Yokohama, kota pelabuhan terkemuka di Jepang. Ini adalah kota dengan daya tarik unik, di mana bangunan bersejarah yang penuh nuansa eksotis sejak pembukaan pelabuhan, dan pemandangan kota futuristik yang diwakili oleh Minato Mirai, hidup berdampingan secara harmonis. Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan ‘tempat-tempat pilihan yang wajib dikunjungi’ untuk menikmati wisata Yokohama lebih dalam dan lebih nyata, baik bagi wisatawan jangka pendek maupun pengunjung berulang. Kami tidak hanya menyajikan informasi buku teks, tetapi juga menggali lebih dalam tentang asal-usul kota, waktu terbaik untuk berkunjung guna menghindari keramaian, hingga suasana lokal yang otentik. Semoga bermanfaat untuk merencanakan rute perjalanan Anda.
Pecinan Yokohama
📍 Alamat: Yamashitacho, Naka Ward, Yokohama, Kanagawa 231-0023, Jepang
■ Pecinan Terbesar di Asia Timur yang Berawal dari Rawa
Pecinan terbesar di Jepang dan salah satu yang terbesar di Asia Timur, dengan sekitar 500 toko yang ramai dikunjungi banyak orang setiap hari. Akarnya dapat ditelusuri kembali ke pembukaan Pelabuhan Yokohama pada tahun 1859. Dulunya, area rawa di tepi laut yang disebut ‘Yokohama Shinden’ direklamasi untuk dijadikan pemukiman bagi orang asing. Namun, pedagang Eropa dan Amerika tidak bisa berbahasa Jepang, sehingga orang Tionghoa yang bisa berkomunikasi melalui tulisan kanji berperan sebagai ‘penerjemah’ dan perantara bisnis.
Kemudian, tidak hanya pedagang, tetapi juga para profesional yang menggunakan pisau, seperti koki, tukang cukur, dan penjahit yang dikenal sebagai ‘Sanpatou’ (tiga pisau), mulai menetap, dan Pecinan ini berkembang menjadi kota kuliner dan budaya yang canggih seperti sekarang.
■ Cara Berkeliling yang ‘Nyata’ untuk Wisatawan
Sebagai destinasi wisata yang sangat hidup, Pecinan ini sangat ramai pada jam makan siang hingga sore hari, terutama saat liburan. Jika Anda ingin menikmati dengan santai tanpa antrean, pilihan terbaik adalah mulai berkeliling sekitar pukul 10:30 pagi saat toko-toko mulai buka. ‘Butaman (bakpao babi) ukuran super besar’ yang populer untuk jajanan kaki lima memiliki volume yang lebih besar dari yang dibayangkan, jadi jika Anda menghabiskannya sendiri, Anda mungkin tidak bisa menikmati toko-toko lain. Cara menikmati ala ‘orang dalam’ adalah berbagi dengan keluarga atau teman, mencicipi berbagai menu sedikit demi sedikit, seperti Xiaolongbao atau Dango Wijen. Selain itu, kuil-kuil megah seperti ‘Kanteibyo’ dan ‘Masobyo’ yang tersebar di seluruh kota adalah pusat kepercayaan untuk mendoakan kesuksesan bisnis dan keselamatan di laut. Jangan hanya makan, perhatikan juga detail ornamen bangunan, dan Anda akan merasakan suasana eksotis yang lebih mendalam.
Gudang Bata Merah Yokohama
📍 Alamat: Shinko 1-chome-1-1, Naka Ward, Yokohama, Kanagawa 231-0001, Jepang
■ Dari Gudang Berikat Termodern di Dunia Menjadi Pusat Budaya
Bangunan bata merah yang megah ini adalah ciri khas pemandangan area Minato Mirai. Kompleks gudang ini dulunya adalah ‘gudang berikat termodern di dunia’ yang dibangun oleh pemerintah Meiji dengan mempertaruhkan gengsi negara. Gedung No. 2, yang selesai dibangun pada tahun 1911 (Meiji ke-44), dilengkapi dengan elevator barang pertama di Jepang dan sistem sprinkler, serta dibangun dengan teknologi tahan gempa paling mutakhir saat itu, yaitu dengan menanamkan baja di dalam bata. Berkat itu, gedung ini berhasil melewati guncangan hebat Gempa Besar Kanto dan berbagai gelombang sejarah, kemudian direvitalisasi menjadi fasilitas budaya dan komersial pada tahun 2002.
