Petualangan Intelektual di Jimbocho dengan Buku Bekas. Panduan Mendalam untuk Pelancong

Petualangan Intelektual di Jimbocho dengan Buku Bekas. Panduan Mendalam untuk Pelancong Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Meskipun berada di jantung kota Tokyo, sekali melangkah masuk, Anda akan merasa seolah-olah kembali ke era Showa, Taisho, bahkan Edo. Itulah ‘Distrik Toko Buku Bekas Kanda (Jimbocho)’, yang terletak di Chiyoda Ward dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

Pada zaman Meiji, kota ini berkembang sebagai kota pelajar dengan dibukanya banyak sekolah hukum di sekitarnya, dan secara spontan terbentuk untuk memenuhi rasa ingin tahu intelektual mereka. Hingga kini, sekitar 130 toko buku bekas masih berjejer di sini. Ada legenda terkenal (dengan berbagai teori) yang mengatakan bahwa selama serangan udara Tokyo pada Perang Pasifik, militer AS sengaja menghindari pemboman kota ini karena takut akan kehilangan budaya. Begitu pentingnya kota ini, sehingga bangunan bersejarah yang secara ajaib lolos dari kehancuran perang, dan ‘akumulasi pengetahuan’ yang tak terbatas, tetap utuh.

Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan cara menikmati Jimbocho bukan hanya sekadar membeli buku bekas, tetapi sebagai ‘rekreasi intelektual mewah’ bagi para pelancong, bersama dengan toko-toko terkenal yang telah kami pilih dengan cermat.

Distrik Toko Buku Bekas Kanda

Spot Image

📍 Alamat: 2-20-26 Kanda Jinbocho, Chiyoda-ku, Tokyo 101-0051, Jepang

Naikilah tangga Stasiun Jimbocho (Subway) dan melangkahlah ke Jalan Yasukuni, maka Anda akan menemukan labirin buku bekas terbesar di dunia yang diselimuti aroma huruf cetak dan kertas. Sepanjang jalan ini, berjejer toko-toko khusus yang mengkhususkan diri dalam berbagai genre, mulai dari sastra, filsafat, ilmu sosial, hingga subkultur, masing-masing memancarkan individualitas yang luar biasa.

Yang sangat kami rekomendasikan kepada para pelancong adalah banyaknya toko yang menjual ‘peta kuno’. Jika Anda memegang peta kuno yang menggambarkan secara detail perubahan wajah Tokyo dari zaman Edo, Meiji, hingga Taisho, ‘kerangka kota (teori)’ yang tersembunyi di bawah gedung-gedung pencakar langit modern akan muncul dengan jelas. Waktu yang dihabiskan untuk menafsirkan luasnya bekas rumah para daimyo atau jejak saluran air sebelum direklamasi akan menjadi bumbu terbaik untuk memahami secara mendalam sejarah terbentuknya kota Tokyo.

Selain itu, mulai dari keranjang buku seharga 100 yen yang tersusun acak di depan toko, hingga buku-buku langka bernilai puluhan atau ratusan ribu yen di dalam etalase kaca, proses menemukan satu buku unik seperti berburu harta karun itu sendiri dapat dikatakan sebagai rekreasi terbesar di kota ini.

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    03-3293-0161
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: Buka 24 jam
    Selasa: Buka 24 jam
    Rabu: Buka 24 jam
    Kamis: Buka 24 jam
    Jumat: Buka 24 jam
    Sabtu: Buka 24 jam
    Minggu: Buka 24 jam

Isseido Shoten

Spot Image

📍 Alamat: 1-7 Kanda Jinbocho, Chiyoda-ku, Tokyo 101-0051, Jepang

Jika Anda mengunjungi Jimbocho, ‘tempat suci bagi pecinta buku’ yang wajib Anda kunjungi adalah Isseido Shoten. Bangunan ini sendiri merupakan bangunan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai Aset Penting Pembangunan Lanskap Kota Chiyoda.

