5 Destinasi Wisata Wajib di Marseille! Panduan Nyata Menjelajahi Keindahan dan Sejarah Mediterania yang Berkilau

5 Destinasi Wisata Wajib di Marseille! Panduan Nyata Menjelajahi Keindahan dan Sejarah Mediterania yang Berkilau Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Pesona Marseille, Kota Pelabuhan yang Bermandikan Cahaya Matahari Mediterania

Marseille, kota tertua di Prancis dan kota pelabuhan terbesar di Mediterania, telah berkembang pesat. Di kota tempat berbagai budaya berinteraksi ini, laut yang berkilauan biru, bangunan bersejarah, dan suasana yang penuh semangat terus menarik para wisatawan.

Dalam artikel ini, kami telah memilih 5 ‘daya tarik sesungguhnya’ yang tidak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke Marseille. Kami akan menyajikan bukan hanya penjelasan sejarah seperti di buku teks, tetapi juga waktu kunjungan terbaik, spot pemandangan menakjubkan, dan tips nyata untuk menghindari kesalahan di lokasi. Mari kita mulai perjalanan untuk merasakan pesona mendalam Marseille sambil menikmati angin Mediterania!

Basilika Notre-Dame de la Garde

No Image Available

📍 Alamat: Domaine Notre Dame de la Garde, Rue Fort du Sanctuaire, 13006 Marseille, Prancis

Berdiri tegak di atas bukit batu kapur setinggi sekitar 150 meter, ‘Basilika Notre-Dame de la Garde’ yang menawarkan pemandangan 360 derajat kota Marseille adalah sorotan utama dan simbol kota ini. Di puncak basilika yang selesai dibangun pada tahun 1864 ini, terdapat patung Bunda Maria dan Kanak-kanak Yesus raksasa berwarna emas yang berkilauan. Sejak dulu, patung ini sangat dicintai oleh penduduk setempat sebagai ‘Bonne Mère’ (Bunda Suci yang Baik Hati) yang menjaga keselamatan para pelaut yang berlayar.

Begitu Anda melangkah masuk ke dalam katedral, lukisan mosaik emas bergaya Bizantium yang memenuhi langit-langit hingga dinding akan berkilauan dengan mempesona, menyelimuti Anda dalam suasana sakral yang membuat Anda tak bisa berkata-kata. Yang tak boleh terlewatkan adalah ‘model kapal’ yang tak terhitung jumlahnya tergantung dari langit-langit. Ini adalah persembahan dari para pelaut yang selamat dari badai untuk mengungkapkan rasa syukur dan doa mereka, menunjukkan tingkat kepercayaan mendalam yang unik bagi kota pelabuhan Marseille.

Untuk akses, sangat disarankan untuk menggunakan bus mini wisata ‘Petit Train’ yang berangkat dari Pelabuhan Lama. Mendaki jalan sempit dan curam dengan berjalan kaki sangatlah sulit, tetapi dengan Petit Train, Anda bisa dengan mudah mencapai puncak sambil merasakan angin laut. Pemandangan kota Marseille dan Laut Mediterania yang berwarna hijau zamrud dari teras di puncak bukit benar-benar menakjubkan. Karena ini adalah tempat yang sangat populer, kunjungan pertama di pagi hari adalah yang terbaik jika Anda ingin menikmati suasana yang tenang. Perlu diingat, toilet di area ini berbayar (1 Euro), jadi disarankan untuk menyiapkan uang receh sebelumnya.

Katedral Marseille

No Image Available

📍 Alamat: Pl. de la Major, 13002 Marseille, Prancis

Berdiri megah di sepanjang Laut Mediterania dengan kehadirannya yang luar biasa, Katedral Marseille (Katedral Sainte-Marie-Majeure) adalah salah satu gereja termegah di Prancis yang dibangun pada abad ke-19. Ciri khasnya adalah eksterior dengan pola bergaris yang tersusun dari marmer hijau dan putih secara bergantian. Perpaduan gaya Romawi dan Bizantium pada tampilannya melambangkan identitas kota Marseille yang kental dengan nuansa oriental.

