5 Destinasi Wisata Terbaik di Zurich! Rute Klasik Mendalam Menjelajahi Sejarah dan Keindahan Alam yang Memukau

5 Destinasi Wisata Terbaik di Zurich! Rute Klasik Mendalam Menjelajahi Sejarah dan Keindahan Alam yang Memukau Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Zurich, kota terbesar di Swiss dan dikenal sebagai salah satu pusat keuangan terkemuka di dunia. Meskipun memiliki wajah sebagai pusat bisnis modern, namun di tepi Sungai Limmat dan di Kota Tua, jejak-jejak abad pertengahan masih sangat kental, menjadikannya kota yang menawan dengan penemuan baru setiap kali Anda melangkahkan kaki.

Kali ini, kami telah memilih dengan cermat destinasi wisata yang memungkinkan wisatawan dengan waktu terbatas untuk menjelajahinya secara efisien, sekaligus merasakan sejarah dan budaya Zurich secara mendalam. Kami akan menyajikan latar belakang sejarah tersembunyi di setiap tempat dan suasana lokal yang khas, yang sayang sekali jika hanya dilewatkan sebagai spot foto.

Grossmünster

No Image Available

📍 Alamat: Zwinglipl. 7, 8001 Zürich, Swiss

Di tepi timur Sungai Limmat, berdiri megah ‘Grossmünster (Katedral)’ dengan dua menara kembar yang khas. Keberadaannya benar-benar merupakan simbol kota Zurich, yang dapat terlihat dari mana saja saat Anda berjalan-jalan di kota. Bangunan saat ini adalah arsitektur bergaya Romawi yang didirikan sekitar abad ke-12, namun akarnya lebih kuno, dengan legenda yang terkait dengan Kaisar Karel Agung, Kaisar Romawi Suci pertama.

Menurut legenda, saat Kaisar Karel Agung sedang berburu, kudanya berlutut di tempat yang ternyata adalah makam Felix dan Regula, santo pelindung Zurich. Dikatakan bahwa Kaisar memerintahkan pembangunan gereja di tempat ajaib itu. Di gereja bawah tanah (kripta), terdapat patung batu kuno Kaisar Karel Agung yang unik dengan kepala sedikit besar, yang pasti akan membangkitkan romansa sejarah.

Bagian dalamnya adalah ruang yang sederhana dan khidmat dengan sedikit ornamen karena menjadi panggung Reformasi Protestan oleh Zwingli, namun kaca patri modern karya Augusto Giacometti dan lainnya menambahkan warna-warni cerah. Bagi wisatawan yang percaya diri dengan fisik mereka, mendaki ‘Menara Karl’ sangat direkomendasikan. Setelah menaiki sekitar 187 anak tangga spiral yang sempit, pemandangan luar biasa seperti hadiah seumur hidup menanti: atap-atap merah bata Kota Tua, Sungai Limmat yang mengalir di bawah, serta Pegunungan Alpen yang luas dan Danau Zurich di kejauhan.

Fraumünster

No Image Available

📍 Alamat: Münsterhof 2, 8001 Zürich, Swiss

Menyeberangi Jembatan Münster dari Grossmünster, di seberang Sungai Limmat berdiri ‘Fraumünster (Gereja Bunda Maria)’. Ciri khasnya adalah menara langsing berwarna biru kehijauan yang indah, menunjukkan penampilan anggun dan feminin, berlawanan dengan Grossmünster yang kokoh.

Sejarahnya sudah sangat tua, berawal dari biara wanita yang didirikan oleh Raja Ludwig II dari Kerajaan Frankia Timur pada tahun 853 untuk putrinya yang tercinta, Hildegard. Pada Abad Pertengahan, biara ini memiliki kekuasaan besar hingga memiliki hak untuk membuka pasar dan menunjuk wali kota, namun dibubarkan oleh Reformasi Protestan pada abad ke-16 dan berubah menjadi gereja Protestan seperti sekarang.

Daya tarik terbesar gereja ini tidak lain adalah lima kaca patri indah yang dibuat oleh Marc Chagall di masa tuanya. Saat Anda melangkah masuk, Anda akan terbungkus dalam cahaya biru kobalt dan merah yang misterius, yang warnanya berubah lembut tergantung pada sudut cahaya pagi atau sore hari. Jangan lewatkan juga jendela mawar karya Augusto Giacometti yang terletak di sisi utara. Duduklah di bangku di dalam gereja yang tenang dan sakral, meluangkan waktu untuk menenangkan pikiran di ruang tempat sejarah dan seni bertemu, pasti akan menjadi kenangan istimewa selama Anda di Zurich.

Bukit Lindenhof

No Image Available

📍 Alamat: Lindenhof, 8001 Zürich, Swiss

‘Bukit Lindenhof’, yang terletak di tempat yang agak tinggi di Kota Tua, adalah ‘tempat asal’ di mana kota Zurich lahir. Dikatakan bahwa kota ini bermula ketika tentara Romawi kuno membangun benteng sebagai bea cukai (pos pemeriksaan) pada masa sebelum Masehi, dan hingga kini masih tersisa dinding batu yang menunjukkan beratnya sejarah tersebut.

