Menjelajahi Philadelphia: Tempat Kelahiran Amerika dan Pusat Film
Philadelphia, kota yang menjadi panggung kelahiran Amerika Serikat dan masih menyisakan semangat membara dari film ‘Rocky’. Dengan akses mudah sekitar 2 jam dari New York dengan mobil atau kereta api, kota ini adalah destinasi wisata populer yang menarik banyak pengunjung, baik untuk perjalanan singkat maupun jangka panjang.
Namun, justru karena banyaknya fasilitas bersejarah yang padat, terdapat berbagai ‘jebakan’ yang sering dialami wisatawan, seperti ‘perbedaan sistem reservasi’, ‘pemeriksaan keamanan yang ketat’, dan ‘hari libur yang tak terduga’.
Dalam artikel ini, kami akan memilih dengan cermat tempat-tempat wisata utama yang tidak boleh dilewatkan, menjelaskan strategi kunjungan di lokasi, dan mengungkap daya tarik mendalam yang tidak ditemukan dalam buku panduan.
Independence National Historical Park
📍 Alamat: Philadelphia, Pennsylvania 19106, Amerika Serikat
Ini adalah taman bersejarah yang luas, menjadi sorotan utama wisata Philadelphia dan dapat disebut sebagai jantung kelahiran Amerika Serikat. Di seluruh area ini, berkumpul fasilitas-fasilitas yang dapat disebut ‘asal mula jiwa’ bagi warga Amerika, seperti Independence Hall dan Liberty Bell, yang selalu ramai dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia.
Saat berjalan di taman, Anda akan melihat catatan kunjungan para pemimpin dunia terkemuka seperti mantan Presiden Nelson Mandela dan Dalai Lama ke-14, yang menunjukkan betapa besar pengaruh tempat ini sebagai simbol kebebasan dan demokrasi. Bagi orang Indonesia, sejarah berdirinya negara ini mungkin hanya lebih dari 200 tahun, tetapi Anda pasti akan terkesan melihat bagaimana mereka membanggakan dan melestarikan sejarah tersebut secara nasional.
Namun, yang perlu diperhatikan wisatawan adalah ‘keamanan yang terlalu ketat’. Karena tempat ini sangat penting secara politik, penjagaan dilakukan 24 jam sehari, dan pemeriksaan bagasi sebelum memasuki setiap fasilitas sebanding dengan di bandara. Khususnya, jaket atau pakaian berzipper sering diminta untuk dilepas setiap kali pemeriksaan, jadi mengenakan pakaian yang mudah dilepas dan ringan adalah kunci utama untuk menikmati penjelajahan sejarah tanpa stres.
Independence Hall
📍 Alamat: 520 Chestnut St, Philadelphia, PA 19106, Amerika Serikat
Pada 4 Juli 1776, ‘Deklarasi Kemerdekaan’ yang dirancang oleh Thomas Jefferson dan lainnya ditandatangani, dan kemudian pada 1787, ‘Konstitusi Amerika Serikat’ ditetapkan. Ini adalah tempat di mana Amerika Serikat benar-benar dimulai. Terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia, Anda dapat berdiri di lokasi nyata di mana demokrasi dan pemisahan kekuasaan bergerak dari sekadar ide menjadi ‘sistem’.
Jebakan paling umum yang sering dialami wisatawan di sini adalah ‘reservasi tiket’. Untuk memasuki gedung, kecuali pada musim sepi tertentu, reservasi online di muka (biaya $1 di Recreation.gov) adalah wajib. Banyak wisatawan yang datang tanpa reservasi pada hari-H dan ditolak masuk, jadi pastikan Anda memesan segera setelah jadwal perjalanan Anda ditetapkan.
Tur berlangsung sekitar 20 menit dalam bentuk tur berpemandu oleh penjaga taman. Meskipun singkat, mereka menjelaskan poin-poin penting sejarah berdirinya negara dengan sangat jelas dan penuh semangat (memotret di dalam gedung juga diperbolehkan). Karena ada pemeriksaan tas sebelum masuk, penting untuk tiba di gerbang keamanan yang ditentukan 30 menit sebelum waktu reservasi Anda.
Liberty Bell
📍 Alamat: 526 Market St, Philadelphia, PA 19106, Amerika Serikat
Terletak tepat di seberang Independence Hall, ini adalah lonceng berukuran asli yang melambangkan ‘kebebasan’ Amerika. Memiliki legenda bahwa ia berdering saat Deklarasi Kemerdekaan dibacakan, ia telah lama dicintai sebagai simbol gerakan penghapusan perbudakan dan hak-hak sipil.
Ciri terbesar lonceng ini adalah retakan besar yang menganga di sisinya. Sebenarnya, ini adalah retakan karena masalah teknis saat itu, sebuah ‘produk cacat’, namun Amerika menampilkan ketidaksempurnaan ini sebagai ‘sejarah pencarian kebebasan itu sendiri’. Setelah mengetahui fakta ini, Anda pasti akan merasakan bobot lonceng ini dengan cara yang sangat berbeda.
Area pameran (Liberty Bell Center) dapat dikunjungi secara gratis tanpa tiket, tetapi karena pemeriksaan bagasi di pintu masuk, selalu ada antrean yang memakan waktu 20 menit hingga lebih dari 1 jam di musim panas. Sambil mengantre, cara ‘orang dalam’ untuk menikmati adalah dengan mengambil foto dari luar, menumpuk gedung Balai Kota Lama dan lonceng (sebagai penghormatan pada pemandangan yang tertera di belakang uang kertas $100). Perlu dicatat, bagian dalam gedung ber-AC dan nyaman, tetapi tidak ada toilet sama sekali, jadi pastikan untuk menggunakannya di pusat pengunjung terdekat sebelum mengantre.
