Koenji, Destinasi Wisata: Wajib Dikunjungi Wisatawan! 5 Spot Lokal Unik di Mana Sejarah dan Subkultur Berpadu

Koenji, Destinasi Wisata: Wajib Dikunjungi Wisatawan! 5 Spot Lokal Unik di Mana Sejarah dan Subkultur Berpadu Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Selami Koenji Lebih Dalam! Destinasi Wisata Mendalam yang Direkomendasikan untuk Wisatawan

Hanya sekitar 5 menit naik Jalur Chuo dari Shinjuku, Koenji adalah sebuah kota di Tokyo yang dikenal dengan perpaduan unik antara subkultur dan kehangatan manusia, dengan banyaknya tempat konser, toko pakaian bekas, dan jalan perbelanjaan yang ramai.

Bagi wisatawan, Koenji bukan sekadar ‘kota anak muda’. Jika Anda melangkah sedikit ke gang-gang belakang, Anda akan menemukan berbagai tempat yang terkait erat dengan kehidupan sehari-hari penduduk, seperti kuil dan kuil bersejarah, taman yang rimbun, dan pemandian umum (sento) yang telah dicintai selama puluhan tahun. Dalam artikel ini, kami telah memilih 5 destinasi wisata pilihan yang memungkinkan Anda merasakan atmosfer otentik Koenji, yang sangat kami rekomendasikan untuk dikunjungi wisatawan dan pengunjung jangka pendek.

Kuil Hikawa Koenji (Kuil Cuaca)

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒166-0003 Tokyo, Suginami City, Koenjiminami, 4-chome-44-19 Hikawa Shrine

Kuil Hikawa Koenji, yang memiliki akses luar biasa hanya 2 menit berjalan kaki dari Pintu Keluar Selatan Stasiun Koenji, menarik wisatawan dari seluruh Jepang. Alasan utama mengapa tempat ini menjadi daya tarik wisata adalah keberadaan ‘Kishō Jinja’ (Kuil Cuaca) yang berada di dalam kompleks kuil. Ini adalah satu-satunya kuil di Jepang yang memuja dewa cuaca (Yagokoro Omoikane no Mikoto), dan orang-orang tidak henti-hentinya datang untuk berdoa agar cuaca cerah selama perjalanan, keberhasilan festival outdoor, atau bahkan kelulusan ujian peramal cuaca.

Kuil Cuaca memiliki sejarah yang tidak biasa, awalnya dibangun di dalam kompleks ‘Bagian Meteorologi Angkatan Darat’ Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II. Setelah perang, secara ajaib kuil ini lolos dari pembongkaran berdasarkan perintah Shinto dan dipindahkan ke dalam kompleks Kuil Hikawa saat ini. Selain latar belakang sejarahnya yang mendalam, tempat ini juga sangat populer sebagai spot foto yang instagramable di era modern.

Di sekitar kompleks kuil, Anda akan menemukan berbagai persembahan unik khas Kuil Cuaca, seperti ‘ema’ (papan doa) berbentuk ‘geta’ (sandal kayu Jepang) yang lucu, ‘omikuji’ (ramalan keberuntungan) ‘teru-teru bōzu’ (boneka penangkal hujan) yang berwarna-warni, dan ‘hare-mamori’ (jimat cuaca cerah) dengan motif matahari. Di ‘temizuya’ (tempat mencuci tangan) tersedia ‘hanachōzu’ yang indah dengan bunga-bunga musiman mengambang, memanjakan mata para pengunjung. Mengapa tidak singgah di sini di awal perjalanan Anda untuk mendoakan cuaca cerah selama perjalanan?

Taman Pusat Koenji

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒166-0003 Tokyo, Suginami City, Koenjiminami, 4-chome-31-7

Terletak di kawasan perumahan yang sedikit jauh dari keramaian stasiun, ‘Taman Pusat Koenji’ adalah tempat relaksasi bagi penduduk setempat sekaligus lokasi ‘suci’ yang tidak boleh dilewatkan oleh para penggemar sastra. Taman ini konon menjadi inspirasi bagi taman dengan seluncuran yang muncul dalam novel ‘1Q84’ karya Haruki Murakami, yang merupakan best-seller dunia.

Cara menikmati taman ini secara mendalam adalah dengan membayangkan adegan di mana tokoh utama Tengo melihat dua bulan di langit, lalu naik ke seluncuran itu sendiri. Mengunjungi pada malam hari yang tenang akan memungkinkan Anda merasakan dunia misterius novel itu dengan lebih kuat.

Tentu saja, pada siang hari, tempat ini adalah ruang yang sangat damai, ramai dengan keluarga yang membawa anak-anak dan orang-orang yang berhenti untuk beristirahat dari jalan-jalan. Lapangan ini kompak namun memiliki banyak tempat teduh, menjadikannya sempurna untuk menikmati kopi atau roti yang dibeli di Koenji sambil duduk di bangku. Selama ‘Awa Odori Koenji’ dan acara komunitas, terkadang ada acara unik seperti gulat ‘yurukyara’ (maskot), memungkinkan Anda merasakan suasana bebas khas Koenji.

Wataridori Bunko

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒166-0003 Tokyo, Suginami City, Koenjiminami, 4-chome-48-2 Koenji Station

‘Wataridori Bunko’, yang tersembunyi di bawah jembatan layang Stasiun JR Koenji, mencerminkan betapa ‘bebas dan menariknya’ Koenji. Ini bukanlah toko atau perpustakaan, melainkan ‘tempat pertukaran buku tanpa penjaga’ yang didirikan di celah kecil di bawah jembatan.

