Panduan Lengkap Menjelajahi Destinasi Wisata di Prefektur Wakayama! Nikmati Keindahan Pemandangan, Sejarah, dan Alam

Panduan Lengkap Menjelajahi Destinasi Wisata di Prefektur Wakayama! Nikmati Keindahan Pemandangan, Sejarah, dan Alam Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Destinasi Wisata Wajib di Prefektur Wakayama! Rute Klasik Menjelajahi Pemandangan Indah dan Sejarah

Prefektur Wakayama dipenuhi dengan destinasi wisata yang memukau hati para pelancong, mulai dari pemandangan alam yang menakjubkan hingga istana dan kuil yang kaya akan sejarah. Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan lima spot utama yang wajib dikunjungi di Wakayama, baik bagi wisatawan dengan waktu terbatas maupun mereka yang ingin menjelajahi lebih dalam. Kami akan membahas secara rinci bukan hanya keindahan pemandangannya, tetapi juga suasana lokal yang otentik, latar belakang sejarah yang mendalam dan mungkin belum banyak diketahui, serta informasi praktis seperti tiket diskon dan tips parkir.

Istana Wakayama

No Image Available

📍 Alamat: 3-3 Ichibancho, Kota Wakayama, Prefektur Wakayama 640-8146, Jepang

‘Istana Wakayama’, yang menjulang di pusat Kota Wakayama, dikenal sebagai istana termasyhur yang merupakan kediaman klan Kishu Tokugawa, salah satu dari tiga klan Tokugawa. Sejarahnya berawal dari perintah Toyotomi Hideyoshi kepada adiknya, Hidenaga, untuk membangun istana ini, dan kini diakui sebagai salah satu dari ‘Tiga Istana Datar Berbentuk Rantai Terbesar di Jepang’, bersama dengan Istana Himeji dan Istana Matsuyama. Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memasuki kompleks istana adalah batu-batu berwarna hijau yang digunakan pada pijakan kaki dan dinding batu. Ini adalah ‘Batu Hijau Kishu (schist klorit)’ yang khas Wakayama. Dinding batu yang dibangun dengan metode kasar ‘Nozurazumi’ (menumpuk batu alam apa adanya) secara khusus mencerminkan sejarah awal pembangunan istana. Pada hari hujan atau saat kelembaban tinggi, batu hijau ini akan tampak lebih berkilau dengan warna hijau cerah, tetapi permukaannya bisa menjadi licin, oleh karena itu disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan.

Di dalam kompleks istana terdapat perbedaan ketinggian, dan rute menuju menara utama (tenshukaku) berupa jalan menanjak yang curam dan tangga batu. Pada musim panas, ini cukup menguras tenaga, jadi pastikan untuk minum air yang cukup sebelumnya. Bagi pengguna kursi roda atau kereta bayi, disarankan untuk memeriksa jalur ramah disabilitas yang telah diaspal melalui papan informasi sebelumnya agar perjalanan lebih lancar. Pemandangan kota Wakayama dari atas menara utama setelah pendakian yang melelahkan adalah pemandangan menakjubkan yang benar-benar membuat Anda merasa seperti seorang bangsawan. Selain itu, mencari ‘genteng persik’ yang tersembunyi di atap menara utama juga merupakan salah satu cara menikmati istana bagi mereka yang tahu. Pada musim semi, sekitar 450 hingga 600 pohon sakura bermekaran, menjadikannya salah satu tempat terbaik untuk melihat sakura di prefektur, dan pada musim gugur, Anda dapat menikmati pemandangan taman Kouyoukei yang berwarna-warni. Di dalam kompleks juga terdapat kebun binatang gratis yang menyenangkan (penguin adalah daya tarik utama!) dan ‘Jembatan O-hashi Roka’ yang miring dan unik, menjadikannya tempat yang tak ada habisnya untuk dijelajahi. Ini adalah tempat yang ingin Anda jelajahi dengan waktu yang cukup.

