Beijing, ibu kota Tiongkok yang memiliki sejarah sekitar 3.000 tahun dan telah menjadi pusat banyak dinasti. Warisan dunia tersebar di seluruh kota, dan skalanya jauh melampaui apa yang kita rasakan di Jepang. Kota ini, tempat napas kuno dan kota metropolitan modern bertemu, benar-benar harta karun daya tarik yang tak henti-hentinya memikat wisatawan.
Namun, tempat-tempat wisata di Beijing semuanya luas, dan cara pemesanan tiket serta aksesibilitas berubah dengan cepat, sehingga penelitian sebelumnya sangat diperlukan. Dalam artikel ini, kami telah memilih dengan cermat 5 destinasi wisata utama yang wajib dikunjungi saat Anda datang ke Beijing, memberikan informasi nyata seperti tempat-tempat menarik yang mendalam yang tidak boleh dilewatkan, serta informasi aksesibilitas terbaru di tahun 2026 ini.
Kota Terlarang (Museum Istana)
📍 Alamat: 4 Jing Shan Qian Jie, Dong Cheng Qu, Bei Jing Shi, Republik Rakyat Tiongkok 100009
Sebagai pusat mutlak pariwisata Beijing, ‘Kota Terlarang’ (sekarang: Museum Istana) dikenal sebagai kompleks bangunan kayu terbesar di dunia. Pembangunannya dimulai pada tahun 1406 oleh Kaisar Yongle dari Dinasti Ming, dan selama sekitar 500 tahun hingga runtuhnya Dinasti Qing, 24 kaisar tinggal di sini, menjadikannya simbol kekuasaan dan sejarah. Luasnya mencapai sekitar 720.000 meter persegi (sekitar 15 kali luas Tokyo Dome) dan dikatakan memiliki sekitar 9.000 kamar.
Tempat menariknya adalah kompleks istana megah, termasuk ‘Balai Harmoni Agung’ (Taihe Dian) tempat upacara penting kenegaraan seperti penobatan kaisar diadakan. Saat berjalan di sepanjang tembok istana yang tak berujung dengan warna merah dan emas serta halaman yang luas, Anda akan kehilangan kata-kata karena skala yang luar biasa, seolah-olah tersesat dalam dunia film ‘The Last Emperor’. Selain itu, di pameran permanen seperti Museum Jam dan Museum Harta Karun, Anda dapat melihat sekilas kemewahan kehidupan keluarga kekaisaran pada masa itu.
Sebagai catatan, Kota Terlarang memiliki pembatasan masuk yang ketat, dan tiket ‘pemesanan di muka melalui WeChat’ adalah wajib mulai 7 hari sebelum tanggal kunjungan. Seringkali terjadi perebutan tiket, dan orang asing terkadang terblokir oleh sistem, jadi jika Anda merasa khawatir, menggunakan agen perjalanan atau tur lokal adalah cara yang paling pasti. Ada juga kasus di mana Anda bisa beruntung membeli tiket di loket pada hari yang sama, tetapi jangan pernah lupa membawa paspor Anda. Karena Anda akan berjalan-jalan selama setengah hari atau lebih, sangat disarankan untuk mengunjungi dengan sepatu kets yang nyaman.
Tembok Besar Badaling
📍 Alamat: Republik Rakyat Tiongkok, Beijing, Distrik Yanqing, Kode Pos: 102112
Tembok Besar, Situs Warisan Dunia yang diimpikan banyak wisatawan untuk ‘dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup’. Di antara tembok-tembok yang membentang lebih dari 21.000 km, ‘Tembok Besar Badaling’ adalah yang paling mudah diakses dari pusat kota Beijing dan sangat populer di kalangan wisatawan. Panorama tembok yang berkelok-kelok seperti naga di sepanjang punggung gunung sungguh menakjubkan. Perasaan pencapaian saat Anda mendaki tangga curam dengan kaki sendiri akan menjadi kenangan seumur hidup.