Selain dampak dari eksteriornya, area kunjungan interior gratis juga wajib dilihat. Ruangan yang dihiasi dengan dekorasi lengkungan raksasa dan mosaik yang rumit dipenuhi dengan suasana tenang dan agung, memukau setiap pengunjung. Bahkan bagi yang bukan penganut, keindahan ruang tersebut akan secara alami menimbulkan rasa hormat.

Katedral ini terletak di lapangan terbuka di tepi laut, sehingga pada hari cerah, kontras antara langit biru, laut, serta warna putih dan hijau katedral menciptakan momen foto terbaik. Berjarak kaki dari ‘Museum Peradaban Eropa dan Mediterania (MuCEM)’ yang akan dibahas nanti, mengunjunginya secara bersamaan akan lebih efisien. Membeli es krim di toko gelato di sekitar lapangan dan menikmati arsitektur megah sambil merasakan angin laut akan menjadi momen yang sangat membahagiakan selama Anda berada di Marseille.

Museum Peradaban Eropa dan Mediterania (MuCEM)

No Image Available

📍 Alamat: 1 Esp. J4, 13002 Marseille, Prancis

Tiba-tiba muncul di dekat pintu masuk Pelabuhan Lama Marseille, sebuah kubus hitam berenda. Inilah ‘Museum Peradaban Eropa dan Mediterania (disebut juga: MuCEM)’, yang dibuka bertepatan dengan acara ‘Ibu Kota Kebudayaan Eropa’ pada tahun 2013. Arsitektur modern ini, yang dirancang oleh arsitek Prancis Rudy Ricciotti, menarik perhatian dunia sebagai karya seni raksasa itu sendiri.

Meskipun Anda bisa belajar banyak tentang sejarah dan budaya pesisir Mediterania di pameran internal, daya tarik terbesar bagi wisatawan adalah ‘mengalami ruang arsitektur itu sendiri’. Sinar matahari Mediterania yang kuat menembus dinding eksterior beton berjala halus, menciptakan bayangan kompleks dan fantastis di lantai koridor. Karena ekspresinya berubah seiring perubahan sudut cahaya dari pagi hingga sore, Anda bisa mengambil foto yang paling stylish dari sudut mana pun.

Faktanya, Anda dapat mengakses koridor eksterior dan teras atap bangunan ‘secara gratis’ tanpa harus masuk ke ruang pameran. Dari atap, Anda tidak hanya bisa menikmati panorama Laut Mediterania yang menakjubkan, tetapi juga terdapat jembatan penyeberangan udara tipis yang menghubungkan ke ‘Benteng Saint-Jean’, bangunan bersejarah abad ke-17 yang berdekatan. Pengalaman menyeberangi jembatan ini penuh dengan sensasi dan kebebasan. Desain ruang yang dinamis yang menghubungkan masa lalu (benteng) dan masa depan (arsitektur modern) hanya bisa dinikmati di Marseille.

Château d’If

No Image Available

📍 Alamat: Embarcadère Frioul If, 1 Quai de la Fraternité, 13001 Marseille, Prancis

Sekitar 20 menit naik feri dari Pelabuhan Lama Marseille. ‘Château d’If’ (Kastil If) dibangun di sebuah pulau kecil (Pulau If) yang mengapung di Laut Mediterania yang biru pekat. Dibangun sebagai benteng atas perintah Raja François I dari Prancis pada abad ke-16, kemudian ditakuti sebagai penjara yang tak mungkin untuk melarikan diri. Tempat ini menjadi terkenal di dunia sebagai lokasi kisah klasik abadi ‘Count of Monte Cristo’ karya penulis besar Alexandre Dumas.

Kontras antara tembok kastil batu yang anorganik dan kokoh dengan laut hijau zamrud yang jernih di sekitarnya sungguh keindahan yang memukau. Saat Anda mendarat di pulau dan menjelajahi kastil, sel-sel isolasi yang gelap dan sempit masih tersisa seperti aslinya, memungkinkan Anda merasakan keputusasaan dan romansa yang dialami oleh protagonis novel, Edmond Dantès. Teras atap kastil adalah spot pandang yang sangat baik, menawarkan pemandangan kota Marseille dan garis pantai.

