Daya Tarik Nakano, Kota Tempat Bertemunya Subkultur dan Kuliner Lezat
Ketika berbicara tentang Nakano, Tokyo, kesan pertama yang muncul di benak siapa pun adalah ‘pusat subkultur’. Namun, di balik keramaian area perbelanjaan di depan stasiun dan gang-gang sepi tak jauh dari sana, tersembunyi toko-toko kuliner lokal dan kudapan khas yang telah lama dicintai penduduk setempat.
Baik wisatawan jangka pendek maupun jangka panjang yang berkunjung ke Nakano pasti ingin membawa pulang ‘barang-barang berharga yang hanya bisa dibeli di sini’. Kali ini, kami akan memperkenalkan 5 tempat suvenir ‘deep’ di Nakano yang mencakup latar belakang sejarah yang tidak tercantum dalam panduan wisata biasa, produk rekomendasi wajib beli, hingga suasana otentik toko-tokonya.
Nakano Broadway
📍 Alamat: Jepang, 〒164-0001 Tokyo, Kota Nakano, Nakano 5-chome 52-15
Berdiri megah di ujung jalan setelah melewati ‘Sun Mall Shotengai’ di pintu keluar utara Stasiun Nakano, ini adalah kompleks komersial raksasa yang masih kental dengan nuansa era Showa. Saat dibuka pada tahun 1966, tempat ini disebut sebagai ‘Gedung Terbaik di Timur’ dan memiliki sejarah mengejutkan, di mana lantai atasnya adalah kondominium super mewah yang dihuni oleh selebriti terkenal seperti Yukio Aoshima dan Kenji Sawada, bahkan dilengkapi dengan kolam renang dan taman di atapnya.
Nasib Broadway yang dulunya merupakan kota para selebriti, berubah berkat toko buku bekas ‘Mandarake’ yang dimulai hanya dengan 2 tsubo (sekitar 6,6 m²) pada tahun 1980. Sejak saat itu, toko-toko unik dan khusus mulai berdatangan, dan kini tempat ini telah bertransformasi menjadi sarang kekacauan yang bahkan disebut ‘Kowloon Walled City-nya Jepang’.
Lantai basement 1 dipenuhi makanan segar dan mode, sedangkan lantai 1 diisi toko-toko yang relatif tenang. Namun, begitu naik ke lantai 2 hingga 4, suasana akan berubah total. Mulai dari berbagai paviliun khusus ‘Mandarake’, sel animanga, mainan sentai lawas, hingga boneka bola sendi, semua harta karun yang diidamkan para kolektor dari seluruh dunia berjajar rapat. Belakangan ini, toko jam tangan mewah dan toko yang menargetkan wisatawan asing juga bertambah, bahkan ada toko yang memasang harga ‘inbound’. Namun, jika Anda mencarinya dengan teliti, Anda mungkin akan menemukan barang langka tak terduga seperti figur bekas atau buku kuno yang bisa dibeli dengan harga satu koin. Jika Anda mencari suvenir unik untuk teman penggemar budaya otaku, tempat ini adalah lokasi yang wajib dikunjungi.
Oyakidokoro Refutei
📍 Alamat: Jepang, 〒164-0001 Tokyo, Kota Nakano, Nakano 5-chome 63-3 Sun Mall
Tepat di pintu keluar utara Stasiun Nakano, di pintu masuk Sun Mall Shotengai, selalu tercium aroma manis dan harum dari ‘Oyakidokoro Refutei’, yang didirikan pada tahun 1984. Toko ini sangat populer, dicintai tidak hanya oleh wisatawan yang mengunjungi Nakano tetapi juga sebagai ‘comfort food’ bagi penduduk setempat, dan kadang-kadang bisa menjual hingga 3000 buah dalam sehari.
