Shimanami Kaido
📍 Alamat: Jepang, Shimanami Kaido
Rute sepanjang sekitar 60 km yang menghubungkan enam pulau (Mukaishima, Innoshima, Ikuchijima, Omishima, Hakatajima, Oshima) yang mengambang di Laut Pedalaman Seto dengan tujuh jembatan, dari Onomichi, Prefektur Hiroshima hingga Imabari, Prefektur Ehime, itulah ‘Shimanami Kaido’. Dikenal tidak hanya untuk kendaraan bermotor, tetapi juga sebagai jalur khusus sepeda dan pejalan kaki pertama di Jepang yang melintasi selat, bahkan terpilih sebagai salah satu dari ‘7 Jalur Sepeda Terbaik Dunia’ oleh CNN Amerika. Sensasi menyegarkan melaju membelah angin laut sambil memandangi ‘keindahan gugusan pulau’ yang tercipta dari laut biru zamrud dan pulau-pulau hijau yang mengapung di sana, hanya bisa dinikmati di tempat ini.
Lebih dari sekadar titik transit, setiap pulau memiliki sejarah dan budaya uniknya sendiri. Mulai dari Innoshima dan Oshima, yang dulunya merupakan markas ‘Bajak Laut Murakami’ yang menguasai Laut Pedalaman Seto, Omishima yang disebut ‘Pulau Dewa’ karena menjadi kuil utama dari semua kuil Yamatsumi di seluruh negeri, hingga Ikuchijima yang dikenal sebagai tempat asal lemon domestik, setiap pulau adalah destinasi wisata utama. Anda bisa memilih untuk mengelilingi tempat-tempat indah dengan berkendara santai, atau menjelajahi gang-gang tersembunyi dengan sepeda. Daya tarik terbesar Shimanami Kaido adalah fleksibilitasnya dalam menawarkan berbagai cara menikmati sesuai dengan gaya pelancong.
Namun, ada ‘perbedaan ketinggian antara jembatan dan pulau’ yang sering menjebak para pelancong. Jembatan yang melintasi laut berada di posisi tinggi, sehingga semua jalur akses dari pulau ke jembatan adalah tanjakan. Jika seseorang yang jarang berolahraga mencoba menaklukkan seluruh rute tanpa perencanaan, mereka mungkin kehilangan kesempatan untuk menikmati pemandangan. Oleh karena itu, jika Anda tidak yakin dengan stamina Anda, disarankan untuk menggabungkan penggunaan feri atau bus, atau fokus pada island hopping hanya ke pulau-pulau yang menarik minat Anda.
Daya Tarik Berbeda di Setiap Pulau! Kuliner Lokal & Tempat Tersembunyi yang Wajib Dikunjungi
Jika Anda mengunjungi Shimanami Kaido, akan sangat disayangkan jika hanya sekadar lewat! Setiap pulau menyimpan toko-toko terkenal yang penuh semangat dan pemandangan indah yang hanya bisa dinikmati di sana. Di sini, kami dengan hati-hati memilih dan memperkenalkan tiga tempat yang sangat direkomendasikan untuk Anda kunjungi.
Mukaishima: Kembali ke Era Retro Showa di ‘Gotou Inryosui Kogyosho’
Mukaishima adalah pulau pertama yang dijangkau dengan feri dari sisi Onomichi. Di sini terdapat ‘Gotou Inryosui Kogyosho’ (dikenal sebagai Marugo) yang didirikan pada tahun Showa ke-5, dengan sejarah lebih dari 90 tahun. Tempat ini memproduksi dan menjual ramune, soda, dan milkshake botolan tradisional. Suasana retro di dalam toko menjadi tempat istirahat favorit para pesepeda. Rasa soda dingin yang mendesis setelah berkeringat sungguh istimewa. Ini adalah tempat tersembunyi yang menghangatkan hati, di mana Anda juga bisa menikmati obrolan lokal dengan pemilik toko.