Pantai Shirarahama

No Image Available

📍 Alamat: Shirahama-cho, Nishimuro-gun, Prefektur Wakayama 649-2211, Jepang

‘Pantai Shirarahama’, yang merupakan simbol Nanki Shirahama dan berstatus ‘sister beach’ dengan Pantai Waikiki di Hawaii, adalah salah satu pantai terindah di Pulau Honshu. Ciri khas utamanya adalah pasirnya yang putih bersih dan sangat lembut, yang juga menjadi asal nama pantai ini. Pasir ini terbuat dari ‘pasir kuarsa’ yang juga merupakan bahan baku pembuatan kaca. Sebenarnya, sejak Era Meiji, pasir diambil untuk industri kaca, menyebabkan krisis penyusutan pantai. Kini, untuk menjaga keindahan pemandangan ini, pasir dengan komposisi yang sama diimpor dari Australia untuk replenishing (nourishment). Oleh karena itu, dilarang keras membawa pulang pasir meskipun sebagai kenang-kenangan. Setiap pagi, petugas kota membersihkan pantai dengan buldoser, menjaga kebersihannya sepanjang tahun.

Kontras antara laut biru kehijauan dan pasir putihnya seolah membawa Anda tersesat di resor tropis. Saat dilihat langsung, Anda pasti akan terkesan dengan skala dan keindahannya yang jauh melampaui foto. Pada musim panas, yaitu musim berenang, pantai ini ramai dengan banyak orang dan biaya parkir di sekitarnya juga dikenakan. Namun, pada musim sepi dari musim gugur hingga musim semi, parkir seringkali gratis, menjadikannya musim terbaik untuk berjalan-jalan dengan tenang di tepi pantai sambil menikmati laut yang jernih. Pantai ini juga terpilih sebagai salah satu dari ‘100 Pemandangan Matahari Terbenam Terbaik Jepang’, dan saat senja, Anda dapat menikmati gradasi warna oranye yang fantastis di langit dan laut. Karena ada banyak fasilitas onsen, termasuk pemandian umum bersejarah di sekitarnya, gaya wisata yang direkomendasikan bagi wisatawan adalah menikmati jalan-jalan di tepi pantai dan onsen secara bersamaan.

Senjojiki

No Image Available

📍 Alamat: 2927-72 Shirahama-cho, Nishimuro-gun, Prefektur Wakayama 649-2211, Jepang

‘Senjojiki’, yang terletak sedikit ke selatan dari Pantai Shirarahama dengan mobil, adalah formasi alam yang spektakuler, terbentuk dari lapisan batuan berusia sekitar 18 hingga 15 juta tahun yang terkikis oleh gelombang ganas Samudra Pasifik. Sesuai namanya, hamparan batuan putihnya terlihat seperti ribuan tikar tatami raksasa yang dihamparkan, menjadikannya tempat yang tak tertahankan bagi pecinta geologi (geo). Anda dapat berjalan bebas di atas batuan hingga ke tepi ombak, merasakan langsung kekuatan alam dari bawah kaki Anda.

Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah hampir tidak adanya pagar buatan. Pemandangan alamnya yang terjaga membuatnya sangat fotogenik, namun ada risiko terjatuh dari tebing curam jika salah langkah, sehingga perlu kehati-hatian ekstra pada hari berangin kencang atau ombak tinggi. Jika lengah, ‘pemandangan indah’ bisa berubah menjadi ‘insiden’, jadi pastikan untuk mengenakan sepatu yang tidak licin seperti sepatu kets. Senjojiki juga dikenal sebagai tempat menikmati matahari terbenam, dan pemandangan matahari terbenam yang tenggelam di cakrawala Samudra Pasifik serta batuan yang diwarnai merah adalah keindahan yang tak terlukiskan. Tempat parkir gratis yang tersedia mungkin agak terbatas, tetapi buah jeruk lokal yang dijual di toko suvenir di sebelahnya berkualitas tinggi sebagai oleh-oleh, sangat layak untuk dikunjungi.

Gua Sandanbeki

No Image Available

📍 Alamat: 2927-52 Shirahama-cho, Nishimuro-gun, Prefektur Wakayama 649-2211, Jepang

Melanjutkan perjalanan ke selatan dari Senjojiki, Anda akan tiba di ‘Sandanbeki’, sebuah tebing setinggi sekitar 50 meter. Pemandangan panorama dari atas memang luar biasa, tetapi yang tak boleh dilewatkan di sini adalah ‘Gua Sandanbeki’, yang dapat diakses dengan lift khusus yang langsung turun 36 meter ke bawah tanah. Ini adalah gua erosi laut yang menyimpan legenda bahwa angkatan laut Kumano yang berjasa dalam Perang Genpei menyembunyikan kapal-kapal mereka di sini. Di dalamnya, terdapat pameran seperti pos penjaga yang telah direstorasi. Selain itu, ada juga sejarah bahwa gua ini digunakan sebagai lokasi penambangan timah (Tambang Setoenoyama) untuk peluru senjata api selama Periode Sengoku, dan jejak penambangan yang tersisa di dinding gua membangkitkan romansa sejarah.