Istilah ‘oyaki’ di sini merujuk pada ‘Obanyaki’ (atau Imagawayaki) yang dikenal. Adonan yang menggunakan lebih banyak telur dari biasanya ini memiliki ciri khas permukaan yang empuk dan harum saat baru matang, dan tetap kenyal dan lembut bahkan setelah dingin. Varian klasik ‘Ogura-an’ (pasta kacang merah) memiliki rasa manis yang lembut dengan aroma asli kacang merah yang hidup, dan harganya pun terjangkau, sekitar 160-200 yen, yang merupakan nilai tambah.
Di antara semua varian, yang paling banyak dipesan ulang adalah ‘Anko Berisi Keju’. Pasta kacang merah halus yang dicampur dengan biji dan keju yang sedikit asam dan asin berpadu, menciptakan sensasi manis-asin yang tak ada hentinya. Selain itu, varian gurih yang mengenyangkan seperti ‘Sosis Babi Mayones’ dan ‘Krim Custard’ yang kaya rasa juga sangat lezat. Pembayaran hanya bisa dengan uang tunai atau PayPay. Meskipun terkadang ada antrean, perputaran pelayanannya sangat cepat, jadi pastikan untuk mencoba semua varian sebagai teman jalan-jalan di Nakano atau sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang ke hotel.
PAPABUBBLE Nakano
📍 Alamat: Jepang, 〒165-0026 Tokyo, Kota Nakano, Arai 1-chome 15-13
PAPABUBBLE, toko permen seni yang sangat populer dan kini bisa ditemukan di berbagai department store di seluruh Jepang. Sebenarnya, toko ini yang berasal dari Barcelona, Spanyol, pertama kali hadir di Jepang dengan dibukanya cabang Nakano ini pada tahun 2005. Pemilihan lokasi yang tenang di ‘Yakushi Ai Road Shotengai’, sebuah area perbelanjaan yang berakar pada komunitas lokal, alih-alih di lokasi utama seperti Omotesando, menunjukkan komitmen merek tersebut.
Begitu melangkah masuk, Anda akan disambut oleh aroma manis buah-buahan dan ruangan yang ceria serta menggemaskan dengan dominasi warna biru muda. Jika beruntung, Anda bisa menyaksikan pertunjukan ‘ajaib’ dari para pengrajin yang dengan mahir menguleni permen panas, menariknya hingga tipis, dan memotongnya menjadi permen Kintaro (permen seni) yang indah.
Bukan hanya tampilannya yang lucu, namun tekstur renyah yang meleleh di mulut, serta rasa asam yang pas dan juicy adalah inti dari permen PAPABUBBLE. Varian rasa musiman (seperti cola kismis hitam atau popcorn asin untuk Halloween) juga sering muncul, sehingga Anda selalu menemukan hal baru setiap kali berkunjung. Selain permen, ‘Bubbrets’ (gummy) yang kenyal dan fruity serta marshmallow juga sangat direkomendasikan sebagai hadiah untuk diri sendiri atau oleh-oleh kecil yang berkesan.
Sakurayama Kaho (Sakurayama Kaho) Toko Utama Nakano
📍 Alamat: Jepang, 〒165-0026 Tokyo, Kota Nakano, Arai 1-chome 30-6
Berjalan kaki sedikit dari Stasiun Nakano, di tengah perjalanan menuju arah Araiyakushi, Anda akan menemukan ‘Sakurayama Kaho’, sebuah toko spesialis konfitur (selai) dan kue panggang buatan tangan yang dibuka pada tahun 2011. Di dalam toko, dinding-dindingnya dihiasi dengan konfitur berwarna-warni yang dibuat perlahan dengan buah-buahan lokal matang pilihan, tanpa tambahan bahan kimia dan rendah gula, membuat Anda merasa senang hanya dengan melihatnya.
