Pendahuluan: Perjalanan Merasakan Sejarah dan Masa Kini Hiroshima
Prefektur Hiroshima, yang dikunjungi banyak wisatawan tidak hanya dari Jepang tetapi juga dari seluruh dunia. Di sana, terdapat perpaduan antara doa untuk perdamaian yang tak boleh dilupakan, serta keindahan alam dan budaya yang telah berkembang selama sejarah panjang.
Dalam artikel ini, kami telah memilih dengan cermat destinasi wisata di Prefektur Hiroshima yang ‘wajib dikunjungi’ oleh para pelancong. Tidak hanya terbatas pada penjelasan sejarah, kami juga akan mengulas secara mendalam suasana yang dirasakan oleh penduduk setempat, waktu terbaik untuk menemukan pemandangan terindah, serta teknik praktis untuk menghindari keramaian dan menikmati kunjungan dengan nyaman.
Kubah Bom Atom
📍 Alamat: 1-10 Otemachi, Naka Ward, Hiroshima, 730-0051, Jepang
Kubah Bom Atom, yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, saat ini menjadi saksi bisu tragedi senjata nuklir dan ikrar perdamaian. Awalnya dirancang oleh arsitek Ceko Jan Letzel dan dibuka pada tahun 1915 sebagai ‘Gedung Pameran Produk Prefektur Hiroshima’ (kemudian menjadi Gedung Promosi Industri Prefektur Hiroshima), bangunan ini merupakan arsitektur bergaya Barat modern yang sangat langka pada masanya.
Seperti yang banyak diceritakan dalam ulasan, berbeda dengan melihatnya melalui video atau foto, berdiri di hadapan bangunan ini akan membuat Anda merasakan ketenangan, beban, dan keberadaan yang luar biasa. Karena tidak dapat masuk ke dalam, Anda akan berjalan mengelilingi dan melihatnya dari luar, tetapi ekspresi bata dan rangka baja yang tersisa akan sangat berbeda tergantung sudut pandang, jadi pastikan untuk berjalan perlahan mengelilinginya.
Penampilannya yang berdiri tegak di bawah langit biru siang hari akan terukir di benak Anda, tetapi pada malam hari, bangunan ini diterangi oleh cahaya lembut, menciptakan suasana yang lebih khusyuk dan hening.
Taman Peringatan Perdamaian
📍 Alamat: 1 Nakajima-cho, Naka Ward, Hiroshima, 730-0811, Jepang
Taman Peringatan Perdamaian, yang berdekatan dengan Kubah Bom Atom, adalah ruang yang dirancang dengan perhitungan cermat oleh arsitek kelas dunia, Kenzo Tange. Saat berjalan di taman, ‘sumbu lurus’ adalah hal yang tidak boleh Anda lewatkan. Jika Anda melewati bagian bawah gedung utama museum, Monumen Peringatan Korban Bom Atom, dan Kubah Bom Atom akan terlihat tepat sejajar di dalam lengkungannya.
Tempat yang terawat indah ini, sebelum pengeboman, adalah salah satu distrik perbelanjaan paling ramai di Hiroshima (distrik Nakajima) dengan bioskop, penginapan, dan rumah-rumah, tempat kehidupan sehari-hari masyarakat berlangsung. ‘Lampu Perdamaian’ yang terus menyala di taman akan terus membara hingga senjata nuklir menghilang dari muka bumi.
Jika Anda berkunjung di pagi hari, Anda dapat menemukan pemandangan pagi yang tenang, dengan penduduk setempat melakukan senam radio atau burung pipit yang mendekat. Fakta bahwa kehidupan sehari-hari yang dulu direnggut dalam sekejap kini telah kembali, akan membuat Anda merasakan betapa berharganya perdamaian.
Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima
📍 Alamat: 1-2 Nakajima-cho, Naka Ward, Hiroshima, 730-0811, Jepang
Setelah direnovasi pada tahun 2019, Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima telah bertransformasi menjadi pameran yang berfokus pada ‘pengalaman individu,’ seperti peninggalan dan kesaksian para korban bom atom. Biaya masuknya hanya 200 yen, tetapi pelajaran yang bisa didapatkan di sini tak ternilai harganya. Banyak sekali wisatawan asing yang berkunjung, dan mereka semua dengan serius menghadapi pameran.
Ada beberapa hal penting yang harus diketahui wisatawan. Dalam beberapa tahun terakhir, karena banyaknya pengunjung, sering terjadi ‘antrean panjang hanya untuk membeli tiket’ dan ‘sulit membaca pameran karena kerumunan’. Oleh karena itu, jika tanggal kunjungan Anda sudah pasti, pastikan untuk ‘membeli tiket dan membuat reservasi terlebih dahulu secara online’.
