Taman Glover
📍 Alamat: 8-1 Minamiyamatemachi, Nagasaki, Prefektur Nagasaki 850-0931, Jepang
Terletak di Bukit Minamiyamate yang menghadap ke Pelabuhan Nagasaki, tempat ini adalah salah satu objek wisata populer di Nagasaki yang kaya akan nuansa eksotis. Di sini, Anda akan menemukan ‘Kediaman Glover Lama’, bangunan gaya Barat tertua di Jepang, serta koleksi rumah-rumah Barat dari periode pemukiman asing yang telah dipindahkan dan direkonstruksi.
Namun, daya tarik utama tempat ini tidak hanya sekadar melihat bangunan bersejarah, melainkan ‘pemandangan spektakuler yang memanfaatkan topografi’ dan ‘kesenangan berjalan-jalan’. Panorama pelabuhan dengan latar belakang pusat kota Nagasaki dan Gunung Inasa sangat indah dari sudut mana pun. Meskipun Nagasaki dikenal dengan banyak tanjakan, taman ini dilengkapi dengan eskalator dan ‘moving walkway’, memungkinkan Anda mencapai puncak dengan nyaman dan menikmati pemandangan sambil berjalan turun perlahan, yang merupakan rute klasik.
Selain itu, ‘batu hati’ yang tersembunyi di suatu tempat di antara jalanan berbatu diyakini sebagai spot kekuatan untuk keberuntungan dalam cinta; konon, jika Anda menemukannya dan menyentuhnya, cinta Anda akan terwujud. Dari pertengahan Juli hingga awal Oktober, bangunan-bangunan bergaya Barat diterangi cahaya, menciptakan suasana romantis yang berbeda dari siang hari. Jika waktu memungkinkan, cobalah memanfaatkan pemandu sukarela gratis. Anda bisa mendengar kisah-kisah sejarah mendalam yang tidak ada di keterangan, dan kepuasan wisata Anda akan meningkat secara signifikan.
Dejima
📍 Alamat: 6-1 Dejimamachi, Nagasaki, Prefektur Nagasaki 850-0862, Jepang
Selama sekitar 218 tahun di Periode Edo, ‘Dejima’ adalah satu-satunya gerbang Jepang yang terbuka ke dunia Barat. Meskipun kini tidak lagi menjadi pulau karena sekelilingnya telah direklamasi, Kota Nagasaki telah merekonstruksi bangunan dan pemandangan aslinya secara realistis, sehingga saat Anda melangkah masuk, Anda akan merasakan seolah-olah kembali ke abad ke-19.
Tempat yang wajib dikunjungi adalah ‘Ruangan Kapiten’, kediaman kepala pos perdagangan Belanda. Ruang perpaduan gaya Jepang dan Barat yang indah ini, dengan dinding kertas tradisional Jepang (karakami) dan perabotan antik Barat yang harmonis, adalah pemandangan luar biasa yang memungkinkan Anda mengintip kehidupan mewah pada masa itu. Hanya dengan membayangkan ‘pemandangan seperti apa yang dilihat Kapiten di sini’, Anda pasti akan merasakan romansa sejarah.
Di dalam area ini juga terdapat ‘Dejima Miniatur’ yang mereplikasi Dejima pada masa itu, sehingga pemahaman Anda akan lebih mendalam jika Anda menjelajah setelah melihat gambaran keseluruhannya. Karena buka hingga pukul 21.00, berjalan-jalan di malam hari di jalanan bernuansa nostalgia yang diterangi cahaya adalah cara menikmati yang lebih mendalam.
Jembatan Megane
📍 Alamat: 2 Uonomachi, Nagasaki, Prefektur Nagasaki 850-0874, Jepang
Dibangun pada tahun 1634, ini adalah jembatan batu lengkung pertama di Jepang, dan dinamai demikian karena bayangannya di permukaan sungai membentuk dua lingkaran yang menyerupai ‘kacamata’. Jembatan ini adalah Situs Budaya Penting Nasional. Pada hari yang tenang tanpa angin, Anda dapat mengabadikan gambar kacamata bulat sempurna yang indah ini dengan kamera Anda.
Kesenangan di sini tidak hanya sekadar melihat pemandangan dari atas jembatan. Ketika permukaan air rendah, Anda bisa turun ke tepi sungai melalui tangga dan berjalan-jalan di tepi air dengan melompati batu pijakan. Beberapa ‘batu hati’ juga tersembunyi di dinding batu di tepi sungai, mirip dengan di Taman Glover. Ada juga spot foto instagenic rahasia yang dikenal sedikit orang, di mana batu di kanan atas terlihat seperti huruf ‘i’, sehingga jika diambil dari sudut miring, akan membentuk komposisi ‘i♡YOU’.
