5 Destinasi Wisata Wajib di Prefektur Tokushima! Panduan Lengkap dari Pusaran Air Spektakuler hingga Air Terjun Tersembunyi

5 Destinasi Wisata Wajib di Prefektur Tokushima! Panduan Lengkap dari Pusaran Air Spektakuler hingga Air Terjun Tersembunyi Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

Pusaran Air Naruto

No Image Available

📍 Alamat: Naruto-shi, Prefektur Tokushima, 〒772-0000 Jepang

Sorotan utama wisata Tokushima adalah ‘Pusaran Air Naruto’ yang membanggakan sebagai salah satu yang terbesar di dunia. Perbedaan pasang surut antara Laut Pedalaman Seto dan Selat Kii menciptakan arus yang dahsyat yang saling bertabrakan, membentuk pusaran air raksasa dengan diameter hingga 20 meter pada puncak air pasang besar. Fenomena alam ini, yang disebut sebagai ‘Tiga Arus Terbesar Dunia’ bersama dengan Selat Messina di Italia dan Selat Seymour di Kanada, memiliki kekuatan yang memukau.

Perangkap terbesar yang sering dialami wisatawan adalah salah paham bahwa mereka dapat melihat pusaran air kapan saja mereka pergi ke laut. Pusaran air terjadi karena pasang surut, jadi jika Anda melewatkan waktu puncak pasang atau surut, laut hanya akan terlihat seperti aliran yang cepat. Waktu terbaik adalah 1-2 jam sebelum dan sesudah puncak air pasang besar, namun situasinya dapat bervariasi setiap hari karena faktor alam. Sangat penting untuk memeriksa tabel pasang surut terlebih dahulu dan menargetkan waktu terbaik untuk berkunjung.

Selain itu, perahu penjelajah pusaran air, yang memungkinkan Anda merasakan kekuatan luar biasa dari dekat permukaan laut, sangat populer. Tidak jarang tiket habis dipesan sebulan sebelumnya selama liburan panjang atau musim terbaik saat air pasang besar. Jika Anda ingin memastikan bisa naik, disarankan untuk memesan tiket lebih awal setelah tanggal perjalanan Anda ditentukan, atau menggunakan tur. Harap dicatat, tempat parkir di sekitar Taman Naruto cukup jauh dari tepi laut dan terdapat banyak tangga serta tanjakan, jadi sangat disarankan untuk tiba di tempat parkir 30 menit sebelum waktu puncak.

Jalan Setapak Laut Jembatan Ōnaruto Uzu no Michi

No Image Available

📍 Alamat: Taman Naruto, Uchinari, Naruto-cho Tosadomariura Fukuike, Naruto-shi, Prefektur Tokushima, 〒772-0053 Jepang

Untuk menikmati pusaran air dari sudut yang berbeda dibandingkan dengan perahu penjelajah, ada ‘Uzu no Michi’, jalan setapak di atas laut yang dibangun di bawah Jembatan Ōnaruto. Pengalaman melihat arus deras yang bergolak melalui lantai kaca dari ketinggian sekitar 45 meter di atas laut benar-benar mendebarkan. Bagi mereka yang takut ketinggian, mungkin sedikit mengerikan, tetapi tempat di mana Anda bisa melihat laut langsung di bawah dari jembatan sangat jarang ditemukan di seluruh negeri, menjadikannya fasilitas dengan nilai pengalaman yang tinggi.

Sebenarnya, ruang ini awalnya dibangun sebagai ruang rel kereta api untuk Jalur Shinkansen Shikoku yang belum selesai. Namun, dengan dibangunnya Jembatan Akashi Kaikyō sebagai jembatan jalan tunggal, rencana Shinkansen menjadi fantasi, dan sisa-sisa bangunan tersebut kini dimanfaatkan sebagai jalan setapak wisata, yang memiliki sejarah mendalam. Kerangka baja raksasa yang terbuka dan keindahan struktural linier yang membentang tak berujung menjadikan tempat ini surga bagi para penggemar infrastruktur dan turisme infrastruktur. Di ruang observasi, pemandu sukarela dengan ramah akan menjelaskan sejarah fasilitas dan mekanisme pusaran air, yang merupakan nilai tambah yang menyenangkan.

