Menjelajahi Ximending, ‘Harajuku Taiwan’, Lebih Dalam! Tempat Wisata Wajib Kunjung dan Jejak Sejarahnya

Menjelajahi Ximending, ‘Harajuku Taiwan’, Lebih Dalam! Tempat Wisata Wajib Kunjung dan Jejak Sejarahnya Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Apa Daya Tarik Sebenarnya ‘Ximending’, Garda Depan Budaya Taiwan?

Terletak di Distrik Wanhua, Kota Taipei, ‘Ximending (シーメンディン)’ adalah distrik perbelanjaan yang ramai, sering disebut sebagai ‘Harajuku Taiwan’ atau ‘Shibuya Taipei’. Di sini, tren fashion terbaru, seni jalanan, dan kuliner kaki lima berpadu, selalu dipenuhi oleh kaum muda dan wisatawan dari seluruh dunia.

Namun, daya tarik Ximending tidak hanya terbatas pada aspek ‘kota anak muda’ semata. Jelajahi sedikit gang-gangnya, Anda akan menemukan bangunan bersejarah dari bata merah yang dibangun selama masa pendudukan Jepang, serta sisa-sisa kuil, bahkan monumen pelangi yang melambangkan Taiwan sebagai negara Asia pertama yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Keragaman dan lapisan sejarah yang dalam hidup berdampingan di sini.

Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan pilihan tempat wisata yang wajib dikunjungi di area Ximending yang terlalu sayang jika hanya dilewati begitu saja. Kami akan membahasnya secara mendalam, tidak hanya dengan penjelasan standar buku teks, tetapi juga semangat lokal, waktu kunjungan terbaik, dan latar belakang sejarah yang belum banyak diketahui.

Area Pejalan Kaki Ximending

No Image Available

📍 Alamat: No. 9, Lane 50, Hanzhong St, Wanshou Village, Wanhua District, Taipei City, Taiwan 108

‘Area Pejalan Kaki Ximending’ inilah yang menjadi jalan utama wisata Ximending. Saat berjalan-jalan di sini, Anda akan melihat banyak wisatawan menikmati kuliner jalanan dengan boba milk tea, ayam goreng besar, atau mie sapi hangat di tangan mereka. Pada malam hari kerja dan akhir pekan, pertunjukan musik jalanan dan pertunjukan seni sering diadakan, dan seluruh area diselimuti suasana meriah seperti festival.

Terdapat toko pakaian trendi, toko karakter, bahkan area perbelanjaan yang menjual barang elektronik bekas, menciptakan daya tarik ‘chaos’ yang dapat dinikmati tidak hanya oleh kaum muda tetapi juga oleh semua kalangan usia. Selain itu, area ini juga merupakan ‘surga’ seni jalanan, dengan kontras antara grafiti di dinding dan bangunan bata tua yang wajib dilihat. Faktanya, ini juga merupakan lokasi syuting video musik untuk lagu ‘Pretender’ dari band populer Jepang, Official HIGE DANdism, menjadikannya tempat ziarah yang tak boleh dilewatkan bagi para penggemar.

Banyak toko buka hingga larut malam, sehingga Anda dapat menikmati suasana seperti pasar malam. Namun, meskipun ini adalah zona pejalan kaki, kendaraan seperti mobil dan sepeda motor terkadang masuk pada jam-jam tertentu, jadi jangan terlalu asyik berfoto atau mencicipi makanan, dan tetap perhatikan lalu lintas di sekitar Anda saat menjelajah.

