Di antara kota kuno Kyoto, ‘Arashiyama’ memiliki sejarah seribu tahun sebagai daerah vila musim panas yang dicintai para bangsawan Heian. Keindahan alam yang tercipta dari pegunungan megah dan Sungai Oigawa (Katsuragawa) selalu berhasil memikat para wisatawan dari masa ke masa. Dengan pemandangan yang berubah setiap musim, tempat ini menawarkan berbagai daya tarik, mulai dari situs Warisan Dunia yang bersejarah hingga spot seni yang instagramable. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara menyeluruh destinasi wisata pilihan di Arashiyama yang wajib dikunjungi wisatawan, serta informasi nyata untuk menikmati tempat ini secara mendalam sambil menghindari keramaian.
Arashiyama
📍 Alamat: Arashiyamagenrokuzancho, Ukyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto 〒616-0007, Jepang
Seluruh area ‘Arashiyama’ telah lama dikenal sebagai salah satu tempat pemandangan indah yang menjadi ikon Kyoto. Sejarahnya sangat tua, berkembang pesat sebagai daerah vila musim panas yang anggun bagi keluarga kekaisaran dan bangsawan sejak Kaisar Saga membangun istana terpisah pada periode Heian. Pemandangan indah yang merupakan perpaduan sempurna antara aliran Sungai Oigawa yang jernih dan keindahan alam Gunung Arashiyama serta Gunung Ogura yang menjulang di belakangnya, telah memukau para wisatawan modern selama lebih dari seribu tahun.
Jembatan ‘Togetsukyo’ yang melintasi Sungai Oigawa bisa dibilang sebagai simbol Arashiyama. Dikatakan bahwa namanya berasal dari Kaisar Kameyama di periode Kamakura, yang saat melihat bulan melintasi langit di atas jembatan, bersyair, ‘bulan tanpa awan seperti melintasi jembatan’. Di musim semi, bunga sakura bermekaran penuh, dan di musim gugur, daun-daun berganti warna menjadi merah menyala, menciptakan pemandangan dengan jembatan sebagai latar belakang yang persis seperti sebuah lukisan.
Meskipun pada siang hari sangat ramai dengan wisatawan, waktu untuk menikmati pemandangan sungai dari Jembatan Togetsukyo di udara dingin pagi hari adalah momen kebahagiaan yang membuat kita melupakan hiruk pikuk sehari-hari. Di sekitarnya juga banyak toko kue tradisional Jepang dan kafe modern tempat Anda bisa menikmati jajanan, memungkinkan Anda untuk berjalan-jalan santai sambil menikmati suasana kota kuno.
Hutan Bambu Arashiyama
📍 Alamat: Sagakogurayamadabuchiyamacho, Ukyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto 〒616-8394, Jepang
Bersama dengan Jembatan Togetsukyo, ‘Hutan Bambu Arashiyama’ adalah salah satu daya tarik utama wisata Arashiyama. Di sepanjang jalur sekitar 400 meter yang membentang dari Kuil Nonomiya, melewati sisi utara Kuil Tenryu-ji, hingga Taman Okochi Sanso, puluhan ribu pohon bambu yang menjulang tinggi hingga menutupi langit berjejer rapat. Begitu melangkah masuk, Anda akan disambut oleh udara sejuk dan keheningan, serta suara gemerisik bambu yang menenangkan setiap kali angin bertiup.
Keindahan hutan bambu ini dapat dinikmati sepanjang tahun dengan pemandangan hijau yang menawan. Namun, karena merupakan salah satu tempat wisata paling terkenal di dunia, seringkali ramai dengan wisatawan pada siang hari, bahkan terkadang menyebabkan ‘kemacetan’ pejalan kaki. Jika Anda ingin mengambil foto yang fantastis dan tenang tanpa ada orang yang terlihat, seperti yang sering Anda lihat di brosur, kunjungan pagi hari (idealnya sekitar jam 7 atau 8 pagi) adalah suatu keharusan.
Selain itu, di dekat pintu masuk jalan, tiang-tiang listrik cenderung terlihat. Semakin jauh Anda masuk ke dalam, semakin padat hutan bambunya, memungkinkan Anda untuk benar-benar tenggelam dalam suasana yang tidak biasa. Berjalan-jalan dengan mengenakan kimono sewaan atau naik becak untuk melihat hutan bambu dari sudut pandang yang sedikit lebih tinggi juga merupakan cara menikmati tempat ini dengan anggun.
Kuil Tenryu-ji
📍 Alamat: Sagatenryuji Susukinobabacho 68, Ukyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto 〒616-8385, Jepang
Terdaftar sebagai situs Warisan Dunia, ‘Kuil Tenryu-ji’ adalah kuil terkenal yang wajib dikunjungi saat Anda berada di Arashiyama. Didirikan pada tahun 1339 oleh Ashikaga Takauji, shogun pertama Keshogunan Muromachi, untuk mengenang Kaisar Go-Daigo, kuil Zen Rinzai ini memiliki status yang sangat tinggi sebagai kuil pertama dari Lima Kuil Besar Kyoto.
Daya tarik utamanya adalah ‘Taman Sogenchi’ (Sogenchi Teien) yang ditetapkan sebagai situs bersejarah dan pemandangan indah khusus pertama di Jepang. Taman yang dirancang oleh biksu Zen Muso Soseki, yang juga dikenal sebagai perancang taman ulung, dengan mahir menggunakan teknik ‘shakkei’ (pemandangan pinjaman) untuk menggabungkan Gunung Arashiyama dan Gunung Ogura yang menjulang di belakangnya seolah-olah menjadi bagian dari taman. Saat Anda duduk di beranda Hojo utama dan memandangnya, pepohonan yang terpantul di permukaan kolam, serta skala agung yang memadukan kebesaran alam dan semangat Zen dengan sempurna, akan membuat Anda takjub.