Karena dua kali tokonya terbakar habis dalam kebakaran besar Kanda pada tahun Taisho ke-2 (1913) dan Gempa Bumi Besar Kanto, gedung ini selesai dibangun pada tahun Showa ke-6 (1931) sebagai bangunan bertingkat modern dari beton bertulang, yang sangat langka di industri buku bekas saat itu. Jika Anda melihat ke atas di pintu masuk utama, Anda akan disambut oleh kaca patri yang indah dengan nama toko terukir dalam huruf emas. Begitu Anda melangkah masuk, lantai marmer di lantai satu, lampu bulat bergaya Art Deco, dan balok-balok plesteran yang tertata rapi menciptakan suasana ketegangan yang tenang dan kepadatan pengetahuan.

Koleksi bukunya yang berpusat pada humaniora, pemikiran, dan filsafat sungguh mengagumkan. Meskipun jauh dari mode atau kemewahan, makna dan sejarah yang terkandung dalam setiap buku bekas terasa sangat kuat. Ruang yang rapi dan elegan untuk memilih buku dengan tenang benar-benar menawarkan waktu mewah bagi orang dewasa.

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    03-3292-0071
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: 10.00–18.30
    Selasa: 10.00–18.30
    Rabu: 10.00–18.30
    Kamis: 10.00–18.30
    Jumat: 10.00–18.30
    Sabtu: 10.00–18.30
    Minggu: Tutup

Yaguchi Shoten

Spot Image

📍 Alamat: 2-5-1 Kanda Jinbocho, Chiyoda-ku, Tokyo 101-0051, Jepang

Didirikan pada tahun 1918 (Taisho ke-7), toko buku veteran ‘Yaguchi Shoten’ menarik perhatian para pelancong dengan pemandangan uniknya di sudut persimpangan, di mana seluruh sisi bangunan adalah rak buku. Bangunan saat ini, yang dibangun pada tahun Showa ke-3 (1928) dari kayu dan mortir, memancarkan keanggunan yang telah bertahan melewati berbagai era.

Pada awalnya, toko ini menjual buku-buku filsafat, namun sekarang menjadi toko khusus untuk film, teater, drama, dan skenario, yang sangat didukung oleh para penggemar film dan profesional teater di seluruh negeri. Di dalam toko, berjejer rapi brosur dan poster film lama, bahkan tanda tangan aktor dan naskah, menjadikannya ruang di mana pecinta film dapat melupakan waktu.

Rak-rak buku yang berjejer di luar toko adalah pemandangan khas Jimbocho, di mana ‘jalanan itu sendiri adalah rak buku’. Selain buku-buku spesialis, Anda mungkin juga menemukan buku-buku dari genre yang tak terduga seperti rakugo atau panduan flora, menjadikannya tempat yang sempurna untuk menikmati pertemuan yang tak terduga.

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    03-3261-5708
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: 10.30–18.30
    Selasa: 10.30–18.30
    Rabu: 10.30–18.30
    Kamis: 10.30–18.30
    Jumat: 10.30–18.30
    Sabtu: 10.30–18.30
    Minggu: 11.30–17.30

KITAZAWA BOOKSTORE

Spot Image

📍 Alamat: 2F, 2-5 Kanda Jinbocho, Chiyoda-ku, Tokyo 101-0051, Jepang

Meskipun berada di distrik toko buku bekas Jepang, ‘KITAZAWA BOOKSTORE’ menawarkan perasaan seolah-olah Anda tersesat di toko buku antik di gang-gang London atau Paris. Didirikan pada tahun 1902 (Meiji ke-35), toko buku bekas asing yang berfokus pada humaniora ini, saat Anda membuka pintu menuju lantai dua gedung, dunia buku-buku asing yang akademis dan megah akan terhampar.

Mulai dari buku saku vintage hingga buku-buku filsafat dan sastra klasik yang indah, buku-buku itu sendiri memancarkan cahaya layaknya karya seni. Banyak turis asing juga berkunjung, dan toko ini selalu diselimuti suasana internasional yang canggih. Bahkan jika Anda tidak bisa membaca bahasa Inggris, Anda dapat menikmati pencarian buku-buku asing kuno yang indah yang ingin Anda jadikan dekorasi interior.

