Yakushima di Prefektur Kagoshima, yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia Alam dan masih menyimpan alam liar yang tak tersentuh. Hutan berlumut dengan pohon cedar berusia ribuan tahun yang menjulang tinggi serta sejumlah air terjun yang dinamis tak henti-hentinya memikat banyak wisatawan.
Namun, jika kita berbicara tentang ‘destinasi wisata Yakushima’, tingkat kesulitannya bervariasi, dari tempat yang memerlukan trekking serius hingga spot pemandangan indah yang mudah diakses dengan mobil sewaan atau bus. Kali ini, kami akan memperkenalkan dengan cermat spot-spot utama yang wajib dikunjungi untuk merasakan atmosfer Yakushima yang sesungguhnya selama masa tinggal Anda yang terbatas. Kami juga akan menjelaskan waktu kunjungan terbaik dan tips bergerak di sana, jadi pastikan untuk menjadikannya referensi perjalanan Anda.
Jomon Sugi
📍 Alamat: Miyanoura, Yakushima-cho, Kumage-gun, Kagoshima-ken 891-4205, Jepang
‘Jomon Sugi’, yang bisa disebut sebagai simbol Yakushima, adalah pohon cedar Yakusugi terbesar di pulau itu, dengan perkiraan usia 2.000 hingga 7.200 tahun. Untuk menghadapi vitalitas yang luar biasa ini, trekking serius sejauh sekitar 11 km satu arah dari Arakawa Tozanguchi (Pintu Masuk Jalur Pendakian Arakawa), dan total sekitar 10 jam pulang pergi, adalah suatu keharusan.
Dari keseluruhan jalur, sekitar 3 jam pertama adalah jalur yang relatif datar, berjalan di jalur kereta troli. Namun, sekitar 1 jam terakhir berubah menjadi jalur pendakian serius dengan bebatuan dan tangga. Meskipun jalan menanjak dan menurun menguras stamina, ada banyak tempat menarik di sepanjang jalan seperti ‘Wilson Stump’ dan ‘Daio Sugi’, serta kesempatan untuk mengamati monyet yakushima dan rusa yakushima liar dari dekat. Dan yang terpenting, kehadiran Jomon Sugi yang muncul di depan mata setelah 10 jam berjalan, serta rasa pencapaiannya, pasti akan menjadi pengalaman istimewa yang tak terlupakan seumur hidup.
Akses kendaraan umum ke Arakawa Tozanguchi dibatasi, sehingga Anda harus menggunakan bus antar-jemput dari Museum Alam Yakusugi. Tiket bus pulang-pergi, termasuk biaya kontribusi pendakian, adalah 3.000 yen. Anda dapat membelinya di lokasi pada pagi hari keberangkatan, tetapi disarankan untuk memesan di muka karena akan ramai selama musim puncak. Selain itu, senter kepala wajib dibawa saat memulai pendakian di pagi hari karena area sekitar masih gelap gulita. Ada beberapa sumber air di sepanjang jalan, jadi bawalah botol dan isi ulang air secara berkala saat melanjutkan perjalanan[1][2].
Yakusugi Land
📍 Alamat: Awa, Yakushima-cho, Kumage-gun, Kagoshima-ken 891-4311, Jepang
Bagi wisatawan yang berkata, ‘Saya tidak yakin bisa berjalan 10 jam ke Jomon Sugi, tapi saya ingin merasakan hutan lumut dan pohon-pohon raksasa khas Yakushima’, ‘Yakusugi Land’ adalah pilihan yang sangat direkomendasikan. Ini adalah hutan rekreasi alam yang membentang di sekitar ketinggian 1.000 meter.
Meskipun namanya ‘Land’ terkesan ringan, begitu Anda melangkah masuk, Anda akan disambut oleh dunia yang hening, di mana pohon-pohon Yakusugi berusia lebih dari 1.000 tahun berdiri tegak, dan seluruh permukaan tanah tertutup lumut hijau yang indah. Anda bisa mengamati dari dekat sejarah hutan yang mendalam, seperti fenomena ‘pembaruan pohon tumbang’ di mana kehidupan baru tumbuh di atas pohon Yakusugi yang tumbang, serta jejak-jejak penebangan dari periode Edo.
