Nikmati Kelezatan Vegan di Shibuya! 5 Kuliner Wajib Coba yang Dicintai Penduduk Lokal & Turis

Nikmati Kelezatan Vegan di Shibuya! 5 Kuliner Wajib Coba yang Dicintai Penduduk Lokal & Turis Kuliner & Restoran
Kuliner & Restoran

Shibuya, Tokyo, adalah tempat berkumpulnya banyak orang dari seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, restoran yang melayani vegan dan vegetarian semakin pesat jumlahnya, sebagai respons terhadap meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan keragaman budaya makanan.

Namun, tak sedikit yang berpendapat, ‘Jika sudah datang ke Jepang, ingin menikmati makanan khas Jepang’ atau ‘Ingin makan makanan lokal yang mengenyangkan meskipun vegan’.

Oleh karena itu, kali ini kami telah memilih lima ‘tempat kuliner vegan yang sangat direkomendasikan’ yang sering dikunjungi kembali oleh wisatawan jangka pendek, jangka menengah, hingga penduduk lokal, terutama di area Shibuya, Harajuku, dan Omotesando. Kami akan menjelaskan bukan hanya tentang rasanya, tetapi juga menyertakan informasi nyata yang berguna di lokasi, seperti situasi keramaian dan tips memesan.

SHOJIN RAMEN 菜

📍 Alamat: Jepang, 〒150-0042 Tokyo-to, Shibuya-ku, Udagawacho 11-2

‘SHOJIN RAMEN Sai’ yang terletak di Udagawacho, sedikit jauh dari keramaian Shibuya, adalah restoran ramen gaya baru yang memadukan semangat masakan tradisional Jepang ‘Shojin Ryori’ dengan veganisme modern. Interiornya yang diiringi musik Jepang yang lembut menciptakan suasana tenang layaknya tempat persembunyian.

Menu andalan yang wajib Anda pesan adalah ‘Ramen Shio Yuzu’. Supnya jernih dan berkilauan, dihiasi asparagus, jagung muda, tomat, dan bunga yang dapat dimakan (edible flower) berwarna-warni, menciptakan keindahan seperti sebuah karya seni di atas piring. Saat Anda menyeruput supnya, aroma yuzu segar langsung menyebar, dan Anda akan terkejut dengan rasa umami yang begitu mendalam, seolah-olah tidak menggunakan bahan hewani sama sekali. Anda dapat menikmati semangkuk ramen ini dengan ringan hingga suapan terakhir, sambil perlahan-lahan memvariasikan rasa dengan cuka Chidori, Shichimi, dan lada putih yang tersedia di meja.

Selain itu, yang menyenangkan bagi wisatawan asing atau mereka yang memiliki batasan diet ketat adalah bahwa ‘Ramen Shio Yuzu’ ini dapat disesuaikan tanpa `gokun` (lima bumbu tajam) seperti daun bawang atau bawang putih. Stafnya juga sangat ramah dan memberikan penjelasan lengkap mengenai bahan-bahan, sehingga para vegan dapat menikmati makanan dengan tenang. Sistem mesin tiket yang lancar dari masuk hingga keluar juga sangat cocok untuk wisatawan yang ingin memanfaatkan waktu secara efisien.

WE ARE THE FARM 渋谷

📍 Alamat: Jepang, 〒150-0046 Tokyo-to, Shibuya-ku, Shoto 1-28-11 Pigeon Takada Bldg 1F

‘WE ARE THE FARM Shibuya’ yang terletak di area Shoto, Shibuya, adalah bar Italia organik yang menonjolkan ‘sayuran varietas murni yang ditanam tanpa pestisida dan pupuk kimia’ yang dipanen pagi itu juga dari pertanian mereka sendiri. Meskipun bukan restoran khusus vegan, mereka dapat secara fleksibel menyiapkan menu atau hidangan khusus vegan/vegetarian jika diminta saat reservasi, sehingga sangat populer di kalangan penduduk lokal yang sadar kesehatan dan mereka yang menginap jangka menengah hingga panjang.

Untuk makan malam, yang paling direkomendasikan adalah ‘Kursus Hotpot Antioksidan’ atau ‘Bagna Càuda’ yang menyajikan akar gobo super besar dan kale dengan berani. Khusus hotpot, Anda dapat menikmati berbagai sayuran langka dan kuat yang tidak biasa ditemukan di supermarket, dengan sup yang kaya akan lebih dari 60 jenis ramuan obat dan rempah-rempah. Meskipun berbasis obat herbal, rasanya tidak terlalu pedas, dan daya tariknya adalah sensasi tubuh menjadi hangat dan bugar seiring Anda terus makan.

Interiornya adalah ruang yang trendi dan hidup dengan sentuhan kehangatan kayu, cocok untuk kencan, pertemuan wanita, atau makan malam dengan teman dari luar negeri. Saat makan siang, prasmanan sayuran segar sangat populer, dan tidak jarang meja hingga konter penuh sesak segera setelah dibuka. Jika Anda ingin memastikan tempat, sangat disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, baik untuk makan siang maupun makan malam.

ヴィーガンビストロじゃんがら

📍 Alamat: Jepang, 〒150-0001 Tokyo-to, Shibuya-ku, Jingumae 1-13-21 Chanzelee Harajuku Bldg 2F

‘Vegan Bistro Jangara’, yang berada di lantai 2 sebuah gedung tepat setelah keluar dari Stasiun Harajuku, adalah restoran khusus vegan yang dibuat serius oleh ‘Kyushu Jangara’, sebuah restoran terkenal yang memelopiori tren ramen tonkotsu di Tokyo. Sekitar 70-80% pengunjung di dalam adalah turis asing, menunjukkan popularitasnya yang luar biasa di kalangan wisatawan internasional.

