[Terbaru 2026] Destinasi Wisata Wajib di Kaohsiung! 5 Tempat Rekomendasi & Kuliner Lokal yang Harus Dicoba

[Terbaru 2026] Destinasi Wisata Wajib di Kaohsiung! 5 Tempat Rekomendasi & Kuliner Lokal yang Harus Dicoba Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Kaohsiung: Kota di Mana Semangat Taiwan Selatan dan Pesona Kota Pelabuhan Berpadu

Kaohsiung adalah kota terbesar kedua di Taiwan yang memesona dengan iklim hangat sepanjang tahun dan suasana kota pelabuhan yang ramah serta terbuka. Dari Taipei, kota ini dapat dijangkau dengan Kereta Cepat Taiwan (HSR) dalam waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam, memungkinkan perjalanan sehari. Namun, kami sangat merekomendasikan untuk menginap beberapa hari untuk menikmati suasana lokal yang santai.

Dalam beberapa tahun terakhir, LRT (Light Rail Transit) yang menghubungkan seluruh kota telah beroperasi penuh, membuat perjalanan ke area teluk dan tempat-tempat wisata yang sebelumnya sulit dijangkau menjadi jauh lebih nyaman. Dari pusat seni mutakhir yang direnovasi dari bangunan lama, pasar malam yang berdenyut dengan semangat Taiwan tempo dulu, hingga tempat-tempat spiritual yang kaya akan alam dan sejarah, Kaohsiung memiliki banyak sisi yang menarik.

Dalam artikel ini, kami memilih 5 tempat wisata ‘wajib dikunjungi’ bagi wisatawan yang berkunjung ke Kaohsiung. Selain sekadar memperkenalkan tempat-tempat tersebut, kami juga akan menyajikan informasi realistis seperti waktu terbaik untuk berkunjung, kuliner wajib coba yang dicintai penduduk lokal, dan daya tarik mendalam lainnya.

Stasiun Formosa Boulevard: The Dome of Light

No Image Available

📍 Alamat: 800 Taiwan, Kaohsiung City, Sinsing District, Zhongshan 1st Rd, 115號B1

Stasiun MRT Formosa Boulevard bisa dibilang adalah titik awal pariwisata Kaohsiung. Ini bukan hanya sekadar stasiun transportasi, melainkan sebuah ruang seni yang setara dengan museum kelas dunia. Stasiun ini juga dikenal pernah masuk daftar ‘stasiun MRT terindah di dunia’ oleh sebuah surat kabar Inggris.

Saat turun ke concourse lantai B1 di luar gerbang tiket, Anda akan disuguhi pemandangan Kubah Cahaya (The Dome of Light), sebuah kubah kaca patri raksasa berdiameter 30 meter. Karya yang dikerjakan selama 4,5 tahun oleh seniman kaca patri Italia, Maestro Narcissus Quagliata, ini menggunakan 4500 keping kaca untuk menggambarkan sejarah manusia dan siklus kehidupan melalui empat elemen: ‘air, tanah, cahaya, dan api’. Dengan kekayaan warna dan skala yang memukau, banyak wisatawan yang tanpa sadar berhenti dan mengagumi keindahannya di tengah kesibukan penduduk lokal yang berjalan cepat.

Di bawah kubah, pertunjukan cahaya dan musik diadakan beberapa kali sehari. Anda akan beruntung jika waktu Anda bertepatan dengan pertunjukan, namun bahkan di luar jam pertunjukan, Anda masih bisa menikmati proyeksi video yang ditampilkan di lantai. Selain kaca patri di bawah tanah, perhatikan juga pintu keluar stasiun saat Anda naik ke permukaan. Bangunan kaca yang dirancang oleh arsitek Jepang Shin Takamatsu dengan motif ‘gassho’ (kedua tangan disatukan dalam doa) itu sendiri merupakan landmark yang menarik perhatian.

Pasar Malam Liuhe

No Image Available

📍 Alamat: Liuhe 2nd Rd, Sinsing District, Kaohsiung City, Taiwan 800

Berlokasi sangat strategis, hanya beberapa langkah dari pintu keluar 11 Stasiun Formosa Boulevard, adalah ‘Pasar Malam Liuhe’. Ini adalah pasar malam wisata terkemuka di Kaohsiung yang juga mempertahankan suasana lokal yang kental, surga kuliner. Meskipun deretan warung berjejer di kedua sisi jalan, lebar jalan yang dijadikan area pejalan kaki sangat luas, sehingga tidak terasa sesak seperti pasar malam lainnya. Hal ini menjadi daya tarik utama, memungkinkan wisatawan, bahkan yang membawa kereta bayi atau anak-anak, untuk menikmati wisata kuliner dengan santai.

