【Wellington】Mengungkap Alam dan Budaya Selandia Baru! 4 Destinasi Wisata Wajib Kunjungi, dari yang Klasik hingga Tersembunyi

【Wellington】Mengungkap Alam dan Budaya Selandia Baru! 4 Destinasi Wisata Wajib Kunjungi, dari yang Klasik hingga Tersembunyi Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Dikenal sebagai ‘Kota Berangin’, Wellington adalah ibu kota Selandia Baru. Di kota yang ringkas ini, terdapat alam yang masih asri, budaya tradisional Māori, serta industri perfilman kelas dunia yang saling berpadu.

Kali ini, kami telah memilih dengan cermat tempat-tempat wisata yang wajib dikunjungi saat Anda berada di Wellington, baik untuk pelancong jangka pendek maupun jangka panjang. Kami akan memberikan informasi nyata, mulai dari cara menikmati yang klasik, atraksi tersembunyi yang hanya diketahui oleh penduduk setempat, hingga tips menghindari keramaian.

Museum Nasional Selandia Baru (Te Papa Tongarewa)

No Image Available

📍 Alamat: 55 Cable Street, Te Aro, Wellington 6011, Selandia Baru

Te Papa Tongarewa, yang berarti ‘Wadah Harta Karun’ dalam bahasa Māori, adalah museum nasional yang luas, menyimpan seluruh sejarah, alam, dan budaya Selandia Baru. Bangunan berlantai enam ini sangat besar, sehingga Anda bisa menghabiskan sepanjang hari hanya untuk berkeliling. Pengunjung internasional dikenakan biaya masuk 35 Dolar Selandia Baru (berlaku sekitar 48 jam), namun skala dan kualitas pamerannya sepadan dengan harganya.

Salah satu sorotan yang wajib dikunjungi adalah pameran khusus ‘Gallipoli: The Scale of Our War’, yang bertema Pertempuran Gallipoli pada Perang Dunia I. Patung prajurit berukuran 2,4 kali lebih besar dari aslinya, dibuat oleh studio pembuatan film ‘Weta Workshop’ yang akan dibahas nanti, direproduksi secara realistis mulai dari tekstur kulit hingga tetesan keringat, menyampaikan realitas perang dengan kekuatan yang luar biasa. Selain itu, ada banyak pameran interaktif yang dapat dinikmati tidak hanya secara visual, tetapi juga sentuhan dan penciuman, seperti spesimen cumi-cumi kolosal dan sudut pengalaman simulasi gempa bumi.

Bagi Anda yang merasa bingung harus mulai dari mana karena terlalu luas, ‘Tur Pemandu Museum’ resmi sangat direkomendasikan. Pemandu lokal akan menjelaskan poin-poin penting budaya dan sejarah Māori dengan mudah dipahami, sehingga pemahaman Anda tentang Selandia Baru akan semakin mendalam. Museum ini juga dilengkapi dengan kafe dan area istirahat, jadi jika Anda lelah berjalan, jangan ragu untuk beristirahat dan menikmati museum dengan santai selama dua hari.

Wellington Cable Car & Wellington Botanic Garden

No Image Available

📍 Alamat: 280 Lambton Quay, Wellington Central, Wellington 6011, Selandia Baru

Jika berbicara tentang objek wisata klasik di Wellington, ‘Wellington Cable Car’ dengan gerbong merah retro yang menggemaskan adalah jawabannya. Berangkat dari gang belakang Lambton Quay, pusat kota, kereta ini akan naik ke Stasiun Kelburn di puncak dalam waktu sekitar 5 menit. Pertunjukan iluminasi lampu LED yang fantastis saat melewati terowongan juga wajib Anda saksikan.

Setibanya di puncak, jangan lupa untuk berfoto dengan latar belakang pemandangan kota Wellington dan pelabuhan yang indah. Di ‘Museum Cable Car’ yang terletak persis di sebelah observatorium, Anda dapat melihat gerbong kereta gantung kayu yang pernah digunakan dan mesin penarik raksasa, memberikan sensasi seolah-olah Anda kembali ke masa lalu. Dan ini gratis!

Dari sini adalah rute emas yang direkomendasikan oleh penduduk lokal. Cara terbaik untuk menikmati adalah dengan membeli tiket kereta gantung ‘sekali jalan’ saja, dan saat kembali, berjalan kaki menyusuri ‘Wellington Botanic Garden’ yang berdekatan. Di dalam taman yang luas dan bergelombang dengan perbedaan ketinggian 120m, terdapat taman mawar yang indah (Lady Norwood Rose Garden) dan taman Jepang kecil yang mengenang korban bom atom Hiroshima. Nikmati jalan-jalan santai selama sekitar 40 menit hingga 1 jam di jalur hijau yang rimbun sambil mendengarkan kicauan burung, kembali ke pusat kota.

