5 Destinasi Wisata Terbaik di Prefektur Miyazaki! Panduan Lengkap dari Tanah Suci Mitos hingga Pemandangan Indah Pesisir Nichinan

5 Destinasi Wisata Terbaik di Prefektur Miyazaki! Panduan Lengkap dari Tanah Suci Mitos hingga Pemandangan Indah Pesisir Nichinan Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Selamat Datang di Prefektur Miyazaki, Tempat Mitos dan Pemandangan Indah Bertemu! Jelajahi Rute Wisata Klasik

Prefektur Miyazaki dikenal dengan iklimnya yang hangat, pemandangan tropis yang memukau, dan sebagai panggung mitologi Jepang. Bagi wisatawan, daya tarik utamanya adalah kesempatan untuk merasakan energi alam yang megah sekaligus menyentuh misteri sejarah.

Dalam artikel ini, kami telah memilih lima destinasi wisata paling wajib di Prefektur Miyazaki. Lebih dari sekadar perkenalan tempat, kami akan menyajikan informasi mendalam, termasuk rahasia batuan aneh yang terbentuk dari lapisan geologi jutaan tahun lalu, sejarah menyentuh di balik patung Moai yang menghubungkan Pulau Paskah dan Miyazaki, serta tips terbaik untuk menjelajahi tempat-tempat tersebut dan cara menghindari keramaian.

Amanoyasukawara

No Image Available

📍 Alamat: Iwato, Takachiho-cho, Nishiusuki-gun, Prefektur Miyazaki 882-1621, Jepang

Ini adalah gua besar tempat dewa-dewa mitologi Jepang berkumpul untuk ‘diskusi’ tentang bagaimana cara membuat Amaterasu Omikami keluar dari Gua Batu Surgawi (Amano Iwato) saat ia menyembunyikan diri, menyebabkan dunia diselimuti kegelapan. Dikenal juga sebagai ‘Gyobo-ga-iwaya’, gua dengan lebar sekitar 40 meter dan kedalaman sekitar 30 meter ini dipenuhi dengan tumpukan batu yang diletakkan oleh pengunjung sebagai persembahan doa. Saat Anda melangkahkan kaki ke dalamnya, Anda akan merasakan suasana sakral yang kuat dan menakjubkan.

Akses paling mudah adalah dengan menggunakan tempat parkir gratis di Kuil Amano Iwato Nishi Hongu. Ada Nishi Hongu (Kuil Barat) dan Higashi Hongu (Kuil Timur), tetapi dari Nishi Hongu, Anda bisa berjalan kaki menyusuri jalur pejalan kaki di sepanjang Sungai Iwato selama sekitar 10-15 menit untuk tiba di lokasi. Area di sekitar ‘Jembatan Taiko’ yang melintasi Sungai Toroku juga merupakan tempat energi spiritual yang kuat, dikenal oleh mereka yang tahu. Berjalan-jalan sambil menikmati suara gemericik sungai dan ion negatif sangat cocok untuk menyegarkan pikiran dan tubuh.

Sebagai catatan saat berkunjung, meskipun jalurnya sudah diaspal, ada tanjakan dan turunan serta beberapa bagian yang mungkin berlumpur, jadi sepatu yang nyaman untuk berjalan seperti sepatu kets sangat diwajibkan. Selain itu, jalur bisa menjadi licin setelah hujan, dan akses mungkin dibatasi saat hujan lebat atau banjir, jadi perhatikan cuaca dengan cermat. Mengunjungi di pagi hari saat tidak terlalu banyak turis akan memungkinkan Anda merasakan keheningan ilahi dengan lebih mendalam.

Pesisir Nichinan (Oni no Sentakuita)

No Image Available

📍 Alamat: Aoshima, Miyazaki-shi, Prefektur Miyazaki 889-2301, Jepang

Sepanjang Pesisir Nichinan, membentang dari Aoshima di Kota Miyazaki ke selatan, terdapat formasi batuan bergelombang aneh yang menyerupai papan cuci raksasa. Gugusan batuan unik ini, yang ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional ‘Aoshima no Ryuki Kaisho to Kikei Hashoku Kon’ (Dasar Laut Terangkat dan Jejak Erosi Gelombang Aneh Aoshima), terbentuk sekitar 7 juta tahun lalu (Periode Neogen) ketika lapisan batupasir dan batulumpur yang terbentuk di bawah laut terangkat dan terkikis oleh gelombang selama jutaan tahun. Batulumpur yang lebih lunak terkikis, meninggalkan batupasir yang lebih keras dalam bentuk cembung, menciptakan pemandangan geometris yang menakjubkan ini.