Sebagai catatan, jalan setapak ini memiliki dinding seperti pagar, sehingga angin laut bertiup kencang tanpa ampun. Meskipun nyaman di musim panas, di musim dingin atau saat cuaca buruk, suhu bisa sangat dingin, jadi pastikan untuk mengenakan pakaian hangat yang memadai seperti jaket tebal saat berkunjung. Selain itu, setiap kali kendaraan besar melewati jalan tol di atas kepala, jembatan akan bergetar dengan suara ‘dug’ yang keras, menciptakan sensasi nyata yang otentik.

Taman Bizan

No Image Available

📍 Alamat: Bizancho Mosukegahara, Tokushima-shi, Prefektur Tokushima, 〒770-0908 Jepang

Gunung Bizan adalah landmark Kota Tokushima, sebuah gunung bersejarah yang juga disebut dalam Man’yōshū sebagai ‘Gunung Awa yang terlihat seperti alis di awan’. Taman Bizan yang tersebar di puncak gunung, adalah salah satu tempat terbaik di prefektur untuk menikmati pemandangan panorama. Dari ketinggian sekitar 290 meter, Anda dapat melihat Dataran Tokushima, Sungai Yoshino, dan jika cuaca cerah, bahkan Pulau Awaji dan Selat Kii.

Meskipun pemandangan siang hari yang terbuka sangat indah, keindahan sejati Taman Bizan terlihat pada senja hingga malam hari. Pemandangan malamnya, yang diakui sebagai Warisan Pemandangan Malam Jepang, disebut-sebut sebagai yang terindah di Shikoku. Lampu-lampu kota berkelap-kelip seperti kotak permata, menciptakan suasana romantis. Puncak gunung dapat diakses dengan mobil, dan dari tempat parkir luas gratis, Anda hanya perlu berjalan kaki sekitar 5 menit menaiki tangga ke dek observasi, sehingga aksesnya mudah untuk menikmati pemandangan menakjubkan.

Selain pemandangan, ada juga beberapa daya tarik lain yang tersebar di dalam taman. Anda tidak boleh melewatkan pagoda (menara peringatan perdamaian) untuk mengenang korban perang dunia kedua, museum untuk penulis Portugal Morais yang mencintai Tokushima, serta kaleidoskop LED terbesar di Jepang, ‘Bizankyo’. Di malam hari, lebih dari 4.100 LED berkelap-kelip secara fantastis, menciptakan ruang yang fotogenik. Terdapat juga kafe yang terkait dengan perusahaan produksi anime lokal Tokushima, ‘ufotable’ (Machi★Asobi Cafe), menjadikannya tempat unik di mana budaya pop dan alam berpadu.

Kereta Gantung Awagin Bizan

No Image Available

📍 Alamat: 2-20-20 Shinmachibashi, Tokushima-shi, Prefektur Tokushima, 〒770-0904 Jepang

Anda bisa menuju puncak Gunung Bizan dengan mobil atau berjalan kaki (jalur pendakian), namun rute yang paling direkomendasikan untuk wisatawan adalah menggunakan ‘Kereta Gantung Awagin Bizan’. Stasiun keberangkatan terletak di lantai 5 ‘Awa Odori Kaikan’, sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Tokushima, sehingga sangat mudah untuk diintegrasikan ke dalam rute wisata kota.

Setelah naik gondola berbentuk bulat yang menggemaskan, perjalanan udara yang elegan selama sekitar 6 menit pun dimulai. Saat ketinggian bertambah, pemandangan kota Tokushima di bawah perlahan mengecil seperti diorama, dan pegunungan serta laut yang jauh muncul di pandangan, menciptakan sensasi menyegarkan yang tak tertandingi. Di dalam kereta, ada pengumuman unik yang menjelaskan sejarah Gunung Bizan dan budaya Tokushima, dengan upaya untuk membuat waktu perjalanan yang singkat tetap menarik.

Kereta gantung beroperasi setiap 15 menit, sehingga waktu tunggu yang singkat menjadi nilai tambah bagi wisatawan. Terutama jika Anda naik saat senja, Anda bisa menikmati ‘golden hour’ dari udara, saat kota diwarnai oranye dan perlahan berubah menjadi pemandangan malam. Ini adalah rute wisata klasik yang wajib dicoba, mengombinasikan kunjungan ke Awa Odori Kaikan untuk menikmati budaya Tokushima dan pemandangan menakjubkan secara efisien.

