Panduan Lengkap Wisata Paris! 5 Destinasi Wajib Kunjungi di Persimpangan Sejarah dan Masa Kini

Panduan Lengkap Wisata Paris! 5 Destinasi Wajib Kunjungi di Persimpangan Sejarah dan Masa Kini Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Arc de Triomphe

No Image Available

📍 Alamat: Pl. Charles de Gaulle, 75008 Paris, Prancis

Berdiri megah di tengah Place Charles de Gaulle (dahulu Place de l’Étoile), di ujung barat Champs-Élysées, ‘Arc de Triomphe’ memancarkan kehadiran yang memukau, cocok sebagai titik awal wisata Paris Anda. Pembangunannya dimulai atas perintah Napoleon Bonaparte untuk memperingati kemenangan besar dalam Pertempuran Austerlitz pada tahun 1805. Meskipun Napoleon sendiri tidak sempat melihat penyelesaiannya selama hidupnya, gerbang yang selesai pada tahun 1836 ini tetap melambangkan kejayaan Prancis dan kebanggaan nasional hingga kini. Di kaki gerbang terdapat ‘Makam Prajurit Tak Dikenal’, tempat api peringatan untuk para korban Perang Dunia I terus menyala dengan tenang tanpa padam.

Daya tarik utamanya bukan hanya patung-patung megah di bagian luar. Sebagaimana ada pepatah emas dari warga Paris, ‘Jika ingin memotret Menara Eiffel, jangan naik Menara Eiffel’, dek observasi di puncak Arc de Triomphe adalah spot foto terkuat di Paris. Dari dek observasi, Anda dapat merasakan keindahan geometris kota Paris yang terbentang secara radial oleh 12 jalan raya besar (Étoile = bintang). Namun, untuk mencapai pemandangan spektakuler ini, Anda harus menaiki tangga spiral yang tak ada habisnya sebanyak 284 anak tangga. Meskipun ada tempat istirahat di tengah perjalanan, ukurannya sangat kecil sehingga tidak memungkinkan istirahat panjang. Bagi yang kurang percaya diri dengan stamina, harap berhati-hati, tetapi kegembiraan saat melihat aliran cahaya Champs-Élysées dari atas setelah mendaki adalah pengalaman tak ternilai.

Karena ini adalah tempat yang sangat populer, memesan tiket secara online sebelum keberangkatan dari negara asal adalah aturan emas. Jika Anda memiliki Paris Museum Pass, Anda mungkin bisa masuk dengan relatif lancar. Mengunjungi saat senja, Anda bisa menikmati langit Paris yang berwarna oranye dan waktu romantis ketika lampu-lampu kota mulai menyala secara bersamaan.

Menara Eiffel

No Image Available

📍 Alamat: Av. Gustave Eiffel, 75007 Paris, Prancis

‘Menara Eiffel’, yang dibangun oleh Gustave Eiffel untuk Pameran Dunia Paris tahun 1889, adalah simbol mutlak yang tak terpisahkan dari lanskap kota Paris. Berlawanan dengan penampilannya yang elegan dari kejauhan, struktur rangka besi saat dilihat dari bawah sangat kokoh dan memancarkan aura kuat. Dek observasi terbagi menjadi lantai dua (sekitar 116m) dan lantai atas (sekitar 276m). Tiket untuk lantai atas juga memiliki pilihan paket dengan sampanye, sehingga Anda dapat menghabiskan waktu mewah menyeruput sampanye sambil menikmati pemandangan kota Paris saat senja.

Sebagai cara mendalam khas lokal untuk menikmati Menara Eiffel, ada pilihan untuk ‘menaiki tangga ke lantai 2 sendiri’. Tiketnya lebih murah daripada naik lift, tetapi karena Anda harus terus menaiki tangga yang tak ada habisnya, itu akan menguras stamina lebih dari yang Anda bayangkan. Tidak ada mesin penjual otomatis di sepanjang jalan, jadi membawa air mineral sebelumnya adalah aturan emas saat mencoba menaiki tangga. Jika Anda mencoba membeli air di toko di lantai 2 setelah kelelahan, Anda akan disambut dengan harga turis, di mana sebotol air mineral 500ml berharga 4.5 Euro (sekitar 70.000 IDR).