Meskipun indah jika dilihat dari kejauhan, sangat disarankan untuk turun dan melihat lebih dekat permukaan batuan. Anda pasti akan terpukau oleh energi dan skala alam yang luar biasa. Rute klasik termasuk menuruni 260 anak tangga dari ‘Michi no Eki Phoenix’ yang akan disebutkan nanti untuk mencapai pantai, atau mengamati saat menyeberangi jembatan menuju Kuil Aoshima.

Kiat terbaik untuk menikmati pemandangan ini secara maksimal adalah ‘mengunjungi saat air surut’. Saat air pasang, sebagian besar batuan tersembunyi di bawah permukaan laut, tetapi jika Anda berkunjung saat air surut, Anda dapat melihat pola garis batuan yang luas membentang jauh ke lepas pantai, dan hasil foto Anda akan jauh lebih menawan. Cobalah periksa tabel pasang surut dari Badan Meteorologi Jepang terlebih dahulu untuk merencanakan perjalanan Anda.

Horikiri-toge

No Image Available

📍 Alamat: Uchiura 984, Miyazaki-shi, Prefektur Miyazaki 889-2164, Jepang

‘Horikiri-toge’ adalah salah satu puncak perjalanan menyusuri Pesisir Nichinan. Berkendara di sepanjang jalan lama (Prefectural Road 377), saat pandangan tiba-tiba terbuka, Anda akan disambut oleh ‘Oni no Sentakuita’ yang membentang di bawah dan cakrawala Samudra Pasifik yang tak berujung. Pohon-pohon phoenix (palem) yang ditanam di sepanjang jalan menambah nuansa resor tropis ke puncaknya.

Meskipun tidak ada toko suvenir besar di puncak itu sendiri, tersedia tempat parkir gratis dan bangku, sehingga Anda bisa memarkir mobil atau motor dan menikmati pemandangan menakjubkan sambil merasakan angin laut. Birunya laut pada hari yang cerah sangat dipuji oleh wisatawan sebagai ‘pemandangan yang membuat Anda melupakan Jepang’.

Setelah menikmati pemandangan di sini, singgah ke ‘Michi no Eki Phoenix’ yang terletak sedikit ke selatan adalah pilihan klasik. Membeli ‘Miyazaki Mango Soft Cream’ atau ‘Hyuganatsu Soft Cream’ yang terkenal dan menikmatinya sambil kembali memandangi pemandangan indah Laut Hyuga dari dek observasi akan menjadi momen kebahagiaan yang tak terlupakan dari perjalanan Anda ke Miyazaki.

Sun Messe Nichinan

No Image Available

📍 Alamat: Miyaura 2650, Nichinan-shi, Prefektur Miyazaki 887-0101, Jepang

Tujuh patung Moai raksasa menjulang di atas bukit kecil di Pesisir Nichinan. Banyak yang mungkin bertanya-tanya, ‘Mengapa ada Moai di Miyazaki?’ Sebenarnya, ada sejarah yang menyentuh di baliknya: tim restorasi, termasuk perusahaan derek Jepang (Tadano), telah bekerja keras selama bertahun-tahun untuk memperbaiki Moai di Pulau Paskah yang runtuh akibat konflik suku dan gempa bumi Chili. Sebagai tanda terima kasih atas pengabdian dan persahabatan tersebut, Dewan Tetua Pulau Paskah secara resmi memberikan izin untuk replika penuh Moai ini di Jepang, satu-satunya di dunia.

Ketujuh patung Moai ‘Ahu Akivi’ yang berjajar di taman ini masing-masing memiliki takhayul terkait keberuntungan, seperti karier, kesehatan, asmara, dan kekayaan, dan Anda dapat menyentuhnya langsung sambil menyampaikan harapan Anda. Selain itu, taman ini adalah harta karun tempat-tempat foto yang Instagrammable, termasuk ayunan tempat Anda bisa berfoto dengan latar belakang patung Moai, dan patung manusia berwarna-warni berjumlah tujuh bernama ‘Voyant’ yang berarti ‘pengamat’ dalam bahasa Prancis.

