Prefektur Kagawa memang terkenal secara nasional sebagai ‘Prefektur Udon’, namun sebenarnya juga merupakan negara pariwisata yang penuh dengan beragam daya tarik, mulai dari warisan budaya yang kaya sejarah hingga pemandangan alam fotogenik yang menakjubkan.
Kali ini, kami telah memilih dengan cermat ‘5 Destinasi Wajib Kunjung yang Tidak Boleh Dilewatkan’ bagi semua wisatawan, baik yang berlibur singkat maupun yang ingin menjelajahi Kagawa lebih dalam. Bukan hanya sekadar perkenalan tempat, kami akan membahas secara mendalam informasi otentik yang hanya bisa Anda rasakan dengan berkunjung langsung, seperti waktu kunjungan terbaik, tips menghindari keramaian, dan daya tarik tersembunyi yang hanya diketahui oleh orang dalam.
Ritsurin Koen
📍 Alamat: 1-20-16 Ritsurincho, Takamatsu, Kagawa 760-0073, Jepang
Taman daimyo gaya berjalan-jalan yang telah ada sejak Periode Edo. Daya tariknya terletak pada pemandangan yang berubah dengan detail di setiap langkah, sering disebut sebagai ‘satu langkah, satu pemandangan’. Gunung Shiun yang menjulang di latar belakang menjadi pemandangan pinjaman yang indah, dengan 6 kolam dan 13 bukit buatan yang tertata apik di area yang luas.
Untuk menikmati taman ini lebih dalam, sangat disarankan untuk menaiki ‘Wasan Tur Danau Selatan (Dewasa 850 yen)’, terpisah dari biaya masuk taman (Dewasa 500 yen). Sambil mendengarkan penjelasan menarik dari nakhoda perahu, Anda akan melihat keindahan bentuk cabang pohon pinus dari sudut pandang rendah dan struktur bagian bawah jembatan yang tidak akan pernah Anda sadari saat berjalan kaki. Perahu wasan bisa dipesan pada hari yang sama, namun karena populer, disarankan untuk membeli tiket di loket pada jam-jam awal.
Selain itu, jika ada waktu, cobalah menggunakan pemandu sukarela gratis (reservasi juga bisa dilakukan hingga seminggu sebelumnya). Pengetahuan tentang sejarah taman dan kedalaman perawatan sekitar 1.000 pohon pinus pasti akan memuaskan rasa ingin tahu Anda. Saat beristirahat dari berjalan-jalan, cara klasik untuk menikmati keindahan taman adalah dengan bersantai sambil menikmati matcha dan wagashi di kedai teh besar ‘Kikugetsu-tei’.
Kotohira-gu
📍 Alamat: 892-1 Kotohira, Kotohira-cho, Nakatado-gun, Kagawa 766-8501, Jepang
Dikenal dengan julukan ‘Konpira-san’, ini adalah destinasi wisata paling ikonik di Kagawa. Sebanyak 785 anak tangga menanti hingga Hon-gu (Kuil Utama), dan jika Anda melanjutkan ke Oku-sha (Kuil Dalam), totalnya mencapai 1.368 anak tangga.
Tips untuk berziarah adalah ‘jangan memaksakan diri’ dan ‘persiapan awal’. Awalnya, Anda bisa mendaki dengan gembira sambil melihat-lihat toko suvenir di kedua sisi, namun di bagian akhir, tanjakan akan semakin curam tanpa ampun. Anda bisa menyewa tongkat di toko-toko sepanjang jalan seharga 100 yen, sangat disarankan untuk mengurangi beban pada lutut, terutama saat turun.
Pemandangan menakjubkan yang meliputi Gunung Sanuki Fuji dan rasa pencapaian setelah mencapai Oku-sha memang luar biasa, tetapi bagi mereka yang tidak yakin dengan stamina, berziarah hingga Hon-gu saja sudah menawarkan pemandangan yang sangat indah. Selain itu, untuk tubuh yang lelah, parfait di ‘Shiseido Parlour Kamitsubaki’ yang terletak di tengah-tengah anak tangga adalah hadiah terbaik. Dapatkan ‘Omamori Kuning Keberuntungan’ yang populer dan jelajahi dengan kecepatan Anda sendiri, merasakan napas sejarah; inilah cara menikmati ala penduduk lokal.
Kastil Marugame
📍 Alamat: Ichibanchō, Marugame, Kagawa 763-0025, Jepang
Sebuah kastil terkenal yang memiliki menara utama terkecil di antara 12 menara utama yang masih ada, namun juga memiliki tembok batu tertinggi di Jepang (total ketinggian sekitar 60m). ‘Mikaeri-zaka’ atau ‘Jalan Curam Menoleh ke Belakang’ yang menuju ke menara utama, sesuai namanya, adalah tanjakan yang sangat curam sehingga membuat Anda ingin menoleh ke belakang. Mengunjungi dengan sepatu yang nyaman untuk berjalan seperti sepatu kets adalah suatu keharusan.