Secara khusus, slot pagi (07:30-08:30) dan sore (17:30-18:30) yang diperpanjang jam operasionalnya merupakan ‘slot reservasi (terbatas)’ yang memungkinkan Anda untuk melihat pameran dengan lebih tenang dan mendalam. Oleh karena itu, menargetkan waktu ini adalah cara paling cerdas untuk berkunjung.
Shukkeien
📍 Alamat: 2-11 Kaminoboricho, Naka Ward, Hiroshima, 730-0014, Jepang
Setelah merasakan beban sejarah di area Taman Peringatan Perdamaian, saatnya untuk menenangkan hati sejenak. ‘Shukkeien’ adalah tempat penyembuhan tersembunyi yang memungkinkan Anda melupakan hiruk pikuk kota, meskipun berada di pusat kota Hiroshima.
Dibangun pada tahun 1620 (Genna 6) sebagai taman vila oleh Asano Nagaakira, penguasa pertama Domain Hiroshima, dengan Ueda Soko, seorang panglima perang yang juga terkenal sebagai master upacara teh, sebagai perancangnya. Dikatakan bahwa taman ini diciptakan dengan memperkecil pemandangan Danau Barat di Tiongkok, dan memiliki sejarah dinamai oleh cendekiawan Konfusianisme, Hayashi Razan. Meskipun pernah mengalami kerusakan parah akibat bom atom, taman ini telah dipulihkan selama bertahun-tahun.
Dengan ‘Kolam Takuei’ yang luas di tengah taman dan ‘Jembatan Kokokyo’ yang melengkung indah sebagai pusatnya, Anda dapat menikmati tanaman musiman saat berjalan di jalur taman yang berkeliling. Duduk di bangku dan hanya melihat ikan koi berenang dengan santai, Anda akan merasakan kelelahan perjalanan hilang begitu saja. Destinasi ini juga mudah diakses dari Stasiun Hiroshima, cocok untuk singgah di waktu luang.
Tomonoura
📍 Alamat: Tomo-cho Tomo, Fukuyama, Hiroshima, 720-0201, Jepang
Pergi ke timur dari Kota Hiroshima, menuju ‘Tomonoura’ di Kota Fukuyama. Ini adalah kota pelabuhan yang penuh romansa, dikenal sebagai ‘pelabuhan penunggu pasang surut’ sejak zaman kuno yang juga disebutkan dalam Manyoshu, dan tempat Sakamoto Ryoma melakukan negosiasi insiden Iroha-maru di akhir periode Bakumatsu.
Hanya di sini di seluruh Jepang fasilitas pelabuhan dari periode Edo, seperti deretan bangunan tua, dermaga ‘gangi’, dan ‘lentera Jo-ya-to’ yang menjadi simbol Tomonoura, masih tersisa dalam bentuk yang utuh. Pemandangannya yang indah dan nostalgia telah memikat banyak seniman, menjadi lokasi di mana ide film Studio Ghibli ‘Ponyo di Tebing Dekat Laut’ dikembangkan, serta lokasi syuting drama ‘Ryusei Wagon’ dan film Hollywood.
Akses juga baik, sekitar 30 menit dengan bus lokal dari Stasiun Fukuyama, dan jika beruntung, sopir bus lokal mungkin akan memberikan pengumuman wisata yang unik. Jika Anda mengunjungi Tomonoura, waktu ‘senja’ adalah hal yang tidak boleh dilewatkan. Pemandangan Laut Pedalaman Seto yang diwarnai oranye dan siluet lentera Jo-ya-to yang muncul, sungguh indah memukau.
【Kesimpulan】Tips Menikmati Wisata Hiroshima Lebih Dalam
Destinasi wisata di Prefektur Hiroshima tidak hanya indah, tetapi masing-masing juga menyimpan sejarah dan pesan yang mendalam. Untuk memanfaatkan waktu perjalanan yang terbatas secara efektif, ‘Rute Doa’ yang berawal dari Kubah Bom Atom, berlanjut ke Taman Peringatan Perdamaian, dan berakhir di museum, sebaiknya dikunjungi pada pagi hari saat pikiran dan tubuh masih segar. Di tengah suasana yang tenang, Anda dapat merasakan betapa berharganya perdamaian secara lebih mendalam.
Kemudian di sore hari, disarankan untuk menyusun jadwal perjalanan yang memberikan kontras emosional, seperti bersantai di tengah hijaunya Shukkeien sambil menikmati matcha, atau melanjutkan perjalanan ke Tomonoura dan terpukau oleh pemandangan kota yang diwarnai matahari terbenam. Pastikan untuk memeriksa reservasi tiket dan metode akses terlebih dahulu, dan mulailah perjalanan untuk merasakan daya tarik mendalam yang unik dari Hiroshima.
