4 Destinasi Wisata Pilihan di New Delhi! Panduan Lengkap Spot Populer & Mendalam di Persimpangan Sejarah dan Kekacauan

4 Destinasi Wisata Pilihan di New Delhi! Panduan Lengkap Spot Populer & Mendalam di Persimpangan Sejarah dan Kekacauan Wisata & Hiburan
Wisata & Hiburan

New Delhi, ibu kota India, adalah kota di mana sejarah kuno dan hiruk pikuk modern bercampur aduk layaknya kekacauan. Bangunan-bangunan yang mencerminkan kejayaan Kekaisaran Mughal dan peninggalan masa pemerintahan Inggris tersebar di seluruh kota, namun di sisi lain, begitu Anda melangkah keluar, Anda akan disambut oleh para pedagang yang gigih dan hiruk pikuk yang energik.

Artikel ini tidak hanya memberikan penjelasan layaknya buku teks, tetapi juga menyajikan 4 tempat wisata pilihan di New Delhi yang wajib Anda kunjungi, dari sudut pandang seorang pelancong sejati: ‘kapan waktu terbaik untuk berkunjung’, ‘jebakan apa yang mungkin ada’, dan ‘bagaimana cara menghadapi situasi di tempat’. Mari rasakan keindahan arsitektur yang memukau dan atmosfer mendalam khas India secara langsung.

India Gate

No Image Available

📍 Alamat: Kartavya Path, India Gate, New Delhi, Delhi 110001, India

Menjulang megah di titik awal ‘Kartavya Path’ (dulunya Rajpath), jalan raya utama yang membentang dari timur ke barat melintasi pusat New Delhi, adalah ‘India Gate’ raksasa setinggi sekitar 42 meter. Lengkungan megah yang mengingatkan pada Arc de Triomphe di Paris ini dirancang oleh arsitek Inggris Edwin Lutyens dan selesai dibangun pada tahun 1931.

Ini adalah ‘monumen peringatan perang’ untuk mengenang sekitar 90.000 tentara India yang gugur sebagai bagian dari Angkatan Darat India Britania Raya dalam Perang Dunia I dan Perang Anglo-Afghanistan Ketiga. Dinding gerbang dihiasi dengan ukiran nama-nama para prajurit. Sejak Perang Indo-Pakistan pada tahun 1971, ‘Amar Jawan Jyoti’ (Api Abadi) dinyalakan tepat di bawah gerbang, menjadikannya tempat suci yang melambangkan jiwa dan kebanggaan bangsa India.

Meskipun merupakan tempat dengan nilai historis yang tinggi, area plaza di sekitarnya juga menjadi tempat rekreasi yang damai di mana banyak warga Delhi datang untuk berpiknik bersama keluarga. Dari sore hingga malam, tempat ini dihiasi lampu, dipenuhi dengan semangat keramaian penampil jalanan, pedagang kaki lima, dan tawa anak-anak. Namun, bagi wisatawan, keramaian yang tidak terduga dan pedagang yang gigih bisa menjadi sumber stres.

Bagi mereka yang ingin merenungkan bobot sejarah dalam ketenangan atau mengambil foto megah tanpa keramaian, kunjungan di ‘pagi hari’ sangat direkomendasikan. Terutama setelah hujan di pagi hari, megahnya gerbang yang terpantul pada paving yang basah dan udara yang bersih akan memberikan pengalaman sejarah terbaik.

Makam Humayun

No Image Available

📍 Alamat: Hazrat Nizamuddin Aulia Dargah, Mathura Rd, Nizamuddin, Nizamuddin East, New Delhi, Delhi 110013, India

Ini adalah makam Kaisar Mughal kedua, Humayun, dan merupakan mahakarya arsitektur Mughal yang disebut-sebut sebagai prototipe ‘Taj Mahal’. Sekitar tahun 1570, di bawah inisiatif permaisuri kaisar, Haji Begum, arsitek Persia Mirak Mirza Ghiyas mendesainnya.

Kontras yang indah antara merah bata yang kuat dan inlay marmer putih sangat menakjubkan, menciptakan nuansa sejarah yang berat dan hangat, berbeda dari keindahan putih bersih Taj Mahal yang sempurna. Selain itu, taman luas yang mengelilingi bangunan ini berbentuk geometris gaya Persia yang disebut ‘Chahar Bagh’ (taman empat bagian), yang melambangkan surga di bumi dalam Islam. Karena areanya sangat luas, tempat ini menjadi ruang berharga di tengah hiruk pikuk Delhi, di mana Anda bisa merasakan aliran waktu yang tenang.

Di sisi lain, tempat ini juga merupakan tempat di mana Anda akan mengalami ‘baptisan’ khas tempat wisata di India. Meskipun merupakan situs Warisan Dunia UNESCO yang resmi, tidak jarang wisatawan bertemu dengan calo di dekat gerbang masuk atau staf tidak jujur yang mencoba menaikkan harga tiket resmi (600 Rupee untuk warga asing, 40 Rupee untuk warga India). Jangan lengah hanya karena ‘ini loket resmi’, selalu periksa tiket resmi yang tercetak harganya saat membayar.

Bagian dalam makam utama sangat sederhana dan kosong, namun justru dapat diartikan sebagai pesan bahwa ‘kekuasaan materi pada akhirnya akan lenyap, hanya semangat yang tersisa’. Ada juga makam menarik lainnya yang tersebar di area kompleks, jadi disarankan untuk menyediakan waktu setidaknya 1,5 hingga 2 jam dan datang dengan sepatu yang nyaman untuk berjalan.

