Taiwan dikenal sebagai ‘surga kuliner’ yang sangat ramah bagi mereka yang memiliki batasan diet, seperti vegan atau halal, dengan lebih dari 10% populasinya dikatakan vegetarian (su-shi). Di antara itu, area sekitar Jiufen (Jiu-fen) yang menarik wisatawan dan pelajar internasional dengan pemandangan nostalgianya, dikenal sebagai area di mana Anda dapat menikmati manisan tradisional berbahan dasar tumbuhan dan teh Taiwan yang harum sepuasnya.
Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan makanan lokal seperti manisan lembut ‘Douhua’ (Tou-fa) yang terbuat dari kedelai, dan ‘Yu Yuan’ (Yu-yen) yang kenyal terbuat dari talas, serta kafe teh bersejarah di mana Anda dapat menikmati pengalaman teh otentik sambil menikmati pemandangan menakjubkan. Kami juga akan memberikan informasi mendalam yang dicintai oleh penduduk lokal dan tips untuk menghindari keramaian!
Jiufen Old Street
📍 Alamat: Jishan St, Distrik Ruifang, New Taipei City, Taiwan 224
Jiufen Old Street, pusat pariwisata Jiufen, adalah area nostalgia khas Taiwan yang dipenuhi gang-gang sempit dan tangga batu yang berkelok-kelok di lereng gunung. Jalanan dengan lentera merah yang menyerupai dunia film ini, seketika berubah menjadi suasana fantasi dari sore hingga malam hari.
Di sini, toko-toko suvenir dan jajanan berjejer rapat di kedua sisi, menjadikannya surganya kuliner jalanan. Banyak kuliner lokal Taiwan menggunakan bahan-bahan nabati, sehingga para vegan dapat menikmatinya dengan tenang. Namun, pada siang hari, tempat ini sangat ramai dengan wisatawan dari seluruh dunia. Jadi, bagi Anda yang ingin berfoto dengan tenang atau menikmati suasana damai, disarankan untuk datang setelah pukul 19:00 saat keramaian mulai berkurang, atau menginap di Jiufen dan menikmati ketenangan pagi hari. Ini adalah tips dari penduduk lokal dan mereka yang tinggal di sana. Karena jalanan menanjak dan bertangga, pastikan Anda mengenakan sepatu yang nyaman.
Jiufen Teahouse
📍 Alamat: No. 142, Jishan St, Desa Chongwen, Distrik Ruifang, New Taipei City, Taiwan 22448
‘Jiufen Teahouse’ adalah kafe teh pertama di Jiufen yang dibuka pada tahun 1991. Bangunan bersejarah berusia lebih dari 100 tahun ini, dulunya merupakan kediaman Ong Shan-ying, seorang tokoh berpengaruh saat industri pertambangan berkembang pesat selama masa pendudukan Jepang. Setelah direnovasi, begitu Anda melangkah masuk, Anda akan disambut oleh ketenangan yang seolah membawa Anda kembali ke masa lalu Jiufen.
Di sini, Anda tidak hanya ‘minum’ teh, tetapi juga dapat ‘mengalami’ sejarah dan etiket teh Taiwan. Staf akan dengan sabar mengajari Anda cara menyeduh teh, memungkinkan pelajar internasional dan wisatawan untuk merasakan budaya teh otentik. Buah-buahan kering dan plum yang disajikan sebagai teman minum teh juga berbahan dasar tumbuhan, sangat cocok untuk vegan. Meskipun biaya teh dan air panas mungkin sedikit mahal, sisa daun teh dapat dibawa pulang dalam kaleng khusus, sebuah sistem yang menyenangkan bagi pengunjung jangka menengah hingga panjang untuk menikmati rasa lokal di rumah. Anda dapat menghabiskan waktu dengan tenang, melupakan hiruk-pikuk dalam suasana seperti galeri yang menampilkan peralatan teh yang indah dan seni modern.
Artist Teahouse (Shui Xin Yue Cha Fang)
📍 Alamat: No. 308, Qingbian Rd, Desa Chongwen, Distrik Ruifang, New Taipei City, Taiwan 224
‘Artist Teahouse (Shui Xin Yue Cha Fang)’ adalah toko saudara yang dikelola oleh pemilik yang sama dengan Jiufen Teahouse. Bangunan bata merah yang tersembunyi di sepanjang Jalan Qingbian ini, dulunya adalah studio sang pemilik yang seorang pelukis. Tempat ini adalah ‘hidden gem’ bagi mereka yang ingin menikmati teh dengan tenang, jauh dari keramaian jalan utama.
Daya tarik terbesarnya adalah pemandangan laut dan pegunungan yang menakjubkan dari jendela besar dan teras. Tentu saja indah saat cerah, namun bahkan pada hari berkabut atau gerimis, tempat ini menawarkan pesona unik khas kota pegunungan Jiufen. Tersedia pembayaran dengan kartu kredit dan Wi-Fi, menjadikannya sangat nyaman bagi pekerja nomaden dan pengunjung jangka menengah hingga panjang. Ini adalah ruang yang memuaskan untuk menikmati waktu tenang dan pemandangan indah sendirian, ditemani teh oolong otentik.