Cara akses ke Tembok Besar Badaling umumnya adalah dengan menggunakan kereta cepat (kereta berkecepatan tinggi) atau bus langsung. Jika menggunakan kereta cepat, Anda bisa tiba dalam waktu sekitar 40 menit dari Stasiun Qinghe, dan jika dikombinasikan dengan kereta gantung, Anda bisa mencapai titik tertinggi dengan relatif mudah. Sementara itu, banyak wisatawan juga menggunakan bus reguler ‘jalur 877’ yang murah dan pasti, tetapi ada 【PENTING! Informasi Terbaru 2026】 di sini. Dulu, titik keberangkatan jalur 877 adalah Terminal Bus Deshengmen, tetapi sejak Maret 2025, telah dipindahkan ke ‘Stasiun Subway Beitucheng’. Ada banyak informasi lama yang tersebar di internet, jadi pastikan untuk tidak salah.
Di sekitar puncak Tembok Besar, tidak ada penghalang angin, dan seringkali angin kencang bertiup terlepas dari musim. Terutama di musim dingin, suhu bisa mencapai di bawah nol, jadi perlengkapan musim dingin seperti jaket tebal dan sarung tangan adalah wajib. Nikmati pemandangan menakjubkan yang membuat merinding sambil merenungkan sejarah yang tak lekang oleh waktu dengan kecepatan Anda sendiri.
Kuil Langit
📍 Alamat: Republik Rakyat Tiongkok, Beijing, Distrik Dongcheng, Kode Pos: 100061
‘Kuil Langit’ yang terletak di tenggara Kota Terlarang, adalah tempat upacara suci di mana para kaisar Dinasti Ming dan Qing melakukan ‘Jidian (persembahan kepada Langit)’ dan ‘Qigu (doa untuk panen melimpah)’. Dengan luas sekitar 273 hektar, sekitar 4 kali lipat dari Kota Terlarang, tersebar arsitektur indah yang mewujudkan pandangan alam semesta Tiongkok kuno ‘Tianyuan Difang (langit bulat, bumi persegi)’.
Kuil Langit terbagi menjadi ‘Altar Luar’ (Waitan) dan ‘Altar Dalam’ (Neitan) yang merupakan inti, tetapi sorotan kunjungan Anda pasti adalah Altar Dalam. Di antaranya, ‘Qinian Dian’, bangunan melingkar beratap ubin biru tiga tingkat yang dibangun tanpa menggunakan satu pun paku, dan ‘Altar Bundar’ (Huanqiu), platform batu melingkar tempat kaisar berdoa pada hari titik balik matahari musim dingin, adalah pemandangan yang wajib dilihat. Berdiri di ruang yang dihitung secara geometris ini, Anda dapat merasakan suasana khusyuk saat para kaisar pada masa itu berkomunikasi dengan Langit.
Di loket tiket, dijual dua jenis tiket: hanya tiket masuk taman, dan ‘tiket terusan’ yang memungkinkan masuk ke Altar Dalam (termasuk Qinian Dian). Untuk tujuan wisata, pastikan untuk membeli tiket terusan yang mencakup semua tempat terkenal. Selain itu, meskipun taman buka hingga malam, bangunan utama seperti Qinian Dian tutup pada sore hari, jadi pastikan untuk menjadwalkan kunjungan Anda di pagi hari.
Istana Musim Panas
📍 Alamat: Republik Rakyat Tiongkok, Beijing, Distrik Haidian, Kode Pos: 100091
‘Istana Musim Panas’ (Yiheyuan) yang terletak sekitar 15 km di barat laut pusat kota Beijing, adalah taman kekaisaran (royal garden) terbesar di Tiongkok yang dilestarikan dalam bentuk paling lengkap. Dibangun oleh Kaisar Qianlong pada tahun 1750, dan kemudian direkonstruksi oleh Ibu Suri Cixi, penguasa akhir Dinasti Qing, yang menginvestasikan anggaran negara yang sangat besar. Sekitar tiga perempat dari total luasnya ditempati oleh danau buatan raksasa ‘Danau Kunming’, dan skalanya sungguh luar biasa.