Perlu diketahui, lantai satu bangunan yang sama adalah ‘Book House Cafe’, yang menggabungkan toko buku bergambar khusus dan kafe, tempat Anda dapat menikmati sisa-sisa suasana sambil minum kopi setelah membeli buku-buku asing atau buku anak-anak.

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    03-3263-0011
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: 12.00–17.00
    Selasa: 12.00–17.00
    Rabu: 12.00–17.00
    Kamis: 12.00–17.00
    Jumat: 12.00–17.00
    Sabtu: 12.00–17.00
    Minggu: Tutup

Jimbocho Book Center

Spot Image

📍 Alamat: 1F, 2F, 3F, Iwanami Shoten Annex, 2-3-1 Kanda Jinbocho, Chiyoda-ku, Tokyo 101-0051, Jepang

Ketika Anda lelah setelah mengunjungi banyak toko buku bekas di Jimbocho, kami merekomendasikan ‘Jimbocho Book Center’. Ini adalah fasilitas multifungsi gaya baru yang menggabungkan area penjualan buku Iwanami Shoten dengan kedai kopi dan ruang kerja bersama.

Sambil terpesona oleh deretan Iwanami Bunko yang memenuhi seluruh dinding, Anda dapat menikmati hidangan atau makanan penutup di ‘Pusat Kopi’ yang bersebelahan. Hidangan khasnya adalah ‘Puding Jimbocho Book Center’ yang menggemaskan dengan tampilan persegi berlapis dua. Ini adalah makanan penutup untuk orang dewasa, puding padat gaya lama dengan rasa telur yang kuat, dilapisi karamel pahit yang lezat.

Selain itu, karena toko ini juga merupakan peserta reli stempel Kanda Curry Grand Prix, ‘Katsu Curry’ klasik dengan katsu irisan tipis yang renyah juga wajib dicoba. Di ruangan yang bercampur aroma rempah kari, kopi, dan kertas baru, waktu untuk membuka buku bekas yang baru saja Anda dapatkan adalah momen kebahagiaan khas Jimbocho.

Informasi Fasilitas

  • 📞 Telepon:
    03-6268-9064
  • ⏰ Jam Buka:
    Senin: 09.00–19.00
    Selasa: 09.00–19.00
    Rabu: 09.00–19.00
    Kamis: 09.00–19.00
    Jumat: 09.00–19.00
    Sabtu: 10.00–19.00
    Minggu: 10.00–19.00

Mengapa Toko Buku Bekas Jimbocho Menghadap ke Utara?

Saat berjalan di Jimbocho, Anda pasti akan menyadari satu fakta menarik: ‘Sebagian besar toko buku bekas berjejer di sisi selatan Jalan Yasukuni, dan toko-toko tersebut dibangun menghadap ke utara.’

Sebenarnya, ini adalah puncak dari ‘teori pelestarian’ yang dianut oleh seluruh kota untuk melindungi buku-buku berharga dari kerusakan akibat sinar matahari. Jika toko menghadap ke selatan, sinar matahari langsung akan masuk ke dalam toko, merusak kertas dan tinta buku-buku bekas yang dipajang. Oleh karena itu, dengan menempatkan toko menghadap ‘utara’ di mana sinar matahari tidak langsung masuk, mereka berhasil melindungi warisan budaya yang berharga.

Arsitektur retro yang kental dengan nilai sejarah, para pemilik toko dengan pengetahuan spesialis yang mendalam, dan desain rasional yang terintegrasi di seluruh kota karena kecintaan pada buku. Jimbocho, di mana ‘teori pencarian’ dan ‘sensibilitas perasaan’ menyatu dengan indah, adalah labirin paling mewah di dunia untuk melintasi masa lalu dan masa kini, serta memperbarui kecerdasan Anda. Kenakanlah sepatu yang nyaman, sisakan waktu, dan nikmati penjelajahan sepuasnya.

Photo by ayumi kubo on Unsplash
タイトルとURLをコピーしました