Dan saat ini, sorotan terbesar dari Kastil Marugame adalah ‘proyek restorasi tembok batu’. Pekerjaan restorasi sedang dilakukan untuk tembok batu yang runtuh beberapa tahun lalu akibat hujan deras (ditargetkan selesai pada akhir Maret 2028), dan pemandangan yang sangat berharga dalam sejarah kastil Jepang ini terungkap, seperti penemuan ‘tembok batu tersembunyi’ baru selama pembongkaran. Ini adalah ‘situs sejarah hidup’ yang hanya bisa dilihat sekarang, dan dengan mengunjunginya bersama pameran di Marugame Castle Restoration PR Center, Anda pasti akan terkesan dengan perpaduan teknologi luar biasa para tukang batu di masa lalu dan teknologi sipil modern.
Chichibugahama
📍 Alamat: 273-1 Niootsu, Niocho, Mitoyo, Kagawa 769-1404, Jepang
Sebuah lokasi pemandangan menakjubkan di Kota Mitoyo yang mendadak terkenal di media sosial sebagai ‘Salar de Uyuni-nya Jepang’. Kolam pasang surut yang luas muncul saat air surut di laut dangkal, menciptakan cermin air yang memungkinkan Anda mengambil foto refleksi yang indah.
Dua syarat untuk mendapatkan ‘foto ajaib’ adalah ‘air surut dan matahari terbenam (magic hour) bertepatan’ dan ‘tidak ada angin’. Tabel pasang surut dan waktu terbaik untuk berkunjung dipublikasikan di situs resmi Biro Pariwisata Kota Mitoyo, jadi penelitian awal sangat penting. Setelah tiba di lokasi, carilah genangan air yang tidak beriak, dan triknya adalah memposisikan kamera serendah mungkin ke tanah saat mengambil gambar.
Selama musim panas dan hari libur, tempat ini mungkin ramai dengan banyak orang dan parkir bisa padat, tetapi di musim dingin, meskipun dingin, udaranya lebih jernih dan lebih sedikit orang, memungkinkan Anda menikmati sesi foto yang mewah dengan kecepatan Anda sendiri (namun, karena angin laut yang dingin, pastikan untuk mengenakan pakaian hangat secara menyeluruh!).
Angel Road
📍 Alamat: 24-92 Otsu, Tonosho-cho, Shodo-gun, Kagawa 761-4101, Jepang
Sebuah lokasi pemandangan romantis yang ikonik di Shodoshima. Dua kali sehari, sekitar 3 jam sebelum dan sesudah air surut, sebuah jalan pasir muncul dari laut, memungkinkan Anda berjalan kaki menyeberang ke Pulau Yoshima.
Meskipun banyak wisatawan berkunjung pada siang hari, jika Anda ingin menangkap momen yang benar-benar indah, ‘dini hari’ atau ‘senja’ sangat direkomendasikan. Terutama pada saat matahari terbit, orang-orang cenderung lebih sedikit, dan laut yang tenang serta jalan pasir yang berkilauan keemasan diterangi oleh cahaya matahari pagi menciptakan suasana mistis yang benar-benar sesuai dengan namanya ‘Jalan Malaikat’.
Karena ini adalah tempat yang bergantung pada alam, ada kalanya jalan tidak sepenuhnya terhubung tergantung pada ketinggian air pasang, namun pengalaman ‘hampir tidak sampai’ itu sendiri bisa menjadi bumbu perjalanan yang membuat Anda merasakan kerasnya dan keindahan alam. Sebelum berkunjung, pastikan untuk memeriksa tabel pasang surut dan berangkatlah dengan waktu yang cukup.
Tips Lokal untuk Menikmati Wisata Kagawa Hingga 120%
Ciri khas tempat wisata di Kagawa adalah banyak di antaranya yang melibatkan ‘berjalan kaki’. Tangga panjang Kotohira-gu, tanjakan curam Kastil Marugame, area luas Ritsurin Koen, dan lain-lain, akan menguras lebih banyak energi dari yang Anda bayangkan. Pastikan untuk menyiapkan sepatu yang nyaman untuk berjalan seperti sepatu kets saat bepergian.
Selain itu, untuk tempat-tempat pemandangan menakjubkan seperti Chichibugahama dan Angel Road, menyusun jadwal perjalanan yang sesuai dengan ‘jadwal alam (pasang surut air laut)’ adalah kuncinya. Saat merencanakan perjalanan, rahasia terbesar agar perjalanan ke Kagawa Anda tidak gagal adalah dengan terlebih dahulu memeriksa tabel pasang surut masing-masing tempat untuk menentukan waktu terbaik, lalu menyusun jadwal ‘wisata toko Sanuki Udon’ dan tempat wisata lainnya seperti menyusun teka-teki, mundur dari waktu-waktu tersebut.
