5 Destinasi Wisata di Prefektur Saga! Rute Menakjubkan yang Dipenuhi Sejarah dan Keindahan Alam Spektakuler

5 Destinasi Wisata di Prefektur Saga! Rute Menakjubkan yang Dipenuhi Sejarah dan Keindahan Alam Spektakuler Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Destinasi Wisata Prefektur Saga memiliki ‘Skala Alam dan Sejarah’ yang Luar Biasa!

Ketika berbicara tentang perjalanan Kyushu, kuliner Fukuoka, suasana eksotis Nagasaki, dan onsen Oita adalah pilihan populer. Namun, sebenarnya Prefektur Saga adalah yang paling direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin merasakan ‘pemandangan spektakuler yang diciptakan alam’ dan ‘sejarah yang mendalam’.

Mulai dari gua laut yang terasa napas bumi sekitar 3 juta tahun yang lalu, hutan pinus luas yang dibangun oleh penguasa domain di zaman Edo, hutan viral di media sosial yang dibuat oleh individu selama 40 tahun, hingga gunung ‘nyata’ dengan gugusan batu raksasa yang dianggap sebagai dewa pelindung kuil, tempat wisata di Saga memiliki skala yang benar-benar luar biasa. Kali ini, untuk wisatawan jangka pendek hingga mereka yang ingin menikmati daerah ini secara mendalam, kami akan menjelaskan dengan antusiasme tinggi, bukan sekadar katalog, tetapi ‘alasan sebenarnya mengapa harus pergi ke sana’ dan ‘cara terbaik untuk berkeliling di sana’.

Nanatsugama

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒847-0135 Saga, Karatsu, Yakaishi

Nanatsugama, yang merupakan monumen alam nasional, terdiri dari tujuh gua laut yang terukir oleh ombak ganas Laut Genkai. Dinding batu yang tersusun rapi seperti pola geometris ini disebut ‘sambungan kolumnar’, yaitu retakan yang terbentuk ketika volume magma sekitar 3 juta tahun lalu menyusut saat mendingin dan mengeras. Keindahan pahatan yang diciptakan alam selama jutaan tahun ini memiliki dampak yang jarang terlihat di tempat lain.

Di atas tebing, terdapat tempat parkir gratis yang terawat (sekitar 50 mobil) dan jalur pejalan kaki. Hanya dengan melihat ke bawah ke formasi batuan kolumnar dari dek observasi, tempat ini sudah sangat layak dikunjungi. Namun, jika Anda ingin menikmati Nanatsugama secara mendalam, ‘akses dari sisi laut’ sangat disarankan. Dengan naik kapal pesiar ‘Ikamaru’ (dewasa 2000 yen) yang berlayar dari dekat pasar pagi Kota Yobuko, Anda dapat mendekati gua terbesar (kedalaman sekitar 110m). Kekuatan formasi batuan kolumnar yang dilihat dari bawah adalah dimensi yang berbeda dari yang di darat. Namun, karena ombak bisa tinggi dan layanan mungkin dibatalkan di musim dingin, jangan lupa untuk memeriksa jadwal pelayaran sebelumnya.

【Perangkap yang Sering Dialami Wisatawan】
Dilaporkan bahwa ketika pergi dengan mobil sewaan, jika mengandalkan navigasi Google Maps, Anda mungkin salah diarahkan ke jalan yang sangat sempit di sisi pelabuhan (dengan risiko penutupan jalan atau selokan). Saat mengatur navigasi, pastikan untuk melewati jalan yang lebar menuju ‘Dek Observasi Nanatsugama’ atau ‘Tempat Parkir Nanatsugama’.

Niji no Matsubara

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒847-0022 Saga, Karatsu, Kagami

Niji no Matsubara (Hutan Pinus Pelangi), yang membentuk busur indah di sepanjang pantai Teluk Karatsu, adalah salah satu dari Tiga Hutan Pinus Terbesar di Jepang, bersama dengan Miho no Matsubara dan Kehi no Matsubara, serta ditunjuk sebagai Tempat Pemandangan Indah Nasional Khusus. Pemandangan sekitar 1 juta pohon pinus hitam yang tumbuh berkelompok sepanjang sekitar 4,5 km dan lebar 500 m sangatlah menakjubkan.