Selain itu, ‘Champagne Flash’ di Menara Eiffel pada malam hari adalah pemandangan yang tak boleh dilewatkan. Setiap jam tepat (00 menit) setelah matahari terbenam, selama 5 menit, sekitar 20.000 bola lampu yang tersebar di seluruh menara akan berkedip-kedip, menciptakan iluminasi istimewa yang sangat indah. Selain naik langsung ke menara, melihat Menara Eiffel yang bersinar di tengah pemandangan malam Paris yang bergoyang di permukaan air dari kapal pesiar makan malam di Sungai Seine juga akan menjadi puncak perjalanan yang luar biasa bagi para wisatawan.

Katedral Notre Dame

No Image Available

📍 Alamat: 6 Parvis Notre-Dame – Pl. Jean-Paul II, 75004 Paris, Prancis

‘Katedral Notre Dame’, yang berdiri di Île de la Cité di Sungai Seine, adalah gereja megah yang disebut sebagai puncak arsitektur Gotik Prancis. Meskipun mengalami tragedi runtuhnya menara dan atap dalam kebakaran besar pada tahun 2019, berkat sumbangan dari seluruh dunia dan upaya banyak pengrajin, akhirnya dibuka kembali untuk umum pada Desember 2024 setelah lebih dari lima tahun. Katedral yang bangkit kembali setelah rekonstruksi ini bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga simbol semangat gigih warga Paris dan harapan untuk regenerasi.

Sebelum kebakaran, interiornya sedikit gelap dan berkesan berat, tetapi dengan hati-hati membersihkan jelaga selama bertahun-tahun, dinding dan langit-langit batu telah kembali ke warna putih aslinya, berubah menjadi ruang yang sangat terang dan murni. Patung-patung rumit di fasad (depan), flying buttresses yang menjulang ke langit, dan ‘jendela mawar’ kaca patri yang indah, yang merupakan inti arsitektur Gotik, adalah pemandangan yang wajib dilihat. Pemandangan sinar matahari yang membanjiri bagian dalam gereja melalui kaca patri adalah keindahan yang pantas disebut sebagai ‘himne yang ditenun dari batu’.

Karena sangat populer setelah dibuka kembali, pemesanan online di muka sangat direkomendasikan. Namun, pada jam-jam paling pagi, seringkali Anda bisa masuk dengan relatif lancar melalui jalur masuk tanpa reservasi. Sebelum atau sesudah kunjungan, disarankan juga untuk berjalan santai di sepanjang Sungai Seine dan mengambil foto keindahan katedral dari berbagai sudut.

Istana Versailles

No Image Available

📍 Alamat: Place d’Armes, 78000 Versailles, Prancis

Dengan sedikit perjalanan menggunakan kereta pinggir kota dua tingkat (RER) dari pusat kota Paris, Anda akan tiba di ‘Istana Versailles’ yang menceritakan kejayaan monarki absolut. Istana ini, yang dibangun oleh Raja Matahari Louis XIV dengan kekayaan dan tenaga yang sangat besar, tidak ada tempat lain yang lebih cocok untuk menggambarkan kata ‘mewah dan megah’ daripada ini. Meskipun telah melewati sejarah penuh gejolak Revolusi Prancis, ini adalah ruang berharga di mana Anda masih bisa merasakan napas kehidupan para bangsawan pada masa itu.

Daya tarik terbesarnya adalah ‘Galerie des Glaces’ (Hall of Mirrors) yang membentang sepanjang sekitar 73 meter. Pada abad ke-17, cermin adalah barang mewah yang sangat mahal, dan Venesia memonopoli teknologi pembuatannya. Namun, Prancis bahkan sampai ‘membajak’ pengrajin untuk membuat 357 cermin dan menciptakan ruang ini. Lukisan fresco di langit-langit tinggi dan lampu gantung kristal mewah yang memantul di cermin, membuat seluruh ruangan diselimuti cahaya, sebuah pertunjukan yang membuktikan kekuatan luar biasa Prancis pada masa itu.