Biaya masuk adalah 800 yen. Tersedia beberapa jalur dengan durasi 30 menit, 50 menit, 80 menit, 150 menit, dan 210 menit, yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi fisik dan waktu Anda. Jalur terpendek 30 menit dan 50 menit memiliki jembatan kayu yang terawat dengan baik, sehingga aman untuk berjalan-jalan bahkan dengan sepatu kets atau bagi lansia (sulit diakses dengan kursi roda atau kereta bayi karena ada tangga). Ini adalah destinasi wisata yang sangat memuaskan, di mana Anda dapat menikmati alam Yakushima yang menakjubkan secara efisien[3].
Kigen Sugi
📍 Alamat: Onoaida, Yakushima-cho, Kumage-gun, Kagoshima-ken 891-4404, Jepang
‘Kigen Sugi’ terletak sekitar 15 menit berkendara lebih jauh ke pedalaman melalui Jalan Hutan Anbo dari Yakusugi Land. Pohon raksasa ini, dengan perkiraan usia 3.000 tahun, dikenal sebagai satu-satunya ‘Yakusugi yang bisa dilihat dari dalam mobil’ di Yakushima. Ini adalah spot berharga di mana mereka yang memiliki masalah mobilitas atau mereka yang terpaksa membatalkan trekking panjang karena cuaca buruk pun dapat mengagumi bentuknya yang megah dari dalam mobil.
Meskipun sudah terlihat jelas dari tepi jalan, disarankan untuk turun dari mobil, menuruni tangga, dan melihat ke atas dari anjungan koridor yang dibangun mengelilingi pohon. Lebih dari sepuluh jenis tumbuhan epifit, seperti cemara hinoki dan rhododendron Yakushima, tumbuh di sana, memungkinkan Anda merasakan langsung ekosistem yang kompleks dan misterius yang lebih dari sekadar pohon raksasa. Ada juga mata air dingin dan lezat yang mengalir di dekatnya, jadi mungkin ada baiknya untuk meminum sedikit dan merasakan kekuatan bumi.
Karena terletak di dataran tinggi dengan ketinggian 1.230 meter, jalan mungkin ditutup karena es atau salju selama musim dingin (terutama Januari-Februari). Saat menuju ke sana dengan mobil sewaan, pastikan untuk memeriksa kondisi jalan terlebih dahulu[4].
Ohko-no-Taki (Air Terjun Ohko)
📍 Alamat: Kurio, Yakushima-cho, Kumage-gun, Kagoshima-ken 891-4409, Jepang
‘Ohko-no-Taki’ (Air Terjun Ohko) yang terletak di bagian barat daya Yakushima, adalah air terjun terbesar di pulau itu dengan ketinggian 88 meter, dan merupakan destinasi terkenal yang terpilih dalam ‘100 Air Terjun Terbaik Jepang’. Penampilannya yang dinamis, meluncur deras dari tebing batuan sedimen keras, sungguh menakjubkan.
Daya tarik terbesarnya adalah Anda dapat berjalan mendekat hingga ke dekat kolam air terjun. Anda dapat merasakan gemuruh suara yang dihasilkan oleh benturan air dalam jumlah besar pada bebatuan, serta semburan air yang menyegarkan di seluruh tubuh, memberikan Anda kesegaran dengan banyak ion negatif. Yakushima adalah pulau yang sering hujan, dan pada hari setelah hujan lebat, volume air dapat meningkat drastis, kadang-kadang aliran yang biasanya terbagi menjadi dua berubah menjadi satu aliran deras yang besar, memungkinkan Anda merasakan langsung energi liar alam.
