5 Destinasi Wisata Jeju yang Wajib Dikunjungi Wisatawan! Mengungkap Sejarah, Keindahan Alam, dan Daya Tarik Tersembunyi

5 Destinasi Wisata Jeju yang Wajib Dikunjungi Wisatawan! Mengungkap Sejarah, Keindahan Alam, dan Daya Tarik Tersembunyi Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Pulau Jeju (Jejudo), yang terletak di ujung paling selatan Korea dan disebut sebagai ‘Hawaii-nya Korea’, adalah destinasi resor populer. Meskipun pantai-pantai indah nan jernih serta penginapan hotel mewah menjadi daya tarik, keunikan Pulau Jeju yang sesungguhnya terletak pada alamnya yang khas, terbentuk oleh aktivitas vulkanik, serta budaya lokalnya yang unik, disimbolkan dengan ‘Samda (Batu, Angin, Wanita)’.

Dalam artikel ini, seorang penulis perjalanan profesional telah memilih dengan cermat 5 ‘Destinasi Wisata Jeju’ yang sangat direkomendasikan, baik untuk wisatawan singkat maupun pengunjung berulang. Kami akan menyajikan informasi otentik secara lengkap, tidak hanya penjelasan sejarah seperti di buku, tetapi juga suasana lokal, waktu kunjungan terbaik, dan daya tarik tersembunyi yang hanya diketahui sedikit orang!

Hutan Bijarim

Spot Image

📍 Alamat: 55 Bijasup-gil, Gujwa-eup, Cheju, Jeju-do, Korea Selatan

Hutan Bijarim (Bijarim), yang terletak di bagian timur Pulau Jeju, adalah hutan murni terbesar di dunia dengan sekitar 2.900 pohon pala (pohon bija) yang berusia antara 500 hingga 800 tahun. Area ini juga ditetapkan sebagai Monumen Alam No. 374. Begitu Anda melangkahkan kaki ke dalamnya, keheningan ‘Hutan Seribu Tahun’ yang sepenuhnya terpisah dari hiruk pikuk sehari-hari akan menyelimuti Anda.

Jalur jalan kaki yang datar dilapisi dengan skoria merah (pasir vulkanik) sehingga mudah dijelajahi dengan kereta bayi atau kursi roda, menjadikannya menyenangkan untuk semua usia. Saat Anda melangkah lebih jauh ke dalam hutan, aroma phytoncide (aroma penyembuh yang dipancarkan pepohonan) akan semakin pekat, dan Anda akan merasakan suasana misterius seolah tersesat di film Ghibli.

Daya tarik utamanya adalah ‘Pohon Seribu Tahun’ yang berusia lebih dari 800 tahun, yang berdiri kokoh di tengah hutan, serta ‘Cabang Berdampingan’ di mana dua pohon terhubung di akarnya. Cahaya matahari yang menembus dedaunan pada hari cerah memang indah, namun sebenarnya mengunjungi saat hujan atau berkabut tebal adalah cara menikmati ala ‘orang dalam’. Tanah merah dan lumut hijau menjadi kontras lebih intens saat basah kuyup oleh hujan, memberikan pengalaman penyembuhan yang lebih fantastis dan mendalam.

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    064-710-7912
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: 09.00–18.00
    Selasa: 09.00–18.00
    Rabu: 09.00–18.00
    Kamis: 09.00–18.00
    Jumat: 09.00–18.00
    Sabtu: 09.00–18.00
    Minggu: 09.00–18.00

Desa Rakyat Seongeup

Spot Image

📍 Alamat: 30번지 Seongeupjeonguihyeon-ro, Pyoseon-myeon, Seogwipo, Jeju-do, Korea Selatan

Jika Anda ingin merasakan langsung kehidupan tradisional Pulau Jeju, ‘Desa Rakyat Seongeup’ yang terletak di kaki Gunung Halla adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan. Desa ini, yang berkembang sebagai pusat administrasi selama ratusan tahun sejak era Dinasti Joseon abad ke-15, bukanlah sekadar taman hiburan, melainkan ‘desa rakyat hidup’ yang saat ini masih dihuni oleh sekitar 200 keluarga. Desa ini juga dikenal sebagai lokasi syuting drama Korea super terkenal ‘Dae Jang Geum’.