Sebagai pasar malam di kota pelabuhan Kaohsiung, banyak warung seafood yang menyajikan udang, tiram, dan cumi goreng segar. Dan, kuliner lokal yang wajib Anda coba adalah ‘Ba-wan’. Ba-wan dikatakan sebagai model makanan misterius yang muncul di film ‘Spirited Away’. Di Taiwan Utara, gaya ‘digoreng’ lebih umum, sementara di sini, di Kaohsiung dan wilayah selatan lainnya, gaya ‘dikukus’ yang biasa. Kulitnya yang kenyal dan empuk berisi isian daging, dan rasanya sangat lezat ketika dinikmati dengan saus manis-gurih serta bawang putih. Warung-warung populer terkadang menggunakan sistem tiket antrean, jadi jangan ragu untuk memesan jika Anda menemukannya. Untuk membersihkan mulut, ‘Susu Pepaya’ yang kental, minuman klasik pasar malam Taiwan, sangat cocok.

Para penjual di warung mungkin tidak bisa berbahasa Jepang, tetapi mereka sangat ramah dan berusaha keras berkomunikasi menggunakan isyarat atau bahasa Inggris. Pasar mulai ramai setelah pukul 18:00 sore. Ada meja dan kursi bersama yang diletakkan di tengah jalan, jadi Anda bisa membawa makanan dari berbagai warung dan bersulang dengan bir Taiwan untuk malam yang sempurna.

Pagoda Naga dan Harimau

No Image Available

📍 Alamat: No. 9號, Liantan Rd, Zuoying District, Kaohsiung City, Taiwan 813

Danau Lotus (Lianchihtan), yang terletak di area Zuoying, sedikit di luar pusat kota Kaohsiung, adalah salah satu tempat spiritual terkemuka di Kaohsiung, dengan kuil-kuil Tao yang berwarna-warni dan paviliun bergaya Tiongkok yang berjejer di tepi danau besar. Simbol Danau Lotus ini adalah ‘Pagoda Naga dan Harimau’, dua pagoda kembar yang menjulang di atas air.

Setelah renovasi besar-besaran yang berlangsung lama, pagoda ini telah selesai pada tahun 2025 dan pada tahun 2026 telah kembali dalam kondisi cantik dengan warna yang cerah. Aturan utama di sini adalah ‘masuk dari mulut Naga dan keluar dari mulut Harimau’. Di Taiwan, naga dipercaya sebagai hewan paling baik hati, dan harimau sebagai hewan paling buas. Dengan mengikuti urutan ini saat menjelajahi bagian dalam, diyakini bahwa ‘dosa dan bencana sebelumnya akan disucikan dan berubah menjadi keberuntungan’. Pastikan untuk tidak salah masuk dari mulut harimau. Cerita-cerita Buddha dan Tao yang digambarkan dengan warna-warni cerah di dinding bagian dalam (seperti anekdot tentang bakti anak) juga sangat menarik.

Setelah menaiki tangga hingga ke lantai atas pagoda, pemandangan indah seluruh Danau Lotus akan menyambut Anda bersama angin sejuk. Pada siang hari, tempat ini sangat ramai dengan wisatawan, dan karena sedikitnya tempat berteduh dari terik matahari Taiwan Selatan yang kuat, waktu terbaik untuk berkunjung adalah segera setelah buka sekitar pukul 08:00 pagi. Nikmati jalan-jalan santai di tepi danau selagi masih sejuk, dan rasakan pemandangan eksotis khas Taiwan, termasuk Paviliun Musim Semi dan Musim Gugur serta Paviliun Wuli yang mengapung di danau.

Pier-2 Art Center

No Image Available

📍 Alamat: No. 1號, Dayong Rd, Yancheng District, Kaohsiung City, Taiwan 803

‘Pier-2 Art Center’ adalah pusat budaya Kaohsiung yang terletak di sepanjang pantai Pelabuhan Kaohsiung, di mana sekelompok gudang tua yang digunakan sejak masa penjajahan Jepang hingga pasca-perang telah direnovasi. Saat ini, seni dinding raksasa dan objek luar ruangan unik karya seniman domestik maupun internasional tersebar di seluruh area, menjadikannya ‘spot Instagramable’ yang sangat populer di kalangan anak muda dan wisatawan.