Terbentuknya hutan pinus ini berawal pada awal abad ke-17 (sekitar tahun Keicho 13). Dimulai ketika penguasa pertama domain Karatsu, Terasawa Shimomasa Hirotaka, menanam hutan penahan angin dan gelombang pasang untuk melindungi lahan pertanian di sepanjang pantai dari angin laut. Ini adalah tempat di mana Anda dapat merasakan beratnya sejarah yang telah dilindungi dan dikembangkan oleh masyarakat setempat selama berabad-abad.

Bahkan hanya dengan berkendara melewati hutan pinus, sinar matahari yang menembus dedaunan dari jendela terasa nyaman. Memarkir mobil di tempat parkir gratis dan berlari atau berjalan-jalan di dalam hutan pinus atau di sepanjang pantai juga merupakan penyegaran terbaik. Dan, jika Anda benar-benar ingin merasakan skala 1 juta pohon ini, yang terbaik adalah naik ke dek observasi ‘Gunung Kagami’ yang menjulang di belakangnya. Panorama hutan pinus dan Teluk Karatsu yang dilihat dari puncak gunung adalah pemandangan yang benar-benar menakjubkan.

Kankyo Geijutsu no Mori

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒849-3115 Saga, Karatsu, Kyuragimachi Hiranoh 667

Kankyo Geijutsu no Mori (Hutan Seni Lingkungan) menarik wisatawan dari seluruh negeri sebagai ‘pemandangan refleksi spektakuler’ yang viral di media sosial. Sebenarnya, ini bukan fasilitas nasional atau prefektur, melainkan hutan pribadi yang dibuat oleh sepasang suami istri selama sekitar 40 tahun dengan konsep ‘menghilangkan unsur buatan manusia hingga batas ekstrem’.

Daya tarik terbesar adalah pemandangan di mana pemandangan di luar jendela terpantul seperti cermin pada ‘meja berlapis pernis’ yang diletakkan di ruang bergaya Jepang di dalam fasilitas. Pertimbangan seperti tempat untuk menstabilkan ponsel saat mengambil foto, dan keramahan staf yang menunjukkan sudut terbaik, juga merupakan nilai tambah bagi wisatawan. Musim daun musim gugur memang terkenal, tetapi yang diam-diam populer di kalangan orang yang tahu tempat itu adalah ‘musim dedaunan hijau baru’ dari pertengahan April hingga akhir Juni.

Selama musim dedaunan hijau baru, keramaian lebih sedikit dibandingkan musim daun gugur, sehingga Anda dapat berjalan-jalan di dalam area dengan kecepatan Anda sendiri. Selain itu, ‘Nomura Momiji’ dengan daun merah yang ditanam bahkan di musim semi hingga awal musim panas, menciptakan dunia fantasi yang hanya dapat dilihat pada saat ini dengan kontras hijau cerah dedaunan baru dan merah. Setelah berjalan-jalan, disarankan untuk bersantai dengan ‘kopi seduh dingin dari air tanah (400 yen termasuk pajak)’ yang memiliki rasa jernih dan dingin hingga ke inti.

Kyoseki Park

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒840-0203 Saga, Saga, Yamatocho Oaza Umeno 329-5

Jika Anda tertipu oleh nama ‘Taman’ yang populer dan datang dengan pakaian kencan atau sandal, Anda pasti akan menyesal di ‘Kyoseki Park’ (Taman Batu Raksasa) ini. Kenyataannya adalah ‘pendakian ringan serius’ yang memakan waktu sekitar 1 hingga 2,5 jam pulang pergi. Karena ada tanjakan curam dan naik turun, celana panjang, sepatu kets, dan membawa minuman adalah syarat wajib.

Mengapa batu-batu raksasa tersebar di gunung seperti ini? Sebenarnya, tempat ini memiliki sejarah yang begitu dalam hingga tercatat dalam ‘Fudoki Provinsi Hizen’ lebih dari 1200 tahun yang lalu, dan merupakan tempat suci yang telah menarik kepercayaan sebagai dewa pelindung Kuil Yodohime Jinja, kuil ichinomiya Provinsi Hizen yang terletak di kaki gunung.