Sebagai catatan penting saat berkunjung, terminal feri di Pelabuhan Lama sangat ramai, jadi sangat disarankan untuk memesan tiket secara online daripada mengantre pada hari H. Selain itu, di musim panas, sedikit tempat untuk berlindung dari sinar matahari yang terik, sehingga kacamata hitam, topi, dan tabir surya adalah barang wajib. Karena feri terkadang dibatalkan pada hari-hari dengan ombak tinggi, rencanakan perjalanan Anda pada hari dengan cuaca cerah.

Taman Nasional Calanques

No Image Available

📍 Alamat: 〒13008 Marseille, Prancis

Hanya dengan sedikit menjauh dari hiruk pikuk kota, Anda bisa merasakan keajaiban alam di ‘Taman Nasional Calanques’. Calanque adalah tebing kapur putih yang terlihat di sepanjang pesisir Mediterania, dan teluk sempit panjang yang terbentuk akibat erosi laut. Area yang membentang sekitar 20 km dari Marseille ke timur hingga kota Cassis ini dilindungi sebagai salah satu taman nasional terbaru dan terindah di Prancis.

Ada dua cara utama untuk menikmati keajaiban alam ini. Pertama adalah mendaki dari darat. Berangkat dari daerah Luminy di pinggir kota Marseille, teluk-teluk seperti ‘Calanque de Sormiou’ yang terbentang setelah melewati jalur hutan pinus memiliki keindahan seperti tempat persembunyian rahasia. Jika Anda mendaki, sepatu yang nyaman untuk berjalan seperti sepatu kets dan air minum yang cukup mutlak diperlukan.

Kedua adalah tur perahu (kapal pesiar) dari laut. Dengan naik perahu yang berangkat dari Pelabuhan Lama Marseille atau Cassis yang berdekatan, Anda bisa merasakan pengalaman mendebarkan melihat tebing putih megah yang menjulang vertikal dari permukaan laut, sambil disiram ombak. Ini direkomendasikan bagi mereka yang tidak yakin dengan stamina fisik mereka atau ingin menikmati pemandangan menakjubkan dalam waktu singkat. Perlu dicatat, pada musim panas, akses darat mungkin dibatasi untuk mencegah kebakaran hutan, jadi pastikan untuk memeriksa informasi dari kantor pariwisata Marseille sebelum berkunjung.

[Tips] Informasi Lokal untuk Memaksimalkan Wisata Marseille Anda

Untuk menjelajahi tempat wisata Marseille secara efisien, kuncinya adalah memanfaatkan bus mini wisata ‘Petit Train (Les Petits Trains de Marseille)’ yang berangkat dari Pelabuhan Lama (Vieux-Port). Tiket dapat dengan mudah dibeli di loket Pelabuhan Lama (sekitar 10 Euro), dan Anda bisa bepergian dengan nyaman bahkan ke rute menuju Basilika Notre-Dame de la Garde yang banyak memiliki tanjakan curam. Saat naik, penting untuk mendapatkan tempat duduk di dekat jendela agar bisa melihat pemandangan Laut Mediterania yang indah.

Selain itu, ‘Sabun Marseille’ tradisional adalah suvenir klasik saat berbicara tentang Marseille. Di ‘Museum Sabun Marseille’ yang terletak di sepanjang Pelabuhan Lama, Anda tidak hanya bisa melihat proses pembuatan yang bersejarah, tetapi juga bisa mengikuti pengalaman membuat sabun atau menukar sabun yang indah dengan biaya masuk yang terjangkau hanya beberapa Euro, tanpa perlu membayar ratusan Euro. Jika Anda bingung mencari suvenir di toko-toko di kota, mendapatkan barang-barang lokal berkualitas tinggi di sini adalah pilihan yang paling cerdas. Nikmati Marseille dengan panca indera Anda sambil merasakan angin Mediterania!

タイトルとURLをコピーしました