Area yang luas ini terbagi menjadi tiga zona besar, dan di dalam gudang-gudang tersebut terdapat toko-toko barang desain yang trendi, kafe, galeri, bahkan pabrik bir mikro sebagai penyewa. Kontras antara bata merah kokoh dan pintu besi berkarat yang mempertahankan jejak industri masa lalu dengan seni pop modern menciptakan suasana unik yang hanya bisa dinikmati di tempat ini.

Jalur LRT (Light Rail Transit) melintasi area ini, sehingga menikmati pemandangan trem yang bergerak perlahan di antara rumput dan seni sambil berjalan-jalan juga menjadi salah satu daya tarik. Namun, area ini memiliki sedikit tempat teduh, dan berjalan-jalan di bawah terik matahari bisa menguras energi lebih dari yang dibayangkan. Jangan lupa membawa payung atau topi, serta sering minum air. Mengunjungi saat senja ketika sinar matahari mereda, dan bersantai di kafe trendi sambil merasakan angin laut, adalah cara cerdas menikmati tempat ini yang direkomendasikan penduduk lokal.

Bekas Konsulat Inggris di Takao

No Image Available

📍 Alamat: No. 20號, Lianhai Rd, Gushan District, Kaohsiung City, Taiwan 804

‘Bekas Konsulat Inggris di Takao’ berdiri tenang di atas bukit kecil Sizihwan, di pintu masuk Pelabuhan Kaohsiung. Dibangun pada tahun 1879, bangunan ini adalah bangunan bergaya Barat tertua yang masih ada di Taiwan. ‘Takao’ adalah nama lama Kaohsiung, dan bangunan ini merupakan warisan budaya berharga yang menceritakan tentang masa kejayaan kota pelabuhan sebagai pusat perdagangan Barat pada waktu itu.

Daya tarik terbesar konsulat ini adalah pemandangan panorama yang bisa dilihat dari atas bukit. Anda harus menaiki sekitar 140 anak tangga yang curam dari kaki bukit, tetapi setelah napas terengah-engah, Anda akan disambut dengan pemandangan indah gedung-gedung modern Kaohsiung, kapal-kapal besar yang lalu-lalang, dan laut luas yang tak berujung. Terutama jika Anda berkunjung saat matahari terbenam, Anda dapat menyaksikan matahari terbenam yang mengharukan di laut Sizihwan, menjadikannya tempat kencan romantis yang populer.

Di dalam gedung, yang ditandai dengan koridor bata merah yang anggun, terdapat pameran arsip sejarah, serta kafe otentik ‘Classical Rose Garden Tea & Art’. Anda bisa menikmati teh sore klasik ala Inggris di tengah furnitur antik atau di teras dengan pemandangan indah, seolah-olah Anda kembali ke masa 100 tahun yang lalu.

[Tips] Saran Lokal untuk Menikmati Kaohsiung 120%

Kaohsiung, yang terletak lebih jauh ke selatan dibandingkan Taipei, memiliki iklim yang sangat hangat hingga Anda bisa mengenakan lengan pendek bahkan di musim dingin. Namun, kelembaban dan terik matahari di musim panas (Mei-Oktober) sangat intens. Untuk wisata di luar ruangan (terutama Danau Lotus dan Pier-2 Art Center) pada siang hari, sebaiknya kunjungi pada pagi atau sore hari. Pada tengah hari yang paling panas, mendinginkan diri di kafe, museum, atau pusat perbelanjaan adalah gaya dasar penduduk lokal Taiwan untuk menghindari kelelahan.

Selain itu, untuk transportasi di kota Kaohsiung, mulai dari MRT (kereta bawah tanah), LRT (light rail), hingga feri dan sepeda sewaan, semuanya dapat digunakan dengan lancar hanya dengan satu kartu IC transportasi seperti ‘EasyCard’ atau ‘iPASS’. Anda dapat dengan mudah membeli dan mengisi ulang di loket stasiun atau minimarket, jadi pastikan untuk mendapatkannya segera setelah tiba. LRT khususnya, direkomendasikan untuk dicoba sebagai atraksi wisata karena Anda bisa menikmati pemandangan kota sambil berkeliling.

Kaohsiung, di mana kenyamanan kota besar dan suasana santai khas tropis hidup berdampingan. Dengan titik-titik yang kami perkenalkan kali ini sebagai panduan, temukan toko atau pemandangan favorit Anda sendiri, dan nikmati perjalanan ke Taiwan yang tak terlupakan.

Photo by Ricky LK on Unsplash
タイトルとURLをコピーしました