Zealandia Te Māra a Tāne

No Image Available

📍 Alamat: 53 Waiapu Road, Karori, Wellington 6012, Selandia Baru

Ini adalah suaka ekologi perkotaan berpagar penuh pertama di dunia, yang menghidupkan kembali ‘alam Selandia Baru sebelum kedatangan manusia’. Setelah melewati gerbang yang mengingatkan pada Jurassic Park, Anda akan menemukan surga bagi burung-burung liar yang terisolasi dari dunia luar. Tersedia bus antar-jemput gratis dari stasiun atas kereta gantung yang disebutkan sebelumnya, jadi direkomendasikan untuk mengunjungi tempat ini sebagai alternatif jalan-jalan di taman botani.

Di lembah seluas 225 hektar ini, hidup burung-burung liar langka (seperti Takahe dan Kaka) dan reptil purba Tuatara yang disebut fosil hidup, dalam kondisi alami mereka. Di dalam taman, terdapat jalur datar yang ramah disabilitas hingga jalur trekking yang serius, sehingga Anda dapat memilih rute sesuai dengan tingkat kebugaran Anda. Jika lelah berjalan, ada tips rahasia yaitu naik perahu gratis yang melintasi danau untuk menikmati pemandangan tepi air yang tidak terlihat dari jalur pejalan kaki. Ada jadwal pemberian makan burung, jadi jika Anda mengincar waktu tersebut, Anda dapat mengamati burung-burung berkumpul dari dekat.

Untuk pengalaman yang lebih mendalam, ‘Tur Malam’ yang diadakan pada malam hari sangat direkomendasikan. Dengan senter di tangan, Anda akan berjalan di hutan yang gelap, menyaksikan cahaya biru pucat dari ‘Glowworms’, dan jika beruntung, Anda mungkin akan bertemu dengan burung ‘Kiwi’ liar yang berkeliaran mencari makan. Rasakan sensasi kegembiraan ‘mengganggu wilayah hewan’ yang sama sekali berbeda dari kebun binatang di Jepang.

Weta Workshop Experiences

No Image Available

📍 Alamat: 1 Weka Street, Miramar, Wellington 6022, Selandia Baru

Wellington adalah kota yang memiliki industri perfilman yang berkembang pesat, bahkan dijuluki ‘Welliwood’. Pusatnya adalah ‘Weta Workshop’, yang menangani efek khusus dan properti untuk film-film blockbuster Hollywood seperti ‘The Lord of the Rings’ dan ‘Avatar’. Ini adalah tempat di mana Anda bisa menyentuh keajaiban pembuatan film, yang akan membangkitkan semangat bahkan bagi mereka yang bukan penggemar film.

Untuk melihat bagian dalamnya, pemesanan tur berpemandu wajib dilakukan. Dalam tur berbahasa Inggris sekitar 45 menit, Anda dapat melihat dari dekat senjata, baju zirah, dan cetakan riasan khusus berbahan silikon yang rumit yang benar-benar digunakan dalam film. Ada juga sudut di mana Anda bisa mendengar kisah di balik layar dari pemandu dan merasakan berat properti secara langsung, sehingga Anda dapat menikmati sepenuhnya meskipun Anda tidak sepenuhnya memahami bahasa Inggris.

Di akhir tur, dan di toko ‘Weta Cave’ yang terpasang dan gratis masuk, Anda dapat mengambil foto. Anda bisa berfoto dengan patung troll raksasa, atau melihat-lihat merchandise film dan replika unik yang hanya bisa dibeli di sini, sehingga Anda akan semangat mencari oleh-oleh. Lokasinya mudah diakses dengan bus dari pusat kota Wellington, jadi pastikan untuk memasukkannya ke dalam jadwal tur setengah hari Anda.

Tips untuk Menikmati Wisata Wellington 120%

Wellington adalah kota yang sangat ringkas dan mudah dijelajahi dengan berjalan kaki, namun ciri khasnya adalah seringnya hari berangin sepanjang tahun, sehingga dijuluki ‘Windy Wellington’. Saat berjalan-jalan di puncak kereta gantung atau di tepi pantai, sangat disarankan untuk membawa jaket anti angin, bahkan di musim panas.

Selain itu, bus yang menjadi tulang punggung transportasi kota dan shuttle gratis menuju Zealandia seringkali mengalami keterlambatan atau percepatan, jadi sisakan waktu lebih untuk perjalanan. Fasilitas besar seperti Te Papa (Museum Nasional) dapat sengaja dimasukkan ke dalam jadwal Anda sebagai tempat berlindung saat cuaca buruk atau hari berangin kencang, sehingga Anda dapat menikmati kunjungan Anda di Wellington tanpa terpengaruh oleh cuaca.

Photo by Suzi Kim on Unsplash
タイトルとURLをコピーしました