Setelah membayar biaya masuk di pintu masuk taman dan menerima penjelasan tentang jalur pendakian, Anda akan melangkah masuk. Di sana, Anda akan menemukan batu-batu aneh raksasa yang tingginya lebih dari 10 meter, seperti ‘Amano Iwagado’ (Gerbang Batu Surga) dan ‘Kaeru Ishi’ (Batu Katak), yang tersebar. Meskipun tidak ada atraksi buatan, ruang yang diciptakan oleh gugusan batu raksasa dengan massa yang luar biasa dan sinar matahari yang menembus dedaunan adalah tempat yang sangat menarik bagi mereka yang ingin merasakan aura spiritual dan energi alam.

Air Terjun Shimizu

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒845-0004 Saga, Ogi, Ogimachi Matsuo

Terletak di hulu Sungai Shimizu, yang terpilih sebagai salah satu dari 100 Air Terkenal di Jepang, Air Terjun Shimizu mengalir deras dari tebing setinggi 75m dengan lebar 13m. Juga dikenal sebagai ‘Tamasudare no Taki’ (Air Terjun Tirai Mutiara), ini adalah tempat penyembuhan di mana Anda bisa mendekat dan merasakan ion negatif dengan seluruh tubuh Anda.

Jika Anda mengunjungi air terjun ini, ada sejarah mendalam yang harus Anda ketahui. Di Kuil Shimizu Kannon yang berdekatan dengan air terjun, ‘Takigyo’ (meditasi air terjun) oleh biksu dan penganut agama pernah marak dilakukan. Di zaman Meiji, hidangan ‘Koigyo’ (hidangan ikan mas) yang kini menjadi spesialisasi Kota Ogi, bermula sebagai penginapan bagi para pertapa yang mengunjungi tempat ini. Ikan mas yang terpapar air jernih dan dingin akan kehilangan semua bau khas ikan sungai, dan berubah menjadi ‘Koi no Arai (sashimi ikan mas)’ dan ‘Koikoku’ yang dagingnya kenyal dan lezat. Setelah merasakan energi alam di air terjun, mencicipi ikan mas di restoran-restoran di sekitarnya adalah rute lokal yang sempurna.

【Tips Akses Rahasia】
Jika Anda mengikuti navigasi atau papan petunjuk dari tempat parkir, Anda akan masuk ke rute tangga yang curam dan berat melalui kuil. Jika Anda mengutamakan kemudahan berjalan, pilihlah ‘rute di sepanjang sungai’ dengan mengikuti petunjuk papan nama yang sedikit melewati pintu masuk kuil. Ini adalah jalur pejalan kaki datar yang memungkinkan Anda mengakses langsung ke bawah air terjun sambil menghemat tenaga.

Kesimpulan: Destinasi Wisata Saga Dapat Dinikmati Berlipat Ganda dengan ‘Persiapan dan Pengetahuan’

Destinasi wisata di Prefektur Saga bukan hanya sekadar tempat Instagrammable, tetapi juga dicirikan oleh sisa-sisa pergerakan kerak bumi berskala global dan latar belakang sejarah dari zaman Edo yang kental. Oleh karena itu, dengan mengetahui asal-usul ‘mengapa bentuk geografisnya seperti itu’ dan ‘siapa yang melindunginya dan bagaimana’, pengalaman perjalanan akan meningkat secara dramatis.

Selain itu, karena banyak tempat yang berinteraksi dengan alam, seperti jalur pendakian di Kyoseki Park dan kapal pesiar Nanatsugama, penting untuk memakai sepatu yang nyaman, memeriksa cuaca sebelumnya, dan memastikan rute akses yang benar. Dalam perjalanan Anda berikutnya, manfaatkan tips rahasia dan poin-poin penting dalam artikel ini untuk benar-benar menikmati pesona mendalam Saga.

Photo by Ken Cheung on Unsplash
タイトルとURLをコピーしました