■ Pemandangan Malam Romantis dan Tempat Relaksasi Tersembunyi
Di dalamnya masih tersisa desain asli dari masa lalu, dan dinding bata serta tangga yang memancarkan nuansa sejarah akan terlihat indah dari sudut mana pun. Selain berbelanja dan makan, saya sangat merekomendasikan ‘Balkon’ yang terletak di lantai dua Gedung No. 2. Area ini dilengkapi dengan sofa, menjadikannya tempat istimewa yang dikenal banyak orang untuk beristirahat dengan tenang sambil menikmati pemandangan laut. Selain itu, potensi sesungguhnya dari Gudang Bata Merah ini terpancar pada ‘malam hari’. Saat senja tiba, seluruh bangunan diterangi dengan cahaya oranye lembut, dan pantulan cahaya tersebut di permukaan laut di depannya sangat indah hingga membuat Anda lupa waktu. Meskipun acara-acara besar yang diadakan setiap musim (seperti Pasar Natal atau Oktoberfest) sangat meriah, mengunjungi pada malam hari kerja yang sepi, merasakan angin laut yang tenang sambil mengagumi arsitektur bersejarah, adalah pengalaman mewah yang hanya bisa ditemukan di Yokohama.
Taman Yamashita
📍 Alamat: Yamashitacho 279, Naka Ward, Yokohama, Kanagawa 231-0023, Jepang
■ Taman Tepi Laut yang Lahir sebagai Simbol Rekonstruksi Pasca Gempa
Taman Yamashita, taman paling terkenal di Yokohama. Sebenarnya, area luas ini memiliki sejarah sebagai ‘simbol rekonstruksi’, dibangun dengan menimbun puing-puing besar dari Gempa Besar Kanto tahun 1923 ke laut. Sejak dibuka pada tahun 1930, taman ini telah lama dicintai sebagai tempat rekreasi bagi warga Yokohama dan wisatawan.
■ Lokasi Ideal di Mana Kota dan Alam Menyatu
Daya tarik terbesarnya adalah ‘kontras antara alam dan kota’: laut dan langit yang terhampar luas di depan mata, serta gedung-gedung pencakar langit Minato Mirai yang menjulang di belakangnya. Hati akan terasa ringan hanya dengan berjalan di jalur pejalan kaki yang terawat sambil mengagumi kapal pesiar besar ‘Hikawa Maru’ yang merupakan properti budaya penting yang berlabuh, serta Jembatan Teluk Yokohama yang terlihat di kejauhan.
Setelah puas bersantap di Pecinan, rute untuk menuju ke sisi laut dan beristirahat di bangku Taman Yamashita sambil mencerna makanan adalah rute klasik dan terbaik untuk wisata Yokohama. Banyak penduduk setempat yang joging pagi-pagi, sehingga meskipun merupakan tempat wisata, Anda juga bisa merasakan denyut kehidupan sehari-hari, menjadikannya ruang yang sangat nyaman.
YOKOHAMA AIR CABIN Stasiun Sakuragicho
📍 Alamat: Sakuragicho 1-chome-200, Naka Ward, Yokohama, Kanagawa 231-0062, Jepang
■ Berjalan-jalan di Udara dengan Kereta Gantung Urban Permanen Pertama di Jepang
‘YOKOHAMA AIR CABIN’ yang tiba-tiba muncul di langit Yokohama pada musim semi 2021 dan langsung menjadi tempat yang sangat populer. Kereta gantung ini, yang menghubungkan depan Stasiun JR Sakuragicho dan Distrik Shinko (Stasiun Unga Park) dalam waktu sekitar 5 menit sekali jalan, dapat dikatakan sebagai ‘atraksi urban modern’ yang melampaui sekadar alat transportasi.