Jama Masjid

No Image Available

📍 Alamat: Jama Masjid, Old Delhi, Delhi 110006, India

‘Jama Masjid’, yang menjulang di tengah-tengah jalanan Old Delhi yang kacau, adalah salah satu masjid Islam terbesar di India. Dibangun antara tahun 1650 dan 1656 oleh Kaisar Mughal kelima, Shah Jahan, yang juga membangun Taj Mahal. Masjid ini memiliki tiga kubah raksasa dan dua menara yang terbuat dari batu pasir merah dan marmer putih, dengan halaman luas yang dapat menampung hingga 25.000 jemaah.

Di tempat ini, Anda akan merasakan skala India yang luar biasa sekaligus ‘pembaptisan’ lokal yang sangat mendalam. Pertama, karena bagian dalam masjid adalah tempat suci, ‘sepatu tidak diizinkan’. Anda akan diminta menitipkan sepatu di pintu masuk setelah menaiki tangga, dan sudah menjadi hal yang biasa bagi petugas sepatu untuk dengan paksa meminta tip (sekitar 100 Rupee). Selain itu, jika Anda mengenakan celana pendek atau pakaian terbuka, Anda diwajibkan memakai syal atau jubah, dan akan ada banyak orang di pintu masuk yang mencoba menjual ‘sandal’ atau ‘syal’ dengan harga selangit.

Sebagai ‘kiat mutlak bagi wisatawan’, kami sangat menganjurkan Anda untuk selalu membawa ‘kaos kaki tebal (yang tidak masalah jika kotor)’ dan membawa sepatu Anda sendiri dalam tas ransel. Ini karena berjalan tanpa alas kaki di atas ubin batu pasir merah yang dipanaskan oleh matahari India yang terik dapat ‘melukai telapak kaki Anda hingga melepuh’.

Biaya masuk untuk warga asing adalah 300 Rupee, tetapi seringkali ada orang yang mengaku sebagai petugas dan mencoba memungut biaya tambahan dengan dalih ‘biaya membawa kamera’. Tunjuklah papan harga resmi yang tertulis di dinding dan tunjukkan ketegasan untuk menolak. Azan (panggilan salat) yang bergema saat senja dan siluet masjid yang diterangi cahaya memiliki keindahan ilahi yang akan menghapus semua kesulitan tersebut.

Agrasen ki Baoli

No Image Available

📍 Alamat: Hailey Rd, Hamdard Nagar, Vakil Lane, Mandi House, New Delhi, Delhi 110001, India

‘Agrasen ki Baoli’ adalah sumur berundak bersejarah (baoli) yang tersembunyi dengan tenang seolah-olah Anda kembali ke masa lalu, di antara gedung-gedung pencakar langit modern di sekitar Connaught Place, pusat kota Delhi. Tempat ini berfungsi sebagai ruang komunitas untuk menampung air hujan dan mendinginkan diri.

Menurut legenda, Raja Agrasen membangunnya pada zaman Mahabharata, namun struktur lengkung dan desain batu yang rumit yang terlihat saat ini diyakini dibangun kembali pada abad ke-14, dari periode Dinasti Tughlaq hingga Lodi. 108 anak tangga curam yang membentang lurus ke bawah tanah, dan ceruk-ceruk lengkung simetris di kedua sisi, sangat geometris dan indah, menjadikannya spot yang sangat populer di kalangan anak muda dan wisatawan akhir-akhir ini karena sangat ‘instagramable’. Tempat ini juga dikenal sebagai lokasi syuting film India blockbuster ‘PK’.

Saat menuruni tangga, klakson dan hiruk pikuk di permukaan tanah akan menghilang seolah-olah bohong, dan Anda akan diselimuti oleh udara yang sejuk. Meskipun airnya seringkali hampir kering, kedalaman yang tak terduga dan kegelapan menciptakan suasana yang agak misterius.

Meskipun tiket masuk gratis, karena jam tutupnya lebih awal, waktu terbaik untuk berkunjung adalah ‘sebelum senja’, ketika teriknya matahari siang mulai mereda dan bayangan indah mulai jatuh. Namun, jangan lupa untuk memakai semprotan anti nyamuk karena sirkulasi udara yang buruk dan banyak nyamuk. Ini adalah ruang sunyi yang aneh, tersembunyi di tengah kota.

Tips dan Mentalitas untuk Bertahan Saat Wisata di New Delhi

Tempat-tempat wisata di New Delhi semuanya menakjubkan, dengan skala besar dan nilai sejarah yang memukau. Namun, pada saat yang sama, fakta bahwa Anda akan selalu berhadapan dengan ‘calo yang menargetkan wisatawan’ dan ‘orang-orang yang meminta tip kapan pun ada kesempatan’ juga merupakan kenyataan.

Anda mungkin sering menemukan situasi yang terasa tidak masuk akal, seperti permintaan berlebihan di tempat penitipan sepatu, penipuan harga tiket di depan gerbang resmi, atau orang-orang yang tiba-tiba memulai sebagai pemandu tanpa diminta dan kemudian meminta uang di akhir. Yang penting adalah memahami harga standar dan aturan sebelumnya (biaya untuk warga asing, membawa kaos kaki, memeriksa tiket resmi, dll.) dan bersikap tegas dengan mengatakan ‘tidak’.

Energi yang kacau ini juga merupakan sisi nyata dari negara India. Dengan kewaspadaan yang sewajarnya dan mentalitas yang tangguh untuk bisa menertawakan masalah sekalipun, nikmatilah sejarah dan budaya New Delhi yang mendalam sepenuhnya.

タイトルとURLをコピーしました