Jiufen Douhua
📍 Alamat: No. 2, Jishan St, Desa Yongqing, Distrik Ruifang, New Taipei City, Taiwan 224
‘Jiufen Douhua’, yang terletak tepat setelah Anda memasuki pintu masuk Jalan Jishan (dekat 7-Eleven) dari halte bus, adalah toko terkenal di mana Anda dapat menikmati manisan lokal dengan mudah. Manisan nasional Taiwan, ‘Douhua’ (Tou-fa), terbuat dari tahu sutra, sehingga sepenuhnya berbahan dasar tumbuhan (ramah vegan). Rasanya dicirikan oleh aroma lembut kedelai dan tekstur yang halus.
Toko ini menyajikan Douhua dengan topping ‘Yu Yuan’ (Yu-yen) yang kenyal terbuat dari talas, tapioka, dan kacang merah, dengan harga terjangkau 60 yuan per porsi. Sangat menyenangkan bisa memilih yang dingin dengan es saat cuaca panas, atau yang hangat saat cuaca dingin. Omong-omong, kadang-kadang staf akan berbicara dengan suara keras saat Anda memesan, tetapi ini bukan karena mereka marah, melainkan mungkin menanyakan ‘apakah Anda ingin sirup rasa jahe?’. Nikmati saja interaksi dinamis semacam itu sebagai bagian dari suasana lokal yang otentik.
Baoyun Yu Yuan
📍 Alamat: No. 8, Ruifang St, Desa Long’an, Distrik Ruifang, New Taipei City, Taiwan 224
Stasiun Ruifang (Rui-fang), yang merupakan titik transit untuk bus menuju Jiufen dan stasiun transfer menuju Shifen (Shi-fen) yang terkenal dengan lampion terbangnya. ‘Baoyun Yu Yuan’, yang terletak di belakang stasiun (sisi Kota Tua), sebenarnya adalah toko bersejarah yang konon merupakan asal mula ‘Yu Yuan’ (bola talas), hidangan khas Jiufen.
Yu Yuan yang dikembangkan oleh pendiri Cai Lin Baoyun pada tahun 1946, adalah hidangan lezat dengan rasa manis alami talas dan ubi jalar yang menyebar setiap kali dikunyah. Manisan yang menggabungkan Yu Yuan dengan Douhua, atau jeli cincau (Nuan Xian Cao), semuanya berbahan dasar tumbuhan dan ramah vegan. Hanya dengan 50 yuan, Anda akan mendapatkan semangkuk penuh, dan tempat ini telah lama dicintai oleh penduduk lokal. Lokasinya yang sangat strategis memungkinkan Anda untuk mampir saat menunggu kereta di Stasiun Ruifang, dan tempat ini sangat direkomendasikan dengan nuansa lokalnya yang kental, di mana Anda dapat merasakan kebaikan dari staf bibi yang ramah.
[Kolom] Tips bagi Wisatawan Vegan dan Halal untuk Menikmati Manisan & Budaya Teh Taiwan secara Mendalam
Di Taiwan, budaya vegetarian unik yang disebut ‘Su-shi’ (素食) sudah sangat mengakar, sehingga Anda akan menemukan tanda-tanda seperti ‘Quan Su’ (全素 – murni nabati, kadang tanpa lima sayuran berbau menyengat) atau ‘Dan Nai Su’ (蛋奶素 – menggunakan telur dan produk susu) di mana-mana di kota, memungkinkan mereka yang memiliki preferensi diet untuk makan dengan sangat tenang.
Terutama manisan tradisional Taiwan yang kami perkenalkan kali ini, seperti ‘Douhua’, ‘Yu Yuan’, dan ‘Jeli Cincau’, dapat dinikmati sebagai manisan vegan alami karena bahan dasarnya terbuat dari bahan-bahan nabati seperti tahu sutra, talas, dan rumput laut. Sirupnya juga menggunakan gula merah, gula tebu, dan jahe, menjadikannya menarik karena baik untuk tubuh dan dapat dinikmati tanpa rasa bersalah.
Selain itu, di kafe teh Taiwan, ‘membawa pulang sisa daun teh’ adalah aturan dasar. Daun teh yang disajikan dalam satu pesanan dapat dinikmati dengan menyeduhnya beberapa kali, dan sisanya akan dikemas. Anda mungkin terkejut dengan perbedaan gaya pelayanan dari Jepang atau komunikasi lokal yang tak terduga (seperti penanganan yang santai saat teh tumpah, atau konfirmasi pesanan dengan suara keras), tetapi jika Anda menerima semua itu sebagai ‘kehidupan sehari-hari Taiwan yang sesungguhnya’, perjalanan Anda akan menjadi lebih bermakna. Silakan rasakan sepenuhnya kuliner lokal nabati dan budaya teh Jiufen yang menyembuhkan jiwa dan raga Anda!