Di sepanjang jalan menuju air terjun dan di sekitar area parkir, seringkali Anda akan menemui monyet yakushima dan rusa yakushima liar yang sedang bersantai. Meskipun hewan-hewan ini seringkali terbiasa dengan manusia, penting untuk mengamati mereka dari jarak yang aman. Meskipun bagian timur pulau (sekitar Anbo) mungkin hujan, tidak jarang area barat tempat Ohko-no-Taki berada memiliki langit biru cerah, menjadikannya destinasi berkendara yang ideal untuk rencana fleksibel sesuai cuaca[5].
Senpiro-no-Taki (Air Terjun Senpiro)
📍 Alamat: Mugio, Yakushima-cho, Kumage-gun, Kagoshima-ken 891-4202, Jepang
‘Senpiro-no-Taki’ (Air Terjun Senpiro) adalah salah satu spot pemandangan indah terkemuka di bagian selatan Yakushima. Ini adalah panorama megah yang tercipta dari lembah berbentuk V yang diukir oleh Sungai Tainokawa di kaki Gunung Mocchomu, serta air terjun setinggi sekitar 60 meter yang meluncur di atas lempengan granit raksasa. Dinamakan demikian karena berarti ‘lempengan batu sebesar seribu orang berpegangan tangan’, air terjun ini memiliki skala yang memungkinkan Anda merasakan langsung bahwa Yakushima terbuat dari bongkahan batu raksasa.
Hanya dengan berjalan beberapa menit dari area parkir yang luas dan terawat, Anda akan tiba di Observatorium Pertama yang mudah diakses bahkan dengan kursi roda atau sandal. Dari sini, pemandangannya agak jauh, tetapi Anda dapat melihat keseluruhan lempengan batu raksasa. Di sisi lain, jika Anda memiliki stamina yang cukup, cobalah berjalan menuruni tangga curam (jalur pejalan kaki) dari sana hingga ke area jembatan gantung. Meskipun Anda akan cukup berkeringat pulang pergi, pemandangan yang mengesankan dari dekat kolam air terjun dan pemandangan laut yang berkilauan saat Anda melihat ke belakang dari jembatan gantung, sangat sepadan dengan usaha Anda.
Selain itu, jika Anda naik ke Observatorium Kedua yang berada di sisi berlawanan dari area parkir, Anda dapat menikmati pemandangan laut, gunung, dan air terjun 360 derajat. Ini juga merupakan spot kemunculan hewan liar, jadi jika beruntung, Anda mungkin bertemu dengan rusa yakushima yang lucu[6][7].
Tips dan Peringatan untuk Menikmati Wisata Yakushima 100%
Untuk menjelajahi destinasi wisata Yakushima secara efisien dan aman, penting untuk memahami ‘lingkungan nyata’ setempat. Pertama, Yakushima adalah daerah dengan curah hujan tinggi, bahkan disebut ‘hujan 35 hari dalam sebulan’. Selain payung, siapkan jas hujan terpisah atas-bawah yang mudah bergerak sebagai persiapan dasar. Namun, karena seluruh pulau ditutupi pegunungan yang curam, cuaca dapat sangat berbeda di setiap area. Tidak jarang, meskipun hujan, jika Anda berkendara sebentar, langit biru cerah mungkin membentang. Jangan terlalu terpengaruh oleh ramalan cuaca; menyusun jadwal yang fleksibel sehingga Anda dapat mengubah rencana adalah kiat perjalanan yang cerdas.
Selain itu, bertemu hewan liar juga merupakan salah satu daya tarik Yakushima, tetapi jangan pernah memberi makan atau mendekati mereka secara berlebihan. Mereka adalah makhluk yang hidup mandiri di alam yang keras.
Jika Anda bepergian dengan mobil sewaan, terutama jalan gunung menuju Western Forest Road dan Kigen Sugi, terdapat serangkaian tikungan sempit tanpa garis tengah. Berhati-hatilah untuk selalu berkendara perlahan, bersiap untuk kendaraan dari arah berlawanan atau hewan yang tiba-tiba melintas. Dengan rencana yang realistis dan persiapan matang, nikmati keindahan alam Yakushima yang luar biasa sepuasnya.