Saat ini, tempat ini telah dikembangkan sebagai taman hijau yang rimbun dengan pohon linden (bodhi) yang ditanam, dan sangat dicintai sebagai tempat rekreasi bagi warga, seperti penduduk lokal yang bermain catur raksasa atau mahasiswa yang bercengkerama di bangku. Dari puncak bukit, Anda dapat memandang aliran tenang Sungai Limmat, Grossmünster di tepi kanan, dan deretan rumah-rumah khas Swiss yang menawan, seolah-olah melihat sebuah lukisan.

Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, tempat ini menjadi sangat terkenal sebagai lokasi syuting drama Korea yang sangat sukses di seluruh dunia, ‘Crash Landing on You’ (seperti adegan pembuka dan pertemuan kembali yang mengharukan). Banyak wisatawan terlihat mengambil foto dengan komposisi yang sama dengan para pemeran drama. Meskipun dalam jarak berjalan kaki dari Stasiun Pusat Zurich, namun karena Anda akan melewati jalan menanjak yang agak curam dan jalan berbatu, yang terbaik adalah mengenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki, seperti sepatu kets.

Museum Nasional Swiss

No Image Available

📍 Alamat: Museumstrasse 2, 8001 Zürich, Swiss

Berdekatan dengan Stasiun Pusat Zurich, ‘Museum Nasional Swiss’ adalah bangunan megah bergaya istana yang seolah keluar dari dongeng. Dibangun pada tahun 1898 oleh arsitek Gustav Gull, dengan memadukan berbagai gaya arsitektur dari abad pertengahan hingga modern, fasilitas ini sendiri sudah merupakan karya seni kelas satu.

Di dalamnya, museum ini memiliki koleksi sejarah dan budaya terbesar di Swiss, memungkinkan Anda mempelajari secara mendalam bagaimana negara Swiss terbentuk, mulai dari artefak kuno, senjata abad pertengahan, furnitur tradisional yang rumit, hingga perkembangan industri Swiss di era modern. Tidak hanya sekadar menampilkan benda-benda lama, berbagai upaya telah dilakukan agar secara visual tidak membosankan, seperti penggunaan video dan pameran di bawah lantai kaca.

Selain itu, kontras dengan gedung baru yang modern yang ditambahkan pada tahun 2016 sangat mengesankan, seolah melambangkan karakter Swiss yang memadukan sejarah kuno dan inovasi. Karena Anda dapat menikmati kunjungan dengan tenang tanpa terpengaruh cuaca, tempat ini juga sangat direkomendasikan sebagai rute wisata di hari hujan.

Polybahn

No Image Available

📍 Alamat: Limmatquai 144, 8001 Zürich, Swiss

Di tengah perjalanan menjelajahi kota, kami sangat merekomendasikan Anda untuk mencoba ‘Polybahn’, kereta gantung merah retro yang merupakan daya tarik khas Zurich. Jalur yang dibuka pada tahun 1889 ini menghubungkan Central (dekat Stasiun Pusat) di kaki bukit dengan Polyterrasse di Universitas ETH Zurich di puncak bukit, menempuh jalur curam sepanjang sekitar 176 meter hanya dalam waktu sekitar 100 detik.

Dulunya sempat terancam ditutup karena kerugian, namun berkat dukungan bank lokal (sekarang UBS), Polybahn berhasil bertahan dan kini beroperasi sebagai sarana transportasi harian bagi warga, dengan sistem otomatisasi terbaru, sambil menggoyangkan bodi kereta yang bernuansa nostalgia. Meskipun merupakan alat transportasi sehari-hari bagi mahasiswa dan penduduk lokal, bagi wisatawan, ini adalah permata tersembunyi yang dapat dinikmati sebagai atraksi kecil.

Kemudahan naik dengan tiket transportasi umum kota Zurich (Zona 10) juga menjadi daya tarik. Setelah tiba di Polyterrasse di puncak bukit, jangan lupa untuk menoleh ke belakang dan menikmati pemandangan di bawah. Pemandangan panorama yang menyegarkan akan terhampar di hadapan Anda, melihat atap-atap yang saling bertumpuk di Kota Tua dan hiruk pikuk kota dari ketinggian.

Tips Lokal untuk Menjelajahi Zurich Lebih Menyenangkan

Destinasi wisata utama di Zurich terkonsentrasi di Kota Tua sekitar Sungai Limmat, menjadikannya kota yang sangat menyenangkan untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Namun, karena banyak jalan berbatu dan tanjakan seperti Bukit Lindenhof, mengenakan sepatu yang nyaman adalah suatu keharusan.

Jika Anda berencana mengunjungi beberapa museum atau galeri seni, atau sering menggunakan trem dan kereta gantung (seperti Polybahn), pertimbangkan untuk membeli ‘Kartu Zurich’ untuk wisatawan. Selain dapat menggunakan transportasi umum tanpa batas di area yang ditentukan, Anda juga akan mendapatkan tiket masuk gratis atau diskon untuk banyak museum (termasuk Museum Nasional), membuat kunjungan Anda di sana jauh lebih nyaman dan ekonomis.

Nikmati ketenangan di gereja-gereja bersejarah, pandanglah pemandangan kota abad pertengahan dari puncak bukit, dan menyatulah dengan kehidupan sehari-hari lokal menggunakan trem dan kereta gantung. Rasakanlah pesona multidimensional khas Zurich ini dengan kelima indra Anda.

タイトルとURLをコピーしました