Di sini, Anda dapat melihat kebijaksanaan orang-orang yang telah hidup berdampingan dengan lingkungan alam Jeju yang keras, seperti tembok batu yang dibangun dengan cermat dari batu lava hitam untuk menahan angin laut yang kencang, gang-gang sempit berliku yang disebut ‘olle’, dan atap jerami yang diikat dengan tali membentuk pola kotak-kotak. Selain itu, sejak dahulu kala dikatakan bahwa ‘tidak ada pencuri di Pulau Jeju’, dan Anda dapat melihat ‘jeongnang’, tiga tiang kayu bulat yang diletakkan di pintu masuk rumah sebagai pengganti gerbang yang megah.

Di dalam desa, seringkali ada pemandu sukarela lokal yang fasih berbahasa Jepang dan akan memandu Anda dengan cara yang menarik, termasuk penjelasan mendalam tentang sistem tradisional (tottongsi) di mana kandang babi dan toilet menyatu. Di akhir kunjungan, Anda mungkin akan dibujuk untuk membeli produk-produk khas seperti cordyceps atau teh omija, namun nikmatilah itu sebagai bagian dari semangat budaya bisnis lokal Korea yang hangat.

Informasi Fasilitas

Air Terjun Jeongbang

Spot Image

📍 Alamat: 37 Chilsimni-ro 214beon-gil, Seogwipo, Jeju-do, Korea Selatan

‘Air Terjun Jeongbang’, salah satu dari tiga air terjun besar di Pulau Jeju, adalah air terjun pantai yang sangat langka di Asia, di mana kolom air megah setinggi 23 meter ‘langsung mengalir ke laut’ dari tebing hitam. Kontras antara pohon pinus lebat, tebing vertikal, dan air terjun yang mengalir dinamis menuju laut biru adalah pemandangan yang benar-benar menakjubkan.

Di tempat ini juga terdapat legenda bahwa Xu Fu, yang diperintahkan oleh Kaisar Qin Shi Huang untuk mencari ‘obat keabadian’, terpesona oleh pemandangan dan mengukir tulisan ‘徐市過之 (Xu Shi melewati tempat ini)’ di dinding tebing.

Poin penting untuk berwisata adalah Anda bisa menuruni tangga dan mencapai area bebatuan tepat di dekat dasar air terjun. Sensasi segar saat seluruh tubuh disiram ion negatif dan cipratan air dengan suara gemuruh sangat istimewa. Jika beruntung, Anda mungkin akan bertemu dengan haenyeo (penyelam wanita) yang menjual bulu babi, teripang, atau abalon yang baru ditangkap di dekat air terjun. Menikmati hidangan laut segar di depan pemandangan indah adalah cara menikmati ala ‘orang dalam’ Jeju. Karena area bebatuan di bawah cukup besar dan licin, wajib menggunakan sepatu kets yang nyaman.

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    064-733-1530
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: 09.00–17.20
    Selasa: 09.00–17.20
    Rabu: 09.00–17.20
    Kamis: 09.00–17.20
    Jumat: 09.00–17.20
    Sabtu: 09.00–17.20
    Minggu: 09.00–17.20

Kompleks Turis Jungmun

Spot Image

📍 Alamat: Saekdal-dong, Seogwipo-si, Jeju-do, Korea Selatan

‘Kompleks Turis Jungmun’, yang membentang di bagian selatan pulau, adalah area paling glamor di Pulau Jeju yang memenuhi segala kebutuhan wisatawan. Di area luas ini, yang mulai dikembangkan sejak tahun 1978, terdapat hotel-hotel bintang 5 mewah seperti Shilla Hotel dan Lotte Hotel, serta pantai-pantai indah, museum, dan pemandangan alam yang berkumpul menjadi satu.

Anda bisa bersantai sambil berselancar atau menikmati laut di ‘Pantai Jungmun Saekdal’, atau merasakan keajaiban alam di ‘Air Terjun Cheonjeyeon’ dan ‘Jusangjeolli Pantai Daepo’ yang memiliki deretan pilar heksagonal. Selain itu, ada juga ‘Museum Beruang Teddy’, ‘Kebun Raya Yeomiji’, dan fasilitas dalam ruangan interaktif, sehingga Anda bisa bersenang-senang sepanjang hari tanpa terpengaruh cuaca, dari anak-anak hingga dewasa.