Gedung Merah Ximen

No Image Available

📍 Alamat: No. 10, Chengdu Rd, Ximen Village, Wanhua District, Taipei City, Taiwan 108

Sebagai landmark Ximending yang memancarkan kehadiran luar biasa, ‘Gedung Merah Ximen’ adalah bangunan bata merah yang indah. Terlihat seperti Stasiun Tokyo dari kejauhan, bangunan ini dibangun pada tahun 1908 selama masa pendudukan Jepang sebagai pasar umum pertama di Taiwan. Dirancang oleh arsitek Jepang, Kondo Juro, yang aktif di Biro Pekerjaan Umum Pemerintah Jenderal Taiwan, bangunan ini memiliki desain yang sangat langka dalam sejarah arsitektur Timur dan Barat, dengan bagian pintu masuk berbentuk ‘oktagonal (harapannya orang-orang berkumpul dari delapan arah)’ dan bagian pasar di belakangnya berbentuk ‘salib’.

Setelah perang, bangunan ini menjadi tempat hiburan bagi kaum muda sebagai bioskop (Teater Honglou) dan diakui sebagai monumen kuno pada tahun 1997. Pada tahun 2000, bangunan ini mengalami tragedi kebakaran, dan jejak-jejak kebakaran hebat masih terlihat menghitam di sambungan antara bangunan salib dan oktagonal, menceritakan sejarah kerasnya secara diam-diam. Setelah renovasi besar-besaran, kini bangunan ini telah bertransformasi menjadi pusat penting bagi ‘Wenchuang (Industri Kreatif Budaya)’ Taiwan.

Di dalam toko pilihan di gedung ini, berjejer rapi berbagai barang dan aksesoris retro-modern yang stylish karya desainer muda Taiwan, menjadikannya tempat yang sempurna untuk mencari oleh-oleh unik. Selain itu, sebagai simbol keragaman masyarakat Taiwan, toilet di gedung ini tidak hanya terpisah untuk pria dan wanita, tetapi juga dilengkapi dengan ‘toilet tanpa gender’ yang dapat digunakan oleh siapa saja. Di sekitarnya juga terdapat banyak kafe dan bar terbuka, sehingga pada malam hari Anda dapat menikmati minuman sambil mengagumi bangunan bata merah yang indah yang diterangi lampu.

6 Hao Cai Hong (Pelangi 6)

No Image Available

📍 Alamat: No. 116, No. 120, Hanzhong St, Ximen Village, Wanhua District, Taipei City, Taiwan 108

Tepat di kaki Anda, begitu keluar dari Pintu Keluar 6 Stasiun MRT Ximen, terbentang ‘6 Hao Cai Hong (Pelangi Enam)’, spot foto yang sedang viral di media sosial. Seni jalanan ini, yang menggambarkan kata ‘TAIPEI’ dengan warna pelangi yang cerah di jalan, lahir untuk memperingati legalisasi pernikahan sesama jenis oleh Taiwan pada tahun 2019, menjadikannya negara Asia pertama yang melakukannya. Ini adalah tempat simbolis yang dengan kuat menunjukkan ‘toleransi terhadap keberagaman’ dan ‘penghargaan terhadap hak asasi manusia dan kesetaraan gender’ yang dimiliki oleh kota Ximending.

Meskipun hanya bagian dari persimpangan, warna-warnanya yang pop dan cerah sangat cocok untuk berfoto, dan selalu ada banyak kaum muda serta wisatawan yang asyik berswafoto dengan smartphone mereka. Karena terletak di jalan dengan lalu lintas kendaraan, Anda perlu memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar saat mengambil foto. Karena seringkali sangat ramai dari siang hingga malam sehingga sulit mendapatkan komposisi yang diinginkan, jika Anda ingin mendapatkan foto yang jernih dan Instagrammable, sangat disarankan untuk berkunjung pada pagi hari sebelum jam sibuk (sekitar pukul 8-9 pagi).