Selain mengunjungi istana, kunjungan ke taman ala Prancis yang indah dengan pola geometris, serta ‘Petit Trianon’ dan ‘Hameau de la Reine’ yang dicintai Marie Antoinette, juga merupakan itinerary standar. Namun, areanya sangat luas. Bahkan setengah hari pun tidak cukup, jadi pastikan Anda mengunjungi dengan ‘sepatu yang nyaman dan terbiasa dipakai’. Juga, sebagai catatan praktis yang sangat penting di tempat, toilet wanita di area ini cenderung selalu antrean panjang. Harap pertimbangkan dengan baik urusan toilet, misalnya dengan menyelesaikannya sebelum masuk atau di sekitar stasiun.

Conciergerie

No Image Available

📍 Alamat: 2 Bd du Palais, 75001 Paris, Prancis

‘Conciergerie’, yang terletak di Île de la Cité, adalah bangunan yang memiliki sejarah cahaya dan bayangan. Pada Abad Pertengahan, berfungsi sebagai istana indah bagi keluarga kerajaan Prancis, lalu selama Revolusi Prancis, berubah menjadi ‘penjara maut’ tempat banyak pendukung rezim lama ditahan. Mengunjungi dengan membeli tiket gabungan dengan Gereja Sainte-Chapelle yang berada tepat di sebelahnya adalah rute yang standar. Bagian luar bangunan ini juga baru-baru ini menjadi panggung di mana grup heavy metal Gojira menampilkan pertunjukan memukau pada upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024.

Daya tarik terbesar fasilitas ini adalah tablet ‘Histopad’ yang dipinjamkan secara gratis saat masuk. Tersedia dalam bahasa Jepang, dan ketika Anda memindai penanda di pangkalan yang ditempatkan di mana-mana di dalam gedung dengan tablet, pemandangan masa lalu seperti ‘pesta raja’ atau ‘penjara suram masa revolusi’ akan direstorasi dengan jelas di layar dalam format VR/AR 360 derajat. Elemen permainan seperti berburu harta karun juga disertakan, sehingga bahkan mereka yang tidak terlalu familiar dengan sejarah pun dapat menikmatinya dengan antusias.

Selain itu, sel isolasi tempat Marie Antoinette dipenjara hingga sesaat sebelum eksekusinya juga direkonstruksi, memungkinkan Anda untuk memahami secara mendalam hari-hari terakhir hidupnya. Pameran yang realistis, seperti bagaimana perlakuannya berbeda dari tahanan lain meskipun berada di penjara yang keras, dan surat terakhir yang ditinggalkannya, sangat menarik untuk dilihat. Area suvenir juga memiliki banyak barang terkait Marie Antoinette, dan populer di kalangan wisatawan wanita.

Tips Praktis untuk Menikmati Wisata Paris 120%

Karena tempat-tempat wisata di Paris menarik orang dari seluruh dunia, ‘perencanaan sebelumnya’ sangat memengaruhi kepuasan perjalanan Anda. Terutama untuk masuk ke dek observasi Menara Eiffel atau Istana Versailles, jika Anda datang tanpa rencana pada hari itu, tiket bisa habis terjual, atau Anda mungkin harus mengantre berjam-jam di bawah terik matahari (atau dingin). Kami sangat merekomendasikan untuk memesan tiket dengan waktu yang ditentukan secara online sebelum berangkat dari negara asal. Juga, jika Anda berencana mengunjungi beberapa fasilitas secara efisien, pertimbangkan untuk membeli ‘Paris Museum Pass’.

Saat bepergian, berhati-hatilah terhadap pencopet. Jika Anda terlalu terpesona oleh keindahan kota atau terpaku pada peta di ponsel, Anda bisa menjadi target geng pencopet profesional di dalam kereta bawah tanah atau di sekitar tempat-tempat populer. Selalu simpan barang berharga di tas beritsleting dan pegang erat di depan tubuh Anda; ini adalah gaya dasar saat berada di Paris.

Dan, jika Anda mengetahui sedikit latar belakang sejarah, cara Anda melihat bangunan akan berubah secara dramatis. ‘Mengapa Napoleon membangun gerbang ini?’ ‘Perasaan apa yang dialami Marie Antoinette saat ditahan di Conciergerie?’ — Sambil merenungkan cerita-cerita tersebut, abadikanlah pemandangan Paris yang istimewa milik Anda sendiri melalui lensa.

タイトルとURLをコピーしました