Central Market
📍 Alamat: Kuala Lumpur City Centre, 50050 Kuala Lumpur, Malaysia
Jika Anda mencari oleh-oleh di Kuala Lumpur, tempat pertama yang harus Anda kunjungi adalah Central Market (Pasar Seni). Bangunan bergaya Art Deco dengan eksterior biru pastel yang menawan ini sebenarnya adalah fasilitas bersejarah yang dibuka pada tahun 1888 sebagai pasar basah (pasar hasil segar) selama era kolonial Inggris. Meskipun pernah terancam dihancurkan dalam proyek pembangunan kota pada tahun 1980-an, namun berkat upaya Malaysia Heritage Trust, bangunan ini dilestarikan sebagai situs bersejarah dan kini telah berubah menjadi pusat kebudayaan dan kerajinan tangan yang besar.
Interiornya terbagi menjadi area Melayu, Tiongkok, dan India, memungkinkan Anda merasakan keragaman budaya Malaysia sebagai negara multietnis hanya dengan berjalan-jalan. Ruang dalam yang berplafon tinggi dan terang ini dilengkapi dengan AC yang sejuk, menjadikannya oasis bagi para wisatawan untuk menikmati belanja dengan nyaman, terhindar dari panas dan lembap khas Asia Tenggara serta hujan badai.
Ini Dia Malaysia! Oleh-Oleh Lokal Wajib Beli
Daya tarik terbesar Central Market tidak lain adalah banyaknya pilihan oleh-oleh lokal yang kaya. Terutama, ‘sabun gamat’ sangat populer di kalangan wisatawan wanita. Sabun alami ini mengandung ekstrak gamat yang diambil dari sekitar Pulau Langkawi, Malaysia. Sabun ini dikenal memiliki efek pelembap yang sangat baik, membuat kulit ‘lebih kenyal dan kerutan halus menjadi kurang terlihat’, sehingga banyak pembeli berulang. Dikemas secara individual dengan kain batik tradisional Malaysia yang berwarna-warni, tampilannya pun cantik dan sangat cocok untuk oleh-oleh. Harganya sekitar 12 RM (kurang dari Rp 13.000), dan seringkali tersedia set pembelian grosir untuk harga yang lebih murah.
Selain sabun, ‘krim gamat’ juga merupakan produk populer yang tersembunyi. Meskipun memiliki aroma yang khas, krim ini terkenal sangat efektif untuk mengatasi masalah kulit dan kekeringan, jadi bagi Anda yang tidak keberatan dengan aromanya, cobalah.
Untuk oleh-oleh makanan, ‘selai kaya’ yang terbuat dari santan, telur, dan gula yang dimasak hingga kental adalah pilihan klasik. Oleskan mentega dan selai kaya secara melimpah pada roti panggang yang renyah, dan Anda bisa dengan mudah membuat Roti Bakar Kaya khas Malaysia di rumah.
‘Tips Penting’ Saat Membeli Oleh-Oleh Ala Supermarket
Di dalam Central Market, ada juga toko-toko seperti supermarket yang menjual camilan lokal dan minuman instan, serta produk-produk klasik seperti cokelat ‘Beryl’s’ tersedia. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui wisatawan yang ingin berbelanja cerdas.
Yaitu, untuk produk-produk siap saji yang didistribusikan secara nasional seperti ‘OldTown White Coffee’ atau ‘BOH Tea’ (teh khas Malaysia), terkadang lebih murah jika dibeli di ISETAN di dalam Suria KLCC atau supermarket besar di kota, daripada di Central Market. Cara cerdas bagi wisatawan yang mengenal daerah setempat atau penduduk lokal adalah dengan memusatkan anggaran di Central Market untuk kerajinan tradisional, suvenir, atau kemeja batik unik yang hanya bisa ditemukan di sini, sementara barang-barang makanan yang bisa dibeli di supermarket bisa didapatkan di toko-toko besar lainnya.
Di Sela Belanja! Jajanan & Kuliner Lokal Wajib Coba
Central Market bukan hanya tempat belanja, tetapi juga tempat di mana Anda dapat dengan aman dan mudah menikmati makanan lokal. Di lantai dua, terdapat food court dengan harga terjangkau, menyajikan hidangan klasik Malaysia seperti Nasi Lemak (nasi santan) dan Laksa (mie pedas).
Jika Anda mencari pengalaman kuliner yang lebih mendalam, kunjungi kafe yang terletak tepat di sebelah kanan setelah memasuki pintu masuk utama di lantai satu. Rekomendasi utama di sini adalah ‘Cendol Durian’. Ini adalah hidangan tradisional ‘cendol’ – es serut dengan santan dan sirup gula aren, ditambahkan jeli hijau yang diberi warna dari daun pandan – di atasnya diberi topping durian segar! Hebatnya lagi, Anda bisa memilih varietas durian, seperti jenis premium ‘Musang King’ yang terkenal dengan manisnya yang pekat, atau ‘D24’ yang lembut dan sedikit pahit. Ini adalah tempat yang berharga di mana para pecinta durian, dari pemula hingga ahli, dapat menikmati pengalaman pencuci mulut khas lokal yang penuh gairah.
Tips Bermanfaat untuk Wisatawan: Informasi Toilet dan Akses
Terakhir, ada beberapa saran penting tentang cara beraktivitas di lokasi. Interior Central Market sangat bersih, namun penggunaan toilet ‘berbayar (sekitar 0,5 RM)’. Karena ada gerbang di pintu masuk, jangan lupa untuk selalu membawa uang receh (koin) di saku Anda.
Akses ke sana sangat mudah, hanya beberapa menit berjalan kaki dari Stasiun LRT/MRT ‘Pasar Seni’. Di sekitar pasar, terdapat ‘Kwai Chai Hong’ yang populer dengan mural fotogeniknya, ‘Jalan Petaling’ (Pettaling Street) di Chinatown yang ramai, dan ‘Merdeka Square’ (Dataran Merdeka) yang bersejarah, semuanya berdekatan dan dapat dicapai dengan berjalan kaki. Rute yang direkomendasikan untuk menikmati Kuala Lumpur tanpa merasa terlalu lelah adalah dengan menjelajahi area bersejarah di sekitarnya pada pagi hari yang sejuk, kemudian berlindung di Central Market yang ber-AC selama waktu terpanas untuk mencari oleh-oleh dan menikmati cendol.