Ada banyak tempat menarik, tetapi yang paling terkenal adalah ‘Koridor Panjang’ yang membentang sepanjang 728 meter di sepanjang tepi utara Danau Kunming. Balok-balok koridor beratap terpanjang di dunia ini dihiasi dengan sekitar 14.000 lukisan rumit yang menggambarkan mitologi Tiongkok, sastra klasik, serta bunga dan burung, membuat Anda merasa seolah-olah sedang berjalan di museum sambil berlindung dari sinar matahari. Selain itu, dari ‘Paviliun Wewangian Buddha’ (Foxiang Ge) setinggi sekitar 36,5 meter yang menjulang di lereng Gunung Wanshou, Anda dapat menikmati pemandangan menakjubkan Danau Kunming yang luas dan Jembatan Tujuh Belas Lubang di bawahnya.
Hanya dengan berjalan-jalan di area yang luas ini, Anda membutuhkan waktu setengah hari hingga satu hari penuh. Jika Anda merasa lelah, naik perahu pesiar untuk melihat kompleks istana dari danau juga merupakan salah satu cara mewah dan lokal untuk menikmati. Nikmati sisa-sisa kemewahan yang dicintai Ibu Suri Cixi sambil berjalan-jalan santai.
Taman Beihai
📍 Alamat: 1 Wen Jin Jie, Xianyimen Xi Cheng Qu, Republik Rakyat Tiongkok 100034
‘Taman Beihai’ yang bersebelahan langsung di barat laut Kota Terlarang, adalah taman kekaisaran tertua di dunia yang masih ada, dengan sejarah yang kembali ke masa Dinasti Liao sekitar 1000 tahun yang lalu. Dikatakan bahwa Kubilai Khan, pendiri Dinasti Yuan, membangun Dadu (pendahulu Beijing saat ini) di sekitar tempat ini, dan ada pepatah ‘Ada Beihai terlebih dahulu, baru kemudian Beijing’, menunjukkan hubungan yang tak terpisahkan dengan sejarah Beijing.
Di dalam taman, gaya arsitektur lanskap ‘Satu Kolam Tiga Gunung’ (Ichiki Sansan) yang didasarkan pada filosofi Xianshen (keabadian) telah diterapkan. Simbol utamanya adalah ‘Pagoda Putih’ bergaya Buddhisme Tibet yang menjulang di puncak Pulau Qionghua. Selain itu, ‘Tembok Sembilan Naga’ berwarna-warni yang terbuat dari ubin berlapis kaca, yang dikatakan hanya ada tiga di Tiongkok, juga merupakan tempat yang wajib dikunjungi.
Dibandingkan dengan tempat wisata mega seperti Kota Terlarang, keramaiannya lebih tenang, dan biaya masuknya terjangkau. Jika Anda berkunjung di pagi atau sore hari, Anda akan melihat penduduk setempat berlatih tai chi di tepi danau, memainkan alat musik tradisional, atau menari di lapangan, menciptakan suasana yang sangat tenang dan lokal. Mampirlah setelah mengunjungi Kota Terlarang, beristirahat di bangku tepi danau, dan nikmati suasana di mana keseharian dan sejarah Beijing bertemu – itulah cara menikmati yang cerdas.
Tips Lokal untuk Menikmati Wisata Beijing dengan Cerdas
Tempat-tempat wisata di Beijing ‘memiliki skala yang luar biasa besar’. Meskipun terlihat ‘bersebelahan’ di peta, kenyataannya seringkali membutuhkan puluhan menit berjalan kaki. Oleh karena itu, kunci untuk menjaga stamina adalah membatasi rencana Anda menjadi 2-3 tempat per hari dan beristirahat secara teratur.
Selain itu, digitalisasi di Tiongkok saat ini berkembang pesat, dan meskipun uang tunai tidak sepenuhnya tidak bisa digunakan, pembayaran QR seperti ‘Alipay’ atau ‘WeChat Pay’ adalah metode utama untuk membeli tiket, naik subway, dan berbelanja di warung kecil sekalipun. Sangat disarankan untuk mengunduh aplikasi dan menautkan kartu kredit Anda sebelum berangkat dari Jepang.
Terakhir, di banyak bangunan bersejarah, wisatawan diharuskan ‘menunjukkan paspor asli’ untuk masuk. Jika Anda meninggalkannya di hotel, tragedi penolakan masuk akan menanti, jadi pastikan paspor Anda ada di tas sebelum berangkat untuk tur. Lakukan persiapan matang dan rasakan sejarah dan skala Tiongkok yang megah sepenuhnya!