Sistemnya sangat sederhana. Anda meninggalkan buku yang sudah selesai Anda baca, dan sebagai gantinya, Anda bebas membawa pulang buku yang ditinggalkan orang lain. Tidak ada petugas dan tidak diperlukan pendaftaran. Konsep ini lahir dari semangat komunitas cerdik penduduk Koenji untuk meneruskan buku-buku yang mungkin hanya bernilai sedikit di toko buku bekas kepada pembaca berikutnya.

Jika wisatawan berkunjung ke sini, disarankan untuk meninggalkan buku saku yang sudah selesai Anda baca selama perjalanan, dan sebagai gantinya, memilih satu buku yang mungkin telah dibaca dan dicintai oleh penduduk Koenji. Tidak jarang koleksi buku berubah sepenuhnya dalam beberapa jam, memberikan Anda pengalaman yang aneh namun menghangatkan, seolah-olah Anda menerima denyut nadi kota dan budaya orang-orang yang tinggal di sana secara langsung.

Kosugiyu

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒166-0002 Tokyo, Suginami City, Koenjikita, 3-chome-32-17

Sebagai salah satu sorotan wisata Koenji yang tidak boleh dilewatkan adalah pemandian umum (sento) kuno ‘Kosugiyu’, yang didirikan pada tahun 1933 (Showa 8). Eksterior tradisionalnya dengan atap ‘karahafu’ yang megah telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Berwujud Nasional dan patut dilihat. Namun, daya tarik sebenarnya dari Kosugiyu terletak pada ‘isinya yang terus berkembang’.

Kamar mandinya terang dan bersih, dengan cahaya alami masuk melalui jendela di langit-langit. Meskipun tidak ada sauna, inti dari Kosugiyu adalah ‘Onrei Kōtaiyoku’ (mandi air panas dan dingin bergantian). Dengan bergantian antara ‘atsuyu’ (air panas) bersuhu 44 derajat Celsius dan ‘mizuburo’ (kolam air dingin) yang mengalirkan air sumur bersuhu 15-16 derajat Celsius dari kedalaman 90 meter, Anda akan mendapatkan pengalaman ‘totonoi’ (relaksasi mendalam) yang luar biasa. Selain itu, ‘milk-furo’ (mandi susu) yang merupakan hidangan khas yang diwarisi dari generasi pertama, dikenal karena airnya yang lembut yang membungkus kulit dengan kelembaban dan membuat ketagihan setelah sekali mencoba.

Biaya masuk adalah 550 yen, harga resmi yang ditetapkan oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo. Sampo, sabun mandi, lotion, dan fasilitas lainnya juga tersedia lengkap, menjadikannya nilai tambah bagi wisatawan yang dapat mampir tanpa perlu membawa apa-apa. Baik itu membaca ‘Kosugiyu Shinbun’ (Koran Kosugiyu) buatan tangan saat berendam di bak mandi, atau bersantai di area galeri setelah mandi, tempat ini menjanjikan waktu terbaik sebagai ‘oasis Koenji’ yang melampaui sekadar fasilitas mandi.

Taman Mabashi

No Image Available

📍 Alamat: Jepang, 〒166-0002 Tokyo, Suginami City, Koenjikita, 4-chome-35-5

‘Taman Mabashi (Mabashi) Kota Suginami’ yang terbentang di sepanjang jalan dari Koenji menuju Asagaya. Ini adalah salah satu taman terbesar di area Koenji, sebuah spot penuh daya tarik di mana sejarah dan alam yang kaya berpadu.

Area luas ini dulunya digunakan sebagai ‘Bagian Meteorologi Angkatan Darat’ sebelum perang dan ‘Lembaga Penelitian Meteorologi Badan Meteorologi Jepang’ setelah perang. ‘Kishō Jinja’ (Kuil Cuaca) yang disebutkan sebelumnya juga awalnya berada di lokasi ini. Pada tahun 1980, setelah lembaga penelitian pindah ke Tsukuba, situs tersebut direnovasi dan terlahir kembali sebagai taman yang indah seperti sekarang. Menjelajahi taman sambil mencari jejak-jejak sejarah yang tersisa di sana-sini juga merupakan pengalaman yang menarik.

Di dalam taman, terdapat banyak area berair seperti kolam tempat ikan koi dan bebek liar berenang, serta area bermain air yang meniru sungai pegunungan, yang ramai dengan suara anak-anak terutama saat musim panas. Selain itu, terdapat juga tempat berteduh ber-AC (cooling shelter) dan ruang bermain anak yang lengkap, menjadikannya tempat yang sempurna untuk istirahat sejenak selama perjalanan. Jika Anda lelah menjelajahi jalan perbelanjaan mendalam Koenji, mengapa tidak menikmati waktu lokal yang santai sambil merasakan alam di taman ini dengan ditemani makanan yang dibeli secara take-out?

Temukan Kisahmu Sendiri di Koenji

Koenji adalah kota yang terlalu sayang untuk dilewatkan hanya dengan mengunjungi tempat-tempat terkenal secara dangkal. Berdoa untuk cuaca cerah di Kuil Cuaca, menghilangkan penat perjalanan di Kosugiyu, dan menemukan buku unik di Wataridori Bunko. Setiap tempat memiliki sejarah panjang dan kehangatan orang-orang yang tinggal di sana.

Dengan menjelajahi tempat-tempat tersembunyi di gang-gang belakang dan menghirup udara yang sama dengan penduduk setempat, perjalanan Anda ke Tokyo pasti akan menjadi lebih dalam dan penuh warna. Pada liburan berikutnya, mari nikmati penjelajahan kota Koenji yang mendalam ini.

Photo by ayumi kubo on Unsplash
タイトルとURLをコピーしました