Selama ‘Festival Lampion Nagasaki’ yang merupakan pemandangan musim dingin, ‘lampion kuning’ yang hanya dipajang di sekitar Sungai Nakajima memantul di permukaan sungai, menciptakan pemandangan fantastis yang memukau. Lokasinya juga dekat dengan Chinatown dan area perbelanjaan beratap, menjadikannya tempat yang sempurna untuk singgah saat berjalan-jalan di kota.
Patung Perdamaian
📍 Alamat: 9 Matsuyamamachi, Nagasaki, Prefektur Nagasaki 852-8118, Jepang
Sebagai simbol perdamaian Nagasaki, tempat ini adalah tempat berdoa yang seharusnya dikunjungi oleh setiap orang Jepang, dan orang-orang dari seluruh dunia. Patung perunggu setinggi sekitar 9,7 meter dan berat sekitar 30 ton ini dibuat oleh pematung Seibou Kitamura, yang berasal dari Prefektur Nagasaki.
Tangan kanan yang menunjuk lurus ke langit melambangkan ‘ancaman bom atom’, tangan kiri yang terentang secara horizontal melambangkan ‘perdamaian’, dan mata yang tertutup lembut melambangkan ‘doa bagi arwah para korban bom atom’. Berdiri di depan patung dan merasakan keagungan serta suasana khusyuknya secara alami akan membuat punggung Anda tegak, dan Anda akan berpikir dalam-dalam tentang pentingnya perdamaian yang tidak boleh dianggap remeh.
Di dekatnya terdapat ‘Air Mancur Perdamaian’ dengan ukiran tulisan tangan seorang gadis yang meninggal sambil meminta ‘air, air’ segera setelah bom atom. Mengunjungi Taman Perdamaian di pagi hari saat tidak terlalu ramai dan hening untuk menenangkan hati, lalu melanjutkan perjalanan ke ‘Museum Bom Atom Nagasaki’ yang berdekatan, adalah rute terbaik untuk menerima pesan mendalam yang dimiliki kota Nagasaki.
Observatorium Nabekanmuriyama
📍 Alamat: 144-1 Izumo 2-chome, Nagasaki, Prefektur Nagasaki 850-0924, Jepang
Tempat ini adalah spot tersembunyi super untuk pemandangan malam yang direkomendasikan oleh penduduk Prefektur Nagasaki, sampai-sampai ada pepatah ‘wisatawan pergi ke Gunung Inasa, penduduk lokal pergi ke Gunung Nabekanmuri’. Karena tingginya sekitar setengah dari Gunung Inasa (333m), yaitu 169m, lampu-lampu kota, Jembatan Megami Ohashi, dan kapal-kapal yang berlabuh di pelabuhan tampak sangat dekat, dan fitur terbesarnya adalah Anda dapat menikmati ‘pemandangan malam yang lebih tiga dimensi dan dinamis’.
Tidak ada keramaian seperti di Gunung Inasa, dan Anda dapat menikmati gradasi dari ‘magic hour’ hingga pemandangan malam dengan tenang, yang merupakan poin menyenangkan. Observatorium itu sendiri juga telah direnovasi dan dirawat dengan baik pada tahun 2016, menawarkan pemandangan spektakuler yang ingin Anda nikmati selamanya sambil merasakan angin laut.
Aksesnya adalah dengan naik trem dari ‘Stasiun Ishibashi’, lalu berganti ke Glover Sky Road (elevator miring), dan berjalan kaki sekitar 10-15 menit. Namun, jalan menuju observatorium sempit dan curam dengan tangga dan tanjakan, sehingga sepatu kets yang nyaman adalah suatu keharusan. Di malam hari, Anda perlu berhati-hati dengan langkah Anda, tetapi pemandangan seperti kotak permata yang terbalik yang menunggu di puncak setelah pendakian yang melelahkan pasti akan menjadi kenangan seumur hidup.
Tips Menjelajah Kota untuk Menikmati Wisata Nagasaki 120%
Nagasaki sering disebut ‘kota lereng’, karena sebagian besar objek wisata utamanya terletak di atas bukit atau di lereng. Oleh karena itu, cara cerdas untuk berkeliling adalah dengan menggabungkan trem (disarankan menggunakan tiket satu hari!), elevator miring seperti Glover Sky Road, dan berjalan kaki.
Selain itu, saat mengunjungi tempat-tempat bersejarah, sedikit pratinjau latar belakang tempat tersebut (misalnya, mengapa Dejima dibangun, mengapa ada rumah-rumah Barat di area Minamiyamate, dll.) akan melipatgandakan kesan Anda saat berada di sana. Pemandangan kota yang eksotis, doa untuk perdamaian, dan pemandangan menakjubkan yang memukau. Silakan nikmati Nagasaki yang memiliki berbagai daya tarik multidimensi dengan kelima indra Anda.