Philadelphia Museum of Art
📍 Alamat: 2600 Benjamin Franklin Pkwy, Philadelphia, PA 19130, Amerika Serikat
Ini adalah museum seni raksasa yang sangat terkenal sebagai ‘tempat suci’ dari film ‘Rocky’. Tangga 72 anak tangga ‘Rocky Steps’ yang menuju pintu masuk utama adalah sorotan mutlak wisata Philadelphia, di mana setiap hari banyak wisatawan berlari naik sambil bersenandung lagu tema ‘Gonna Fly Now’ dan berpose kemenangan di puncaknya. Mengambil foto dengan patung perunggu Rocky di bawah tangga juga tidak boleh dilewatkan.
Namun, ini adalah museum yang terlalu sayang untuk dilewatkan hanya ‘demi film’, karena isinya juga merupakan museum seni yang serius. Yang patut dicatat adalah ‘Bunga Matahari’ karya Van Gogh, salah satu dari hanya enam lukisan yang ada di dunia. Lebih dari sekadar lukisan bunga yang cerah, goresan kuas yang intens dan kekuatan warna yang seolah-olah menuangkan emosi secara langsung, memiliki kekuatan luar biasa yang tidak dapat disampaikan melalui foto. Karya-karya Impresionis seperti Monet, Cézanne, dan Renoir dikumpulkan dalam satu ruangan, jadi bagi mereka yang tidak punya banyak waktu, hanya mengunjungi area ini saja sudah cukup memuaskan.
Sebagai tips untuk wisatawan, hari Selasa dan Rabu adalah hari tutup, jadi harap perhatikan saat menyusun jadwal perjalanan Anda. Selain itu, anak di bawah 18 tahun gratis masuk, dan pada hari Minggu pertama serta Jumat malam (17:00-20:45) berlaku ‘Pay What You Wish’ (biaya sukarela), di mana Anda bisa masuk dengan donasi mulai dari $1 saat reservasi online. Pintu masuk di sisi patung Rocky cenderung ramai, jadi terkadang lebih lancar jika Anda menuju pintu masuk utama. Karena memakan waktu sekitar 40 menit berjalan kaki dari City Center, menggunakan Uber akan memberikan akses yang nyaman dalam waktu sekitar 5 menit.
Eastern State Penitentiary
📍 Alamat: 2027 Fairmount Ave, Philadelphia, PA 19130, Amerika Serikat
Ini adalah bekas lokasi penjara yang dibuka pada tahun 1829 dan digunakan hingga tahun 1971. Dengan desain ‘radial’ pertama di dunia, penjara ini menciptakan sistem inovatif yang mendorong introspeksi dengan mengisolasi narapidana di sel-sel tunggal. Saat ini, sebagian masih dalam keadaan puing-puing tak tersentuh, sementara sebagian lainnya dibuka sebagai ruang seni, memancarkan suasana yang tak tertahankan bagi penggemar reruntuhan dan mereka yang tertarik pada dark tourism.
Daya tarik terbesarnya adalah sel di mana Al Capone, gangster terkenal dari Chicago, dipenjara pada tahun 1929. Gaya hidup mewah saat itu, dengan perabotan antik, radio, dan karpet mewah, direproduksi, menyajikan fakta kuat bahwa ‘di Amerika, Anda bisa melakukan apa saja, bahkan di penjara, asalkan punya uang’.
Biaya masuk adalah $14 untuk dewasa ($10 untuk pelajar). Tiket sudah termasuk panduan audio berkualitas tinggi yang dinarasikan oleh aktor Hollywood Steve Buscemi. Meskipun panduan berbahasa Inggris, disarankan untuk mencari terjemahan bahasa Jepang yang dibuat sukarela di web dan menggunakannya secara bersamaan. Meskipun di dalam ruangan, tidak ada AC dan sangat dingin, sehingga pakaian hangat wajib. Selain itu, area ini luas dan mudah tersesat, serta hanya ada toilet sementara, jadi pastikan untuk melakukan persiapan matang sebelum berkunjung.
Tips Lokal untuk Menikmati Wisata Philadelphia 120%
Tempat-tempat wisata di Philadelphia secara garis besar terbagi menjadi ‘Area Pendirian Negara (seperti Independence Hall)’ di Kota Tua dan ‘Area Seni (seperti Philadelphia Museum of Art)’ di jalan utama. Karena jarak antara keduanya cukup jauh jika berjalan kaki, disarankan untuk memanfaatkan layanan berbagi tumpangan seperti Uber untuk menghemat energi.
Selain itu, di Philadelphia yang kaya akan fasilitas bersejarah, Anda cenderung menghabiskan banyak waktu untuk ‘pemeriksaan keamanan’ dan ‘mencari toilet’. Batasi barang bawaan Anda seminimal mungkin, hindari pakaian luar yang sulit dilepas dan dipasang. Dan jika Anda menemukan pusat pengunjung atau sejenisnya, pastikan untuk menggunakan toilet umum yang bersih. Ini adalah trik terbaik untuk memanfaatkan waktu terbatas Anda secara efektif.
Merenungkan sejarah berdirinya negara, menyentuh seni, dan akhirnya menaiki Rocky Steps. Pastikan Anda menikmati pengalaman ‘panas’ yang khas Philadelphia ini sepenuhnya.