Jika Anda mencari ‘kepuasan ramen yang mengenyangkan’ meskipun vegan, ‘Vegan Kobonshan’ yang kaya rasa dengan minyak bawang putih bakar (mayu) sangat direkomendasikan. Selain itu, ‘Vegan Karabun’ yang memiliki rasa pedas rempah yang tajam dan membuat ketagihan juga populer. Supnya berbasis sayuran dengan kekentalan yang pas, dan topping chashu daging kedelai (soy meat) memiliki tekstur yang menyerupai daging asli. Ciri khasnya adalah rasa yang ‘junk food’ namun kuat, membalikkan stereotip vegan yang ‘ringan dan sehat’.

Selain ramen, menu sampingan seperti gyoza dari daging kedelai juga terkenal ‘tidak kalah dengan gyoza biasa’. Banyak staf yang terbiasa berbahasa Inggris, sehingga Anda dapat menikmati makanan dalam suasana yang multinasional. Karena antrean bisa memanjang hingga ke bawah tangga pada jam-jam sibuk, tips untuk masuk dengan lancar adalah mengunjungi sedikit di luar jam-jam puncak makan siang atau makan malam.

Brown Rice Tokyo Omotesando

📍 Alamat: Jepang, 〒150-0001 Tokyo-to, Shibuya-ku, Jingumae 5-1-8

‘Brown Rice Tokyo Omotesando’ yang tersembunyi di gang belakang beberapa menit berjalan kaki dari Stasiun Omotesando, adalah restoran masakan Jepang makrobiotik & vegan yang dikelola oleh merek perawatan kulit Inggris, ‘Neal’s Yard’. Restoran ini menghargai pemandangan asli Jepang dan kebijaksanaan masakan rumahan tradisional, dengan teras yang dikelilingi hijaunya pepohonan yang membuat Anda lupa akan keramaian, dan interior yang tenang dengan kehangatan kayu, benar-benar sebuah oase di kota.

Menu utamanya adalah hidangan set Jepang yang menonjolkan rasa alami bahan, seperti ‘Makan Siang Ichiju Sansai’ (satu sup tiga lauk) yang berpusat pada sayuran musiman, atau ‘Sayuran Kukus Seiro’. Meskipun bumbu dasarnya ringan dan baik untuk tubuh, Anda dapat menikmati rasa manis alami sayuran dan kekayaan bumbu buatan sendiri yang memberikan kelezatan yang seimbang. Untuk setelah makan, es krim tahu buatan sendiri dan hidangan penutup matcha sangat direkomendasikan. Meskipun 100% vegan & bebas gluten, Anda dapat merasakan kepuasan dari hidangan penutup Jepang berkualitas tinggi.

Karena menggunakan suasana yang berkelas dan bahan-bahan organik berkualitas tinggi, harganya sedikit lebih tinggi, yang disebut ‘Harga Omotesando’, tetapi keindahan dan kualitasnya layak untuk dialami. Restoran ini sangat populer di kalangan kelas atas lokal dan wisatawan asing yang ingin menikmati masakan Jepang yang disajikan dengan cermat, jadi reservasi sangat penting, terutama untuk makan siang di akhir pekan.

ヴィーガン居酒屋真さか

📍 Alamat: Jepang, 〒150-0042 Tokyo-to, Shibuya-ku, Udagawacho 15-1 Shibuya PARCO B1

‘Vegan Izakaya Masaka’ yang terletak di ‘Chaos Kitchen’ di lantai B1 Shibuya PARCO, benar-benar menghancurkan citra bahwa ‘makanan vegan itu mewah dan eksklusif’. Penampilannya seperti izakaya populer retro zaman Showa yang cocok dengan lentera merah, namun semua menu yang disajikan ternyata berbahan dasar tumbuhan (plant-based), kontras yang sangat menarik.

Hidangan khas yang wajib dipesan adalah ‘Karaage’ dan ‘Gyoza’. Karaage besar yang terbuat dari daging kedelai memiliki kejuatan dan tekstur tebal seperti daging asli, membuat Anda bertanya-tanya, ‘Apakah ini benar-benar bukan daging?’. Meskipun ada berbagai variasi rasa seperti rasa garam daun bawang dan saus tartar, sebenarnya saus tartar ini juga bebas telur dan dibuat dari labu, menunjukkan detail yang mendalam.

Di dalam, suasana selalu penuh semangat dan sedikit ‘kacau’ setiap hari, dengan perpaduan wisatawan asing yang ingin merasakan budaya Izakaya Jepang dan anak muda lokal yang ingin menikmati minuman dan makanan lezat. Seperti yang diungkapkan dalam ulasan, ‘Terkadang merasa kesepian saat vegetarian di Jepang, tapi tempat ini santai dan luar biasa’, daya tarik terbesarnya adalah suasana kasual yang memungkinkan siapa saja, baik sendiri maupun berkelompok, untuk bersenang-senang tanpa sungkan. Ini adalah tempat luar biasa yang mewujudkan budaya Shibuya, di mana vegan dan non-vegan dapat berkumpul di meja yang sama dan tersenyum.

Photo by Timo Volz on Unsplash
タイトルとURLをコピーしました