miyazawa
📍 Alamat: 1-36 Yazawa 1-chibari, Hanamaki-shi, Prefektur Iwate 025-0011, Jepang
Ini adalah museum yang memungkinkan Anda untuk memahami secara mendalam kehidupan dan dunia imajinatif ‘Ihatov’ dari penulis cerita anak-anak dan penyair hebat, Kenji Miyazawa, yang lahir di Kota Hanamaki, Prefektur Iwate, dari berbagai perspektif seperti sains, seni, alam semesta, agama, dan pertanian. Di dalam museum, dipamerkan buku catatan yang berisi ‘Ame ni mo Makezu’ (Tidak Terkalahkan Hujan) yang merupakan karya terakhirnya (replika atau tampilan video bervariasi tergantung periode), manuskrip tulisan tangan, dan cello kesayangannya, menciptakan ruang yang menyentuh hati bahkan bagi mereka yang bukan penggemar Kenji.
Cara Menikmati & Tips Mengunjungi Lebih DalamMuseum ini terletak di lereng gunung kecil (Gunung Koshio), dan saat mengaksesnya dari tempat parkir atau halte bus, ada rute yang menaiki ‘367 anak tangga’ yang terkenal [19]. Setiap anak tangga ini diukir dengan puisi ‘Ame ni mo Makezu’, yang sangat emosional tetapi membutuhkan lebih banyak stamina daripada yang dibayangkan [19]. Bagi mereka yang tidak yakin dengan fisik mereka atau tidak ingin lelah selama perjalanan singkat, sangat disarankan untuk menggunakan taksi dari Stasiun Shin-Hanamaki atau Hanamaki dan langsung menuju pintu masuk museum (sekitar 1000 yen sekali jalan).
Setelah kunjungan, rute yang populer adalah menikmati makan siang atau rehat kopi dengan bahan-bahan lokal seperti daging babi Shirogane di restoran ‘Yamaneko-ken’ yang terinspirasi dari dongeng ‘Restoran Penuh Pesanan’ yang terletak di dalam kompleks.
Reruntuhan Kastil Morioka (Taman Reruntuhan Kastil Morioka)
📍 Alamat: 1-37 Uchimaru, Morioka-shi, Prefektur Iwate 020-0023, Jepang
Terletak di pusat Kota Morioka, ini adalah situs bekas Kastil Morioka, yang dulunya merupakan kediaman klan Nanbu. Meskipun saat ini bangunan seperti menara utama tidak lagi berdiri, ‘dinding batu’ yang megah masih bertahan hampir sempurna, memungkinkan Anda menikmati keindahan arsitektur kastil Jepang. Ini juga merupakan tempat rekreasi bagi warga, yang menampilkan ekspresi yang sama sekali berbeda tergantung musim: bunga sakura di musim semi, hijau tua di musim panas, daun musim gugur yang cerah, dan pemandangan salju di musim dingin.
Cara Menikmati & Tips Mengunjungi Lebih DalamSaat mengunjungi Reruntuhan Kastil Morioka, jangan hanya melihat dinding batunya, tetapi juga jelajahi tempat-tempat bersejarah di sekitarnya. Dekat taman, terdapat ‘Eboshi-iwa’ (Batu Eboshi), sebuah spot kekuatan dengan batu granit raksasa, dan ‘Ishiwari-zakura’ (Pohon Sakura Pemecah Batu), monumen alam nasional yang tumbuh dengan kuat dari celah batu besar (di dalam area pengadilan). Semua ini berada dalam jarak berjalan kaki, sehingga sangat efisien untuk mengunjungi semuanya sekaligus sebagai rute jalan-jalan di dalam Kota Morioka. Menikmati pemandangan yang digubah oleh Ishikawa Takuboku, ‘Berbaring di rumput kastil Kozukata,’ sambil memegang minuman yang dibeli di kafe terdekat juga merupakan pengalaman yang menyenangkan.
Kesimpulan: Aturan Lokal untuk Menikmati Wisata Iwate 120%
Poin penting yang perlu diingat oleh wisatawan jangka pendek untuk menikmati Iwate adalah ‘kelonggaran dalam transportasi’ dan ‘perlengkapan’. Karena Prefektur Iwate sangat luas, misalnya, dari Kota Morioka (Reruntuhan Kastil Morioka) ke Gua Ryusendo membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan dengan bus atau mobil sekali jalan. Jangan terlalu memadatkan jadwal Anda, rahasia untuk meningkatkan kepuasan adalah dengan membatasi diri pada 1-2 area per hari.
Selain itu, karena banyak spot yang kaya akan alam, ‘sepatu yang nyaman untuk berjalan’ dan ‘pakaian penghangat yang mudah diatur suhu tubuh’ adalah barang wajib, tanpa memandang musim. Persiapkan diri Anda dengan baik, dan nikmati perjalanan mendalam di Iwate yang penuh dengan perpaduan sejarah dan alam yang luar biasa!