Di bagian dalam gua yang remang-remang dan misterius, tersemayam Benzaiten perunggu terbesar di Jepang, ‘Muro Daibenzaiten’, memancarkan aura sebagai spot kekuatan yang khusyuk. Yang menarik adalah ‘temizuya’ (tempat cuci tangan) di pintu masuk, di mana bukan air dingin melainkan ‘air panas onsen’ yang mengalir, sebuah sentuhan unik khas Shirahama. Di dalam gua, suara ombak bergema, menciptakan suasana yang dinamis dan kuat, serta angin laut yang bertiup kencang membuat Anda merasakan kebesaran alam. Namun, harap berhati-hati dengan lantai yang basah dan perbedaan ketinggian. Biaya masuk sebesar 1.500 yen mungkin terasa agak mahal, tetapi jika Anda memesan melalui situs web seperti Jalan sehari sebelumnya atau mencetak tiket di terminal minimarket, Anda bisa mendapatkan diskon 10%, yang merupakan trik cerdas bagi para pelancong. Penerangan warna-warni ‘Star-Falling Cave Night Walk’ yang diadakan untuk waktu terbatas juga menunjukkan sisi fantasi yang berbeda dari biasanya.

Air Terjun Nachi

No Image Available

📍 Alamat: Nachisan, Nachikatsuura-cho, Higashimuro-gun, Prefektur Wakayama 649-5301, Jepang

‘Air Terjun Nachi’, yang terletak di Kota Nachikatsuura di bagian selatan Semenanjung Kii, adalah salah satu dari ‘Tiga Air Terjun Terbesar Jepang’, bersama dengan Air Terjun Kegon dan Air Terjun Fukuroda. Dengan ketinggian 133 meter, air terjun tunggal ini merupakan yang tertinggi di Jepang, dan pemandangan satu ton air yang jatuh dari tebing setiap detiknya benar-benar menakjubkan. Formasi batuan ini terbentuk oleh ‘kolom basal’ dari magma yang mendingin dan mengeras, dan kontras antara permukaan batuan yang kasar dengan pilar air yang berkilau putih memancarkan keindahan ilahi di tengah hutan lebat. Air Terjun Nachi itu sendiri adalah objek pemujaan ‘Hiro Jinja’, kuil terpisah dari Kumano Nachi Taisha, dan mempertahankan bentuk pemujaan alam kuno yang memuja air terjun secara langsung tanpa bangunan kuil utama yang megah.

Meskipun melihat air terjun dari dek observasi yang jauh sudah cukup mengesankan, jika Anda sudah berkunjung, sangat disarankan untuk membayar biaya masuk 300 yen dan berjalan kaki ke ‘O-taki Haisho’ yang berada tepat di dekat kolam air terjun. Sambil mandi dengan percikan air dan ion negatif, Anda dapat mencicipi air dari kolam air terjun yang diyakini sebagai air suci untuk umur panjang. Karena dilarang minum langsung, belilah cawan khusus (100 yen) untuk menikmati air suci ini. Tempat parkir di sekitar umumnya berbayar (sekitar 500 yen), dan karena jalannya menanjak, jika Anda pergi dengan mobil, akan lebih lancar jika langsung naik ke puncak untuk akses toilet dan kemudahan bergerak. Sebagai oleh-oleh, ‘Lonceng Yatagarasu’ (800 yen) yang mengeluarkan suara logam berat sangat populer sebagai kenang-kenangan perjalanan dan sebagai alat praktis pengusir beruang.

Tips untuk Menikmati Wisata Wakayama 120%

Destinasi wisata di Prefektur Wakayama tersebar luas di seluruh prefektur, mulai dari Kota Wakayama hingga Nanki Shirahama dan Nachikatsuura. Oleh karena itu, menyewa mobil adalah cara paling efisien untuk berkeliling. Terutama di spot pemandangan indah di tepi laut (seperti Senjojiki dan Sandanbeki), angin lautnya kencang dan medannya banyak yang terjal, jadi penting untuk mengenakan sepatu kets yang nyaman untuk berjalan dan pakaian yang mudah disesuaikan dengan suhu, tanpa memandang musim. Di tanah Wakayama yang kaya akan dinamisme alam dan sejarah mendalam yang abadi, ciptakan kenangan perjalanan terbaik yang tak terlupakan.

タイトルとURLをコピーしました