Biaya masuk adalah 1.000 yen. Meskipun areanya luas dengan pemandangan yang indah, berjalan kaki mengelilinginya membutuhkan banyak tenaga. Bagi Anda yang ingin memanfaatkan waktu secara efisien atau memiliki kekhawatiran tentang stamina, disarankan untuk menyewa mobil golf (gokart) berbayar untuk berkeliling taman sambil merasakan angin laut.

Udo Jingu

No Image Available

📍 Alamat: Miyaura 3232, Nichinan-shi, Prefektur Miyazaki 887-0101, Jepang

Ini adalah salah satu tempat spiritual terkemuka di Kyushu, yang membanggakan lokasi uniknya: aula utama yang dicat merah vermilion terletak di dalam gua yang dibilas ombak, menjorok dari tebing curam di Laut Hyuga. Dewa utama yang dipuja adalah ‘Hikonagisatake Ugayafukiaezu-no-mikoto’, ayah dari Kaisar Jimmu. Menurut mitos, ini adalah tempat di mana Putri Toyotama membangun pondok persalinan dan melahirkan, dan ‘Ochiiwa’ (Batu Susu) — di mana sang putri menempelkan payudaranya ke batu saat kembali ke negeri dewa laut untuk anaknya — masih tersisa di belakang aula utama.

‘Ochichi-ame’ (Permen Susu) yang dibuat dari ‘Ochichi-mizu’ (Air Susu) yang menetes dari Ochiiwa ini telah lama menjadi tempat kepercayaan untuk persalinan yang aman, pengasuhan anak, dan melancarkan ASI, serta sangat populer sebagai oleh-oleh. Selain itu, banyak pengunjung yang mencoba tradisi terkenal ‘Undama Nage’ (Lempar Bola Keberuntungan). Dari tebing di depan aula utama, dengan tujuan lubang di punggung ‘Kameishi’ (Batu Penyu) di bawah, para pria melempar bola keberuntungan dari tanah liat dengan tangan kiri dan wanita dengan tangan kanan. Konon, jika berhasil masuk, keinginan Anda akan terkabul.

Sebagai catatan saat berziarah, Anda akan berjalan kaki sekitar 10-15 menit sekali jalan dari tempat parkir melalui jalan menanjak dan menurun, termasuk tangga dan jalan landai di sepanjang pantai, jadi pakailah sepatu yang nyaman untuk berjalan. Selain itu, jika Anda mengakses dengan transportasi umum (bus), beberapa rute hanya beroperasi beberapa kali sehari, jadi sangat penting bagi wisatawan untuk memeriksa jadwal bus pulang sebelum berziarah.

Tips untuk Menikmati Wisata Miyazaki 120%

Destinasi yang diperkenalkan kali ini terbagi besar menjadi Area Takachiho (bagian utara prefektur) dan Area Pesisir Nichinan (bagian selatan prefektur). Perjalanan antara kedua area ini membutuhkan waktu hampir 3 jam sekali jalan bahkan dengan mobil atau bus ekspres, sehingga sangat sulit untuk mengunjungi semuanya dalam satu hari. Saat merencanakan perjalanan, sebaiknya susun jadwal yang tidak terlalu padat dengan membagi hari per area, misalnya ‘Hari pertama tenggelam dalam dunia mitos Takachiho’ dan ‘Hari kedua berkendara menikmati pemandangan indah di sepanjang Pesisir Nichinan’.

Selain itu, meskipun iklim Miyazaki hangat, area lembah dan gua seperti Amanoyasukawara seringkali terasa sejuk bahkan di musim panas. Sebaliknya, tempat-tempat di sepanjang pantai seperti Sun Messe Nichinan dan Udo Jingu memiliki sedikit peneduh dari sinar matahari, sehingga perlindungan UV sangat penting. Siapkan pakaian lapisan untuk mengatur suhu tubuh sesuai musim, serta ‘sepatu kets yang nyaman untuk berjalan’ yang dibutuhkan di semua tempat, agar Anda dapat menikmati alam dan mitos Miyazaki sepenuhnya.

タイトルとURLをコピーしました