3 Pilihan Restoran Vegan Lezat di Sekitar Itaewon, Seoul! Tempat Favorit Penduduk Lokal dan Wisatawan

3 Pilihan Restoran Vegan Lezat di Sekitar Itaewon, Seoul! Tempat Favorit Penduduk Lokal dan Wisatawan Kuliner & Restoran
Kuliner & Restoran

Temukan Kuliner Vegan Kelas Atas di Kota yang Melambangkan Keberagaman Seoul

Di antara berbagai distrik di Seoul, Korea Selatan, ‘Itaewon’ adalah kota yang paling ramai dengan perpaduan berbagai negara dan budaya. Area ini, tempat berkumpulnya orang-orang dari seluruh dunia, telah menjadi ‘oase’ bagi wisatawan dan pendatang jangka menengah-panjang dengan latar belakang diet yang beragam, seperti vegan, vegetarian, dan halal.

Dalam beberapa tahun terakhir, di Seoul, restoran yang hanya menggunakan bahan-bahan nabati (plant-based) semakin menjamur karena meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan minat terhadap keberlanjutan. Tidak hanya sekadar ‘tidak menggunakan bahan hewani’, namun jangkauan genrenya sangat luas, mulai dari burger yang porsinya besar dan memuaskan keinginan akan makanan ‘junk food’, hidangan fusion yang begitu canggih hingga masuk dalam daftar Michelin Guide, bahkan hingga hidangan tradisional Korea.

Kali ini, kami akan memperkenalkan pilihan ‘restoran vegan yang benar-benar lezat’ yang wajib Anda kunjungi selama berada di Seoul, khususnya di area Itaewon. Kami juga akan membahas tips praktis di sana, seperti ketersediaan menu berbahasa Inggris dan kemudahan pemesanan, jadi pastikan untuk menjadikannya referensi!

Plant Cafe Seoul

No Image Available

📍 Alamat: 117 Bogwang-ro, Yongsan District, Seoul, Korea Selatan

Kafe 100% vegan yang merupakan pelopor dalam memimpin budaya vegan di Itaewon. Interiornya dipenuhi dengan tanaman hijau, menciptakan suasana yang santai dan sejuk. Tidak hanya staf Korea, tetapi juga staf multinasional yang ramah dari seluruh dunia bekerja di sini, sehingga komunikasi dalam bahasa Inggris dapat berjalan lancar, menjadi nilai plus bagi wisatawan dan pelajar internasional.

Menu yang disajikan memiliki kualitas tinggi yang sulit dipercaya berasal dari bahan nabati, dan semuanya sangat mengenyangkan! Tersedia berbagai hidangan multinasional yang kaya, seperti ‘Mushroom Burger’ yang paling populer, ‘Caesar Wrap’, ‘Green Thai Curry’ yang kaya rempah, dan ‘Tempeh and Hummus Bowl’ yang sangat dipuji oleh mereka yang peduli kesehatan. Setelah lelah berjalan-jalan saat tur atau wisata DMZ, kombinasi ‘powerful green smoothie’ dan ‘vegan beef bowl’ untuk memulihkan energi dan rasa lapar akan memberikan kepuasan yang pantas disebut sebagai surga kuliner.

Yang tak kalah menarik adalah aneka kue pastry vegan buatan sendiri yang dipajang di etalase. Pilihan kue dan tart-nya juga beragam, dan saking lezatnya, banyak pelanggan setia yang mengatakan ‘selalu datang setiap hari selama di Seoul’. Waktu makan siang di akhir pekan cenderung ramai, jadi disarankan untuk berkunjung sedikit di luar jam sibuk.

ALT.a

No Image Available

📍 Alamat: 109 Bogwang-ro, Yongsan District, Seoul, Korea Selatan

‘ALT.a’ yang terletak di jalanan tenang Itaewon adalah restoran Asia vegan berkelas yang telah terpilih sebagai Bib Gourmand oleh Michelin Guide. Restoran ini menyajikan menu inovatif yang berbasis pada masakan Tionghoa Korea (interpretasi Korea atas masakan Tionghoa), dengan menggunakan daging nabati pengganti ‘Veef’. Interiornya yang bernuansa kayu dan tenang, serta ketersediaan anggur vegan, menjadikannya tempat yang ideal bagi mereka yang ingin menikmati makan malam dewasa yang santai jauh dari keramaian.

Menu andalan yang wajib dipesan adalah ‘Yulin Yuk’ (Ayam Goreng dengan Saus Bawang Putih dan Cabai) dan ‘Jjajangmyeon’. Yulin Yuk adalah hidangan yang menggabungkan daging nabati dengan sayuran melimpah, disiram saus pedas dan asam, Anda akan terkejut dengan teksturnya yang mirip daging dan rasanya yang segar. Selain itu, ‘Mushroom White Soup (Baek Jjamppong)’ yang kaya akan rasa jamur dan sayuran, yang mematahkan citra sup kental, serta ‘Naengmyeon’ (Mi Dingin) dengan tekstur kenyal juga sangat populer. Karena berbasis masakan Tionghoa, banyak hidangan gorengan yang porsinya besar, namun harganya sangat terjangkau dengan nilai yang luar biasa.