Situasi kulinernya juga sangat lengkap. Selain bisa menikmati makan siang mewah dengan pemandangan laut di restoran prasmanan hotel-hotel mewah, di sekitarnya juga banyak terdapat BHC Chicken, restoran barbekyu babi hitam khas Jeju, dan kafe-kafe trendi. Karena semua kebutuhan ‘hiburan, alam, makanan, dan relaksasi’ dapat terpenuhi dengan standar tinggi di satu tempat, area ini wajib dikunjungi bagi wisatawan dengan waktu singkat yang ingin menghemat waktu perjalanan, atau keluarga yang ingin menghabiskan waktu dengan aman dan nyaman.

Informasi Fasilitas

Taman Budaya Batu Jeju

Spot Image

📍 Alamat: 2023 Namjo-ro, Jocheon-eup, Provinsi Otonomi Khusus, Cheju, Jeju-do, Korea Selatan

Jika berbicara tentang Pulau Jeju, patung batu ‘Dol Hareubang’ (kakek batu) yang terlihat di mana-mana di kota sudah terkenal. Namun, ‘Taman Budaya Batu Jeju’ adalah tempat di mana Anda dapat mempelajari sejarah mendalam dan budaya batu secara sistematis. Taman ini, yang dibangun di dalam ‘Gotjawal’ (hutan asli di zona batuan vulkanik) yang luas, dirancang dengan tema kisah dewi raksasa ‘Seolmundae Halmang’ dan Lima Ratus Jenderal, mitos penciptaan Pulau Jeju.

Di dalam taman, terdapat banyak sekali Dol Hareubang dengan berbagai bentuk dan ekspresi, rumah batu beratap jerami yang merekonstruksi gaya hidup kuno, dan objek-objek batu aneh yang terbentuk secara alami. Konten pameran di museum juga sangat lengkap, membuat Anda tak bisa tidak merasakan romansa tentang pembentukan Pulau Jeju yang dimulai dari letusan gunung berapi.

Karena luasnya yang luar biasa, Anda membutuhkan setidaknya 2-3 jam untuk menjelajahinya dengan seksama. Meskipun merupakan resor wisata terkenal, tempat ini tidak terlalu banyak dikunjungi wisatawan, dan daya tarik terbesarnya adalah Anda dapat bersantai menjelajahi ruang tenang di mana alam dan seni menyatu. Ada banyak spot foto yang menarik, namun di musim panas, ada sedikit tempat teduh, jadi jangan lupa membawa topi atau payung, dan cukup air minum. Terkadang masuk gratis pada ‘Hari Kebudayaan’ di setiap Rabu terakhir bulan, jadi jika waktu Anda cocok, itu keberuntungan!

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    064-710-7764
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: Tutup
    Selasa: 09.00–18.00
    Rabu: 09.00–18.00
    Kamis: 09.00–18.00
    Jumat: 09.00–18.00
    Sabtu: 09.00–18.00
    Minggu: 09.00–18.00

Tips Lokal untuk Menikmati Wisata Jeju 120%

Opsi Transportasi Terbaik: ‘Sewa Mobil’ atau ‘Taksi Carteran’

Pulau Jeju lebih besar dari Pulau Utama Okinawa di Jepang, dan sebagian besar destinasi wisata utamanya tersebar di seluruh pulau. Meskipun bus tersedia, frekuensinya mungkin jarang atau perlu banyak transit yang rumit. Oleh karena itu, bagi wisatawan yang ingin memaksimalkan waktu, sangat direkomendasikan untuk menyewa mobil (membutuhkan SIM internasional) atau taksi wisata carteran seharian penuh. Terutama, pengemudi taksi carteran seringkali bisa memberikan informasi rahasia tentang restoran lokal yang enak.

Pilih Pakaian yang Siap Menghadapi Perubahan Cuaca Mendadak

Sesuai dengan julukannya ‘Samdado (pulau yang banyak angin, batu, dan wanita)’, Pulau Jeju memiliki angin laut yang sangat kencang dan cuaca yang cenderung berubah-ubah. Terutama saat mengunjungi Seongsan Ilchulbong, spot-spot di sepanjang pantai, atau area sekitar Gunung Halla yang tinggi, membawa jaket tipis windbreaker, bahkan di musim panas, akan sangat berguna. Selain itu, karena Anda akan sering berjalan di jalanan berbatu atau batuan vulkanik yang tidak rata, pastikan untuk mengenakan sepatu kets yang nyaman dan sudah biasa Anda pakai.

Photo by Ryan Cheon on Unsplash
タイトルとURLをコピーしました