Air Terjun Todoroki Kyūjūku-daki

No Image Available

📍 Alamat: Ōyoogatani, Hirai Ōyoogatani, Kaiyō-chō, Kaifu-gun, Prefektur Tokushima, 〒775-0411 Jepang

Di bagian selatan Prefektur Tokushima, tersembunyi jauh di hulu Sungai Kaifu yang jernih, terdapat ‘Air Terjun Todoroki Kyūjūku-daki’. Ini adalah salah satu air terjun terkenal di Shikoku, yang juga terpilih sebagai ‘100 Air Terjun Terbaik Jepang’, sebuah pemandangan dinamis dengan berbagai air terjun besar dan kecil yang berurutan, dimulai dari Kuil Todoroki.

Setelah berjalan kaki sekitar 10 menit dari tempat parkir melalui jalan setapak dan melewati gerbang torii Kuil Todoroki, Anda akan menemukan ‘Air Terjun Utama’ yang memiliki ketinggian terbesar. Air terjun utama ini memiliki struktur yang sangat misterius; karena bebatuan di depannya bertumpuk berlapis-lapis seperti tirai, Anda tidak akan dapat melihat seluruh pemandangan kecuali Anda maju tepat di depan kolam air terjun. Pemandangannya yang mengeluarkan suara gemuruh dan cipratan air sangat memukau, menciptakan suasana sakral yang merupakan ‘power spot’. Batu-batuan yang basah sangat licin, jadi Anda harus sangat berhati-hati saat berjalan.

Lebih jauh ke hulu dari air terjun utama, terdapat kumpulan air terjun yang menarik seperti Air Terjun Niju (dua lapis) dan Air Terjun Nabewari. Untuk mengunjungi semua air terjun hingga yang paling ujung, Anda memerlukan pendakian gunung sekitar 2 jam pulang-pergi. Karena ada beberapa bagian yang curam, sepatu yang nyaman untuk berjalan seperti sepatu kets atau sepatu trekking, serta persiapan air minum, sangatlah penting. Harap dicatat bahwa jalan akses menuju lokasi (Prefectural Road 148), meskipun beraspal, adalah jalan pegunungan sempit dengan lebar 1-1,5 jalur. Meskipun ada titik untuk berpapasan, bagi pengemudi yang tidak terbiasa, harap berhati-hati terhadap kendaraan yang berlawanan arah dan berkendara dengan aman serta memberi waktu lebih.

Tips Berwisata Agar Tidak Gagal di Lokasi

Prefektur Tokushima memiliki berbagai daya tarik yang tersebar luas: laut di area Naruto, pemandangan kota dan gunung di dalam Kota Tokushima, dan area terpencil di selatan prefektur. Saat mengunjungi setiap tempat, jika Anda meremehkan waktu perjalanan, jadwal Anda bisa berantakan. Oleh karena itu, penting untuk membuat rencana yang santai, membatasi kunjungan menjadi ‘1-2 area’ per hari.

Terutama di sekitar pusaran air Naruto, kemacetan lalu lintas untuk masuk ke tempat parkir bisa terjadi selama liburan. Hitunglah bahwa berjalan kaki dari tempat penjualan tiket ‘Uzu no Michi’ atau perahu penjelajah pusaran air ke tempat parkir membutuhkan waktu lebih dari 10 menit, dan bergeraklah jauh lebih awal dari waktu puncak pasang surut. Selain itu, meskipun di musim panas, daerah laut, puncak gunung, dan sekitar air terjun seringkali terasa lebih sejuk (atau dingin) dari yang dibayangkan, jadi membawa pakaian yang mudah dilepas pasang untuk mengatur suhu tubuh adalah aturan emas dalam perjalanan.

Mengenai kuliner, hidangan lokal seperti ramen Tokushima, ikan tai Naruto, dan rumput laut wakame Naruto wajib dicoba. Namun, restoran populer sering memiliki antrean panjang saat jam makan siang. Cobalah datang tepat setelah buka atau sedikit menggeser waktu kunjungan Anda untuk memanfaatkan waktu wisata yang berharga secara efektif.

Photo by Jakob Owens on Unsplash
タイトルとURLをコピーしました