Harap diperhatikan bahwa sistem pemesanan dan pembayaran dilakukan di meja dengan pembayaran di muka, dan untuk bir, ukurannya cukup besar, jadi perhatikan saat memesan. Restoran ini sering beroperasi dengan prioritas reservasi, dan karena tempatnya tidak terlalu luas, sangat disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu melalui situs web atau cara lain saat bepergian. Mereka juga fleksibel dalam menanggapi permintaan untuk tidak menggunakan ‘Osinchae’ (lima bumbu pedas seperti bawang merah dan bawang putih), jadi ini aman bagi mereka yang memiliki batasan diet.

Vegan Kitchen

No Image Available

📍 Alamat: 21 Toegye-ro 20-gil, Jung District, Seoul, Korea Selatan

Restoran berbasis nabati yang wajib dikunjungi wisatawan, terletak di area ‘Myeongdong’, sedikit berjalan kaki dari area Itaewon. Ini adalah restoran khusus vegan yang sangat langka di sekitar Myeongdong, di mana Anda dapat menikmati makanan lokal Korea dengan tenang hanya menggunakan bahan-bahan nabati. Setiap meja dilengkapi dengan panel sentuh, dan pilihan bahasa Inggris atau Jepang tersedia. Setelah memesan, robot pengantar makanan akan membawa hidangan dengan suara mendesis, menambahkan sentuhan hiburan ala Seoul modern.

‘Bibimbap Batu Panas’ adalah hidangan yang sangat populer di kalangan wisatawan. Disajikan dalam mangkuk batu yang dipanaskan, berisi sayuran segar dan nasi campur dengan tekstur kenyal yang menyenangkan, serta ‘kerak nasi’ yang renyah di bagian bawah yang membangkitkan selera makan. Bahkan hidangan pendamping acar pun dibuat dengan cermat, tidak jarang terdengar suara-suara kekaguman seperti ‘citra makanan Korea saya berubah’ atau ‘ingin makan setiap hari’.

Selain itu, ‘Plant-based Fried Chicken’ dengan kualitas yang sulit dipercaya tidak menggunakan bahan hewani, serta ‘Katsu Curry’ dengan barley dan biji-bijian juga direkomendasikan. Karena menggunakan daging nabati pengganti dengan terampil, mereka yang biasanya tidak menyukai daging pun tidak akan merasa begah, dan dapat menikmati cita rasa ‘junk food’ Korea yang khas dan berani sepuasnya. Kemudahan untuk singgah sebentar di sela-sela belanja juga menjadi alasan mengapa tempat ini sangat dihargai.

[Tips] Kiat Menikmati Kuliner Lokal Vegan di Seoul

Di Korea, infrastruktur pendukung veganismenya berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Terutama di area multinasional seperti Itaewon dan Myeongdong, banyak staf yang fasih berbahasa Inggris, sehingga lebih mudah untuk menyampaikan preferensi rasa atau informasi alergi tanpa hambatan bahasa.

■ Manfaatkan Panel Sentuh (Kios)
Banyak restoran di Seoul telah mengadopsi sistem pemesanan dan pembayaran (wajib kartu kredit) melalui tablet di meja atau kios di depan toko. Seringkali tersedia pilihan bahasa Jepang atau Inggris, yang memberikan keuntungan bagi wisatawan untuk memilih menu dengan lebih leluasa.

■ Memesan Tanpa Osinchae (Lima Bumbu Pedas)
Jika Anda menghindari ‘Osinchae’ seperti bawang merah atau bawang putih dalam diet vegan Oriental, konfirmasi sebelumnya sangat penting saat memesan hidangan Korea. Semakin banyak restoran seperti ‘ALT.a’ yang fleksibel dalam menanggapi permintaan ini, namun akan lebih lancar jika Anda menunjukkan catatan atau layar bertuliskan ‘오신채 빼주세요 (Osinchae ppaejuseyo: Mohon tidak menggunakan Osinchae)’ saat memesan.

Kuliner vegan Seoul yang dapat memuaskan siapa saja, mulai dari wisatawan hingga pendatang jangka panjang dan penduduk lokal. Pada perjalanan Anda berikutnya ke Korea, nikmati pengalaman kuliner yang memuaskan jiwa dan raga di restoran-restoran terkenal yang telah memaksimalkan potensi bahan-bahan nabati!

Photo by Sava Bobov on Unsplash
タイトルとURLをコピーしました