■ Sensasi Luar Biasa! Tempat Terbaik untuk Pemandangan Malam
Daya tarik terbesarnya adalah pemandangan panorama Minato Mirai yang terlihat dari ketinggian sekitar 40 meter. Di bawah kaki Anda terhampar laut dan jalur pejalan kaki, dan di depan Anda, Landmark Tower serta bianglala besar ‘Cosmo Clock 21’ terlihat sangat megah sejajar dengan mata Anda. Sensasi melihat kota yang baru saja Anda jelajahi dari udara sangatlah segar. Kabin berkapasitas 8 orang ini aksesibel untuk disabilitas dan dilengkapi AC, menjadikannya sangat nyaman. Tergantung pada tingkat keramaian, seringkali Anda bisa naik per kelompok, sehingga Anda bisa leluasa menikmati sesi foto. Terutama pada waktu senja hingga malam hari, selain pemandangan malam kota, kabin itu sendiri juga diterangi dengan indah, menciptakan suasana romantis seolah-olah Anda berada di adegan film futuristik.
Sankeien
📍 Alamat: Honmokusannoya 58-1, Naka Ward, Yokohama, Kanagawa 231-0824, Jepang
■ ‘Keindahan Jepang Sejati’ Jauh dari Hiruk Pikuk Yokohama
Berbalik dari suasana urban Minato Mirai dan Pecinan, wajah Yokohama yang lain dapat dinikmati di ‘Sankeien’ yang terletak di area Honmoku. Ini adalah taman Jepang yang luas yang dibangun oleh Hara Sankei, seorang pengusaha yang mengumpulkan kekayaan dari perdagangan sutra mentah dari periode Meiji hingga Taisho. Di dalam taman, tersebar bangunan-bangunan bernilai sejarah tinggi seperti pagoda tiga lantai, rumah bangsawan (Daimyo Yashiki), dan rumah teh yang dipindahkan dari Kyoto dan Kamakura. Penataannya yang indah akan memukau setiap pengunjung. Anda pasti akan terkejut dengan betapa banyak kekayaan dan gairah yang dicurahkan ke dalamnya setiap kali Anda melangkah.
■ Jelajahi dengan Sepatu yang Nyaman dan Luangkan Waktu yang Cukup
Area taman ini luas dan memiliki perbedaan ketinggian, dengan jalan kerikil dan tanjakan, jadi hindari sepatu hak tinggi dan pastikan untuk mengenakan sepatu kets yang nyaman. Karena ada begitu banyak hal menarik untuk dilihat, disarankan untuk menyediakan waktu kunjungan minimal 1 hingga 2 jam. Jika lelah berjalan-jalan, beristirahatlah di kedai teh di dalam taman sambil menikmati O-dango dan Amazake khas, dengan pemandangan kolam dan hijaunya alam yang indah. Dikelilingi oleh keindahan alam yang berubah seiring musim, dari bunga plum, sakura, hingga daun musim gugur, ini adalah tempat mendalam di mana Anda dapat menikmati budaya Jepang sepuasnya.
Menggali Lebih Dalam Pesona Yokohama! Kiat Memilih Rute
Kunci wisata Yokohama adalah bagaimana Anda menghubungkan ‘laut dan sejarah’ saat menjelajah. Misalnya, di pagi hari, hindari keramaian dan nikmati brunch serta penjelajahan gang-gang tersembunyi yang mendalam di ‘Pecinan Yokohama’, lalu langsung menuju ke laut untuk bersantai di ‘Taman Yamashita’ sambil merasakan angin laut. Menjelang sore, pergilah ke ‘Gudang Bata Merah Yokohama’ untuk menikmati pencahayaan arsitektur bersejarah, lalu naik ‘YOKOHAMA AIR CABIN’ untuk menikmati pemandangan malam Minato Mirai yang seperti permata dari udara, seolah Anda sendirian yang memilikinya. Dengan rute seperti ini, Anda pasti bisa merasakan ‘masa lalu’ dan ‘masa depan’ Yokohama secara dramatis dalam satu hari.
Selain itu, jika Anda memiliki sedikit waktu luang, saya sangat menyarankan untuk melanjutkan perjalanan dengan bus dari pusat kota menuju ‘Sankeien’. Keheningan yang bertolak belakang dengan hiruk pikuk kota akan meningkatkan kepuasan perjalanan Anda berkali-kali lipat. Di kota pelabuhan Yokohama yang terus berubah setiap saat, temukanlah kisah indah Anda sendiri.