Ikuchijima: Nikmati Manisan Lezat di Tempat Asal Lemon Domestik
Daerah Setoda (Ikuchijima) adalah pulau jeruk yang menghasilkan lemon terbesar di Jepang. Tempat yang wajib dikunjungi adalah toko gelato buatan tangan ‘Shimanami Dolce Honten’. Gelato yang menggunakan ‘Lemon Setoda’ dan ‘Hakata no Shio’ produksi lokal terasa segar dan menyegarkan tubuh yang lelah. Menikmati gelato sambil memandangi Laut Pedalaman Seto dari teras adalah momen kebahagiaan sejati. Selain itu, kue lemon panggang dari ‘Shimagokoro SETODA’ adalah oleh-oleh yang sangat direkomendasikan. Adonan wangi yang dicampur selai ini sangat populer dan hanya bisa dibeli di sini.
Oshima: Taman Observatorium Kirosan, Pemandangan Terbaik di Laut Pedalaman Seto
‘Taman Observatorium Kirosan’ di Oshima, pulau terdekat dari sisi Imabari, adalah salah satu tempat wisata dengan pemandangan terbaik di Shimanami Kaido. Terletak di puncak gunung dengan ketinggian sekitar 300m, dari anjungan pandang bergaya yang dirancang oleh arsitek Kengo Kuma, Anda dapat melihat Jembatan Gantung Tiga Serangkai pertama di dunia ‘Kurushima Kaikyo Ohashi’ dan arus Laut Pedalaman Seto secara panorama. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat senja atau malam hari ketika jembatan diterangi lampu. Namun, jalur menuju puncak gunung cukup terjal, jadi jika Anda berencana pergi dengan sepeda, persiapkan diri Anda (atau gunakan sepeda listrik).
Jebakan yang Sering Dialami Pesepeda Pemula dan Cara Mengatasinya
Bagi para pelancong yang berpikir, ‘Karena sudah jauh-jauh ke Shimanami Kaido, saya ingin bersepeda!’, kami akan menjelaskan tips praktis agar tidak salah langkah.
Pemanfaatan ‘E-Bike’ dan Pentingnya Penyesuaian (Fitting)
Meskipun banyak persewaan sepeda yang dikelola pemerintah dan swasta tersebar, yang paling sangat direkomendasikan untuk pemula adalah menyewa ‘E-Bike (sepeda olahraga dengan bantuan motor listrik)’. Seperti yang disebutkan sebelumnya, di Shimanami Kaido, Anda harus menaiki tanjakan setiap kali melintasi jembatan, dan angin sakal dapat semakin menguras energi. Dengan E-Bike, Anda bisa melewati tanjakan dengan senyuman dan memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati pemandangan indah. Selain itu, saat menyewa sepeda, memilih toko yang benar-benar menyesuaikan ‘ketinggian sadel’ (fitting) adalah syarat mutlak untuk perjalanan yang nyaman.
Solusi untuk ‘Masalah Bokong Sakit’, Musuh Terbesar
Masalah yang pasti dihadapi oleh orang yang tidak terbiasa dengan sepeda jenis olahraga adalah ‘masalah bokong yang sangat sakit’. Jika rasa sakit di bokong lebih dominan daripada keindahan pemandangan, semuanya akan sia-sia. Sebagai persiapan, trik lokal yang sebenarnya adalah mengenakan celana dalam dengan bantalan empuk atau membawa penutup sadel berisi gel. Jika rasa sakitnya tidak tertahankan, Anda perlu memiliki keberanian untuk beristirahat lebih lama di kafe di tengah jalan tanpa memaksakan diri, atau naik feri beserta sepeda Anda untuk ‘warp’ ke tujuan.
‘Garis Biru’ yang Tidak Akan Membuat Anda Tersesat dan Rute Tersembunyi
Di sisi kiri jalur sepeda, terdapat ‘Garis Biru’ yang memandu Anda antara Onomichi dan Imabari, sehingga Anda tidak akan tersesat meskipun baru pertama kali. Namun, jika Anda memiliki waktu luang, sangat disarankan untuk sengaja keluar dari garis biru dan menyeberang dengan feri ke ‘Yumeshima Kaido (Pulau Iwagi, Pulau Ikina, dll.)’. Di pulau-pulau terpencil tanpa jembatan, waktu mengalir lebih santai dan bernostalgia, menjadikannya tren rahasia bagi para pelancong yang mencari pengalaman lokal yang mendalam.