Selain itu, ‘Lukisan Naga Awan’ (Unryu-zu) yang terlukis di langit-langit aula dharma juga wajib dilihat. Teknik ‘happa-nirami’ (tatapan delapan arah) digunakan, di mana naga tersebut tampak memelototi Anda dari sudut mana pun Anda melihat, menciptakan dinamisme dan kekuatan yang luar biasa. Setelah melintasi kompleks Kuil Tenryu-ji, Anda dapat dengan mudah mengakses ‘Hutan Bambu Arashiyama’, menjadikannya spot yang sangat efisien sebagai titik penting dalam rute wisata Anda.
Kimono Forest
📍 Alamat: Sagatenryuji Tsukurimichicho 20-2, Ukyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto 〒616-8384, Jepang
‘Kimono Forest’ yang terletak di dalam Stasiun Arashiyama jalur Randen (Kereta Listrik Keifuku), salah satu gerbang Arashiyama, adalah spot foto yang sangat populer yang memadukan tradisi dan seni modern dengan indah. Di area stasiun, sekitar 600 tiang setinggi sekitar 2 meter yang membungkus kain Kyoyuzen berwarna-warni dengan akrilik berdiri tegak, memberikan sensasi seolah-olah tersesat di hutan kimono yang megah.
Hal yang menyenangkan adalah stasiun ini tidak memiliki gerbang tiket, sehingga siapa pun dapat masuk ke peron dan area stasiun secara gratis tanpa harus naik kereta. Pada siang hari, pola-pola tradisional Jepang yang indah dan berwarna-warni memantulkan cahaya matahari, tetapi keindahan sejatinya muncul di malam hari. Setelah matahari terbenam, lampu LED yang terpasang di dalam tiang-tiang akan menyala, mengubah seluruh area menjadi koridor cahaya yang fantastis dan romantis.
Di dalam area stasiun juga terdapat ‘Kolam Atago Naga’, sebuah tempat spiritual dengan mata air bawah tanah, dan ‘pemandian kaki’ (berbayar) di peron stasiun untuk merilekskan kaki yang lelah. Rencana terbaik adalah mampir di sore hari sebagai penutup wisata Arashiyama, menikmati iluminasi tradisional yang menyala, dan meresapi sisa-sisa perjalanan Anda.
Taman Arashiyama Area Kameyama
📍 Alamat: Sagakame’onocho 6, Ukyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto 〒616-8386, Jepang
‘Taman Arashiyama Area Kameyama’ (nama umum: Taman Kameyama) adalah taman yang kaya akan alam yang terhampar di bagian tenggara Gunung Ogura, setelah melewati Hutan Bambu Arashiyama. Karena lokasinya yang sedikit terpisah dari area sekitar Jembatan Togetsukyo dan pusat Hutan Bambu yang ramai dengan wisatawan, tempat ini dikenal sebagai ‘spot tersembunyi’ di mana Anda dapat menikmati sisi tenang Arashiyama dengan menghindari keramaian.
Tujuan utama di sini adalah anjungan pandang yang terletak di dekat puncak gunung di dalam taman. Anda perlu menaiki tangga atau jalan yang sedikit curam selama sekitar 10-15 menit, tetapi di ujung perjalanan yang melelahkan itu, pemandangan menakjubkan Sungai Hozugawa (Ngarai Hozukyo) yang hijau zamrud mengalir di bawah, serta pegunungan di sekitarnya yang membentuk pemandangan indah, menanti Anda. Jika beruntung, Anda mungkin bisa melihat perahu Hozugawa Kudari atau kereta Torokko Sagano yang berjalan perlahan di lereng gunung seberang.
Terutama pada musim gugur saat dedaunan berubah warna, keindahan ngarai yang diwarnai merah dan kuning menyala sungguh menakjubkan. Di dalam taman juga tersebar makam kremasi Kaisar Go-Saga dan Kaisar Kameyama, serta prasasti puisi Hyakunin Isshu, menjadikannya tempat yang sempurna untuk menikmati jalan-jalan santai di alam sambil merasakan kedalaman sejarah.
Tips dan Trik Menikmati Wisata Arashiyama 120% Serta Menghindari Keramaian
Arashiyama adalah salah satu area paling populer di Kyoto yang menarik wisatawan dari seluruh dunia, sehingga manajemen keramaian sangat mempengaruhi kepuasan perjalanan Anda. Hal terpenting adalah ‘waktu aktivitas’. Destinasi populer seperti Jembatan Togetsukyo, Hutan Bambu Arashiyama, dan Kuil Tenryu-ji akan menjadi sangat ramai setelah pukul 10 pagi. Oleh karena itu, strategi terbaik adalah tiba di Arashiyama antara pukul 7-8 pagi, menikmati pemandangan indah dalam ketenangan, dan selesai mengambil foto.
Selain itu, restoran untuk makan siang juga sangat ramai. Sebaiknya makan siang tepat saat buka pada pukul 11, atau geser waktu makan Anda dan nikmati berbagai jajanan untuk disantap sambil berjalan. Dengan merencanakan rute seperti beristirahat dan menikmati alam di anjungan pandang Taman Kameyama setelah berjalan di hutan bambu, lalu menuju Kimono Forest untuk menikmati iluminasi fantastis saat senja hingga malam, Anda dapat mencakup beragam pesona Arashiyama secara efisien.
Arashiyama, tempat suasana bersejarah, alam yang melimpah, dan seni modern berpadu dengan indah. Karena banyak daya tarik tersebar luas, pastikan Anda memakai sepatu yang nyaman seperti sneaker dan nikmati oasis kota kuno ini sepuas hati Anda.