Lapangan Kuil Nishi Honganji

No Image Available

📍 Alamat: No. 174, Section 1, Zhonghua Rd, Xinqi Village, Wanhua District, Taipei City, Taiwan 108

Sedikit menjauh dari keramaian Ximending, muncul sebuah ruang sunyi seolah waktu berhenti. Itulah ‘Lapangan Kuil Nishi Honganji’. Ini adalah situs bekas Cabang Taiwan dari aliran Jodo Shinshu Honganji-ha (Kuil Nishi Honganji) yang pembangunannya dimulai pada tahun 1922 selama masa pendudukan Jepang. Pada masa itu, kuil ini memiliki bangunan keagamaan kayu terbesar di Taiwan, tetapi banyak bangunan, termasuk aula utama, hancur terbakar akibat kebakaran pada tahun 1975 pasca perang.

Setelah itu, melewati masa ketika barak-barak (眷村, juàncūn) didirikan oleh orang-orang yang datang dari daratan utama, area ini mengalami pengembangan dan restorasi besar-besaran sejak tahun 2000-an. Meskipun kuilnya sendiri sudah tidak ada, sisa-sisa bangunan seperti ‘Menara Lonceng’ yang megah, ‘Tangga Batu’ yang menjadi fondasi aula utama, dan ‘Rinbanjo (tempat tinggal kepala biksu)’ yang masih tersisa dari masa itu kini dilestarikan dan menjadi taman tempat rekreasi bagi penduduk setempat.

Di dinding lapangan terdapat plakat batu dan museum yang menjelaskan sejarah kompleks Taiwan, memungkinkan Anda merasakan perjalanan Taiwan dari masa pendudukan Jepang hingga gejolak pasca perang. Kontras antara suasana rumah Jepang dan romansa sejarah yang dapat dinikmati tepat di samping Ximending yang modern, terus menarik banyak wisatawan. Omong-omong, toilet di area ini bergaya Jepang tetapi dapat digunakan secara gratis, menjadikannya tempat istirahat yang berguna selama wisata.

Tips Mendalam untuk Menikmati Wisata Ximending

Untuk menikmati Ximending 120%, kami akan memperkenalkan beberapa tips nyata yang harus diketahui oleh wisatawan.

Waspadai Jebakan Jajanan Kaki Lima

Ximending memiliki banyak warung dan kios jalanan yang menarik, tetapi Anda perlu sedikit berhati-hati dengan ‘penjual buah potong’ di pinggir jalan. Meskipun godaan semangka dingin di hari yang panas sangat besar, ada kasus di mana harga yang diminta sangat tinggi dibandingkan dengan biaya hidup, seperti hampir 900 yen Jepang (sekitar 180 NTD) untuk penjualan berdasarkan timbangan. Lebih aman untuk mengisi perut dengan mie sapi (sekitar 160 NTD) atau xiaolongbao yang murah dan lezat, dan membeli makanan manis di toko yang harga-nya tertera jelas.

Kondisi Toilet dan Barang Bawaan

Di fasilitas lama atau toilet stasiun di Taiwan, masih banyak tempat yang tidak menyediakan tisu toilet, atau memiliki aturan untuk membuang tisu ke tempat sampah daripada menyiramnya. Toilet ‘gender-neutral’ yang bersih di Gedung Merah Ximen adalah pengecualian, tetapi sangat disarankan untuk selalu membawa tisu saku atau tisu basah sebagai antisipasi.

Perbedaan Suasana Kota Berdasarkan Waktu

Ximending memiliki sisi ‘kota malam’ yang kuat, dan sebagian besar toko tutup jika Anda datang pada pagi hari. Jika tujuan utama Anda adalah berbelanja, kunjungan terbaik adalah dari siang hingga sore. Jika Anda ingin menikmati kuliner jalanan dan hiruk pikuk neon, waktu terbaik adalah setelah pukul 19:00 saat pasar malam mulai ramai. Sebaliknya, untuk berfoto di 6 Hao Cai Hong atau menikmati jalan-jalan sejarah yang tenang di Lapangan Kuil Nishi Honganji, lakukan pada pagi hari ketika orang tidak terlalu ramai. Membagi tujuan berdasarkan waktu kunjungan adalah cara cerdas untuk berkeliling.

タイトルとURLをコピーしました