Sebagai oleh-oleh favorit wisatawan, scone buatan sendiri yang sering muncul di televisi sangat populer. Adonan yang dibuat dengan susu dan yoghurt menghasilkan tekstur renyah di luar dan sangat lembut di dalam. Scone klasik ‘Hokkaido Butter’ (400 yen) mungkin terasa sedikit mewah harganya, namun aroma kaya gandum lokal dan rasa manis yang lembut memenuhi mulut, memberikan kepuasan melebihi harganya.
Selain itu, ‘Financier Babi Kecil’ akan memikat hati Anda dengan tampilannya yang menggemaskan. Meskipun terlalu lucu untuk dimakan, gigitan pertama akan mengungkapkan aroma mentega yang kaya dan cita rasa hasil kerja tangan yang teliti. Tentu saja, sempurna untuk teman minum teh mewah di hotel, dan juga menarik karena kadang scone yang dipanggang sehari sebelumnya bisa dibeli dengan harga sedikit lebih murah. Pelayanan yang ramah juga menjadi daya tarik toko terkenal ini, membuat Anda ingin berkunjung lagi dan lagi.
Kyle’s Good Finds
📍 Alamat: Jepang, 〒165-0026 Tokyo, Kota Nakano, Arai 2-chome 7-10 Sunfast Nakano Arai 1F
Terakhir, kami akan memperkenalkan ‘Kyle’s Good Finds’, sebuah toko kue rumahan Amerika otentik yang telah dicintai di Nakano selama lebih dari 30 tahun sejak dibuka pada tahun 1992. Berdasarkan resep yang diwarisi dari ibunya, sang pemilik, Kyle, yang berasal dari Pennsylvania, setiap hari dengan tulus memanggang kue-kue besar yang memberikan kepuasan khas Amerika.
Menu andalan yang wajib Anda coba adalah ‘Kue Wortel’ yang pernah meraih penghargaan tertinggi di ‘Nakano’s Best Product Grand Prix’. Adonannya yang lembut dicampur dengan wortel, kismis, serta rempah-rempah seperti kayu manis dan pala dalam keseimbangan yang sempurna, ditutup dengan lapisan tebal ‘cream cheese frosting’ yang kaya rasa hingga ke samping. Meskipun terlihat berat dan manis, kue ini memiliki rasa manis yang lembut dan terukur, sehingga Anda akan menyelesaikannya dalam sekejap, seperti sebuah keajaiban.
Di etalase yang berisi pilihan terbatas namun berkualitas tinggi, Anda juga akan menemukan ‘Cherry Pie’ rumahan dengan rasa asam ceri yang kuat, ‘Brownie’ yang lengket dan kaya rasa, serta ‘Cheesecake’ yang lembut tanpa tepung terigu, semua adalah pilihan yang tak akan mengecewakan. Dengan tampilan toko yang sederhana dan tanpa hiasan, serta kehangatan Kyle yang menyambut dengan sesekali berbicara bahasa Jepang, Anda akan merasa seolah tersesat di toko roti di pedesaan Amerika.
Ringkasan: Bawa Pulang ‘Kisah’ Bersama Oleh-oleh Nakano
Oleh-oleh yang ditemukan di sekitar Stasiun Nakano berbeda dari suvenir turis biasa yang hanya memiliki kemasan indah. Mulai dari barang-barang subkultur yang lahir dari sejarah ‘deep’ Broadway, ‘oyaki’ dari toko kuno yang mempertahankan rasa yang sama sejak tahun 1980-an, permen seni yang memilih Nakano sebagai toko pertamanya di Jepang setelah menyeberangi lautan, hingga kue wortel yang terus dipanggang dengan tulus oleh pemilik toko Amerika — semuanya menyimpan ‘kisah’ yang penuh semangat.
Ketika mengunjungi Nakano, luangkan sedikit waktu untuk berjalan kaki dari keramaian depan stasiun dan mampirlah ke toko-toko ini. Percakapan singkat dengan pemilik toko dan suasana otentik kota itulah yang akan menjadi